Surah al-Ma’arij 70 – Tafsir Rahmat

70. AL-MA‘ĀRIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 44. Dinamakan al-Ma‘ārij karena disebutkan pada ayat 3 dari surat ini. Di antara isinya: Orang-orang musyrik bertanya kepada Rasūlullāh tentang hari kiamat dan ‘adzab yang terjadi pada saat itu. Pertanyaan itu sebagai ejekan saja, tidak secara sungguh-sungguh. Rasūlullāh diperintah untuk bersabar menghadapi mereka dan terus menjalankan da‘wah. Jika terjadi kiamat maka hancur-leburlah ruang angkasa dan bumi. Tidak…

Surah al-Ma’arij 70 – Tafsir Rahmat

70. AL-MA‘ĀRIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 44. Dinamakan al-Ma‘ārij karena disebutkan pada ayat 3 dari surat ini. Di antara isinya: Orang-orang musyrik bertanya kepada Rasūlullāh tentang hari kiamat dan ‘adzab yang terjadi pada saat itu. Pertanyaan itu sebagai ejekan saja, tidak secara sungguh-sungguh. Rasūlullāh diperintah untuk bersabar menghadapi mereka dan terus menjalankan da‘wah. Jika terjadi kiamat maka hancur-leburlah ruang angkasa dan bumi. Tidak…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (3/3)

AYAT 24-28 وَ الَّذِيْنَ فِيْ أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌ. لِّلسَّائِلِ وَ الْمَحْرُوْمِ. وَ الَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِ. وَ الَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ. إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍ. 70: 24. Dan orang-orang yang dalam harta mereka terdapat hak yang diakui. 70: 25. Bagi orang miskin yang meminta dan yang tidak mau meminta haknya. 70: 26. Dan orang-orang yang membenarkan Hari Pembalasan. 70: 27. Dan orang-orang yang takut terhadap siksaan Tuhan…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (2/3)

AYAT 8-9 يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ. وَ تَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ. 70: 8. Hari ketika langit menjadi seperti lelehan logam. 70: 9. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu yang dicelup.   TAFSIR Ayat ini lebih jauh membahas Hari Kiamat. Dinyatakan bahwa pada Hari itu langit akan seperti lelehan logam. Gunung-gunung akan seperti serpihan bulu yang dicelup. Frase ‘Arab muhl bermakna lelehan logam. Kata tersebut kadang-kadang mengacu kepada endapan minyak zaitun. Pengertian pertama…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (1/3)

SURAH AL-MA‘ĀRIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK) (SURAH NO. 70; MAKKIYYAH; 44 AYAT) Tinjauan Umum Surah ini memiliki 44 ayat dan dianggap sebagai salah satu surah yang turun di Makkah. Akan tetapi, beberapa ayatnya turun di Madīnah. Penamaan surah ini berasal dari ayat ketiga yang bermakna tempat naiknya para malaikat. Serupa dengan surah Makkiyyah lainnya, surah ini membahas Hari Kiamat serta peringatan bagi kaum musyrik dan para penentang. Surah ini juga membahas kondisi…

Surah al-Ma’arij 70 – Tafsir Khuluqun ‘Azhim (6/6)

7. Kesudahan Cerita Orang-orang Kafir. فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَ. عَنِ الْيَمِيْنِ وَ عَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ. أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَنْ يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍ. كَلَّا إِنَّا خَلَقْنَاهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ. فَلَا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَ الْمَغَارِبِ إِنَّا لَقَادِرُوْنَ. عَلَى أَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَ مَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ. فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَ يَلْعَبُوْا حَتَّى يُلَاقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ. يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْأَجْدَاثِ سِرَاعًا كَأَنَّهُمْ إِلَى نُصُبٍ يُوْفِضُوْنَ. خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ذلِكَ الْيَوْمُ

Surah al-Ma’arij 70 – Tafsir Khuluqun ‘Azhim (5/6)

AYAT 26 وَ الَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِ. 70: 26. dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan. Juga orang-orang yang percaya terhadap adanya Hari Pembalasan. “Dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan.” Kepercayaan terhadap Hari Pembalasan ini merupakan ajaran esensial dalam Islam, setelah kepercayaan terhadap Allah dan rasūl-Nya. Kepercayaan tentang Hari Pembalasan ini menjadi takaran bagi kalkulasi amal perbuatan yang dilakukan di dunia. Ia memberi dampak yang sangat signifikan bagi perbuatan yang dilakukan,…

Surah al-Ma’arij 70 – Tafsir Khuluqun ‘Azhim (4/6)

5. Manusia Diciptakan Suka Berkeluh Kesah. إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًا. إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًا. وَ إِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًا. 70: 19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat gelisah. 70: 20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh-kesah. 70: 21. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.   AYAT 19 إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًا. 70: 19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat gelisah. Apa yang membuat manusia menjadi congkak dan sombong serta berpaling dari Allah…

Surah al-Ma’arij 70 – Tafsir Khuluqun ‘Azhim (3/6)

4. Gambaran Lebih Lanjut tentang ‘Adzab. كَلَّا إِنَّهَا لَظَى. نَزَّاعَةً لِّلشَّوَى. تَدْعُوْا مَنْ أَدْبَرَ وَ تَوَلَّى. وَ جَمَعَ فَأَوْعَى. 70: 15. Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, 70: 16. Yang mengelupaskan kulit kepala, 70: 17. Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama). 70: 18. Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.   AYAT 15 كَلَّا إِنَّهَا لَظَى. 70: 15. Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka…