Suratu Nuh 71 – Tafsir Rahmat

71. NŪḤ (NABI NŪḤ)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 28. Diturunkan sesudah surah an-Naḥl. Dinamakan Surah Nūḥ, karena surat ini menerangkan kisah Nūḥ menyeru kaumnya. Di antara isinya: Nūḥ diutus Tuhan kepada kaumnya. Ia telah menyampaikan da‘wah, wahyu Allah yang ditugaskan kepadanya dengan segala cara. Dengan terang-terangan atau mirip dengan rapat-rapat umum yang diadakan orang sekarang dan juga dengan sembunyi-sembunyi atau berkelompok-kelompok dan dari rumah ke…

Surah al-Jinn 72 – Tafsir Rahmat

72. AL-JINN (JINN)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 28. Diturunkan sesudah Surat al-A‘rāf. Dinamakan Surat Jinn karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini dan kemudian disusul dengan ayat-ayat tentang Jinn itu. Di antara isinya: Jinn, makhluk Allah yang disuruh menyembah-Nya sama dengan manusia. Kita percaya kepada adanya jinn karena diterangkan dalam al-Qur’ān. Jinn ada yang mu’min dan ada pula yang kafir. Percaya kepada adanya jinn…

Surah al-Muzzammil 73 – Tafsir Rahmat

73. MUZZAMMIL (ORANG YANG BERSELIMUT)   Surat ini termasuk surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 20. Diturunkan sesudah Surat al-Qalam. Di antara isinya: Allah menyuruh Rasūl-Nya, Muḥammad s.a.w. untuk beribadah malam hari dan supaya ia membaca al-Qur’ān dengan khusyu‘. Muḥammad disuruh untuk sabar dan tabah menghadapi halangan dan rintangan kaum musyrikin. Dijelaskan tanda-tanda hari kiamat. Kepada kaum musyrik Makkah diperingatkan agar mereka jangan mendustakan Rasūlullāh Muḥammad s.a.w. Sembahyang (Shalat) lima waktu sehari…

Surah al-Muddatstsir 74 – Tafsir Rahmat

74. AL-MUDDATSTSIR (ORANG YANG BERSELIMUT)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 56. Diturunkan sesudah Surat Muzzammil. Di antara isinya: Allah menyuruh Rasūlullāh s.a.w. untuk bangun bergerak menyampaikan da‘wah dan mengagungkan Allah. Rasūlullāh s.a.w. diperintahkan supaya membersihkan pakaiannya, membersihkan dirinya dari perbuatan yang tidak wajar. Ia disuruh membulatkan tekadnya menghadapi rintangan kaum musyrikin. Setiap orang bertanggungjawab atas tindak-tanduknya. Orang-orang yang baik dan beramal shalih akan memperoleh ganjarannya dengan…

Surah al-Qiyamah 75 – Tafsir Rahmat

75. AL-QIYĀMAH (HARI KIAMAT)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 40. Diturunkan sesudah Surat al-Qāri‘ah. Di antara isinya: Peristiwa hari kiamat adalah peristiwa amat besar. Allah menegaskan bahwa orang-orang musyrik yang mengingkari hari kiamat itu akan dikumpulkan kembali. Anggota tubuhnya akan menjadi saksi segala tingkah-lakunya. Manusia akan mati ketakutan pada hari kiamat itu. Mereka akan berkata, di manakah tempat lepas dari siksaan ini. Rasulullah s.a.w. tidak akan…

Surah al-Insan 76 – Tafsir Rahmat

76. AL-INSĀN (MANUSIA)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Jumlah ayatnya 31. Diturunkan sesudah ar-Raḥmān. Dinamakan surat al-Insān karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya. Memperingatkan manusia akan asal-usul kejadiannya. Menerangkan bahwa manusia mempunyai tanggungjawab yang berat. Sejarahnya belum berakhir dengan kematiannya. Kepadanya sudah diberikan kitab-kitab untuk pegangan hidupnya. Ia dapat memilih sendiri jalan yang lurus atau jalan kesesatan. Orang yang menjalani jalan yang lurus…

Surah al-Mursalat 77 – Tafsir Rahmat

77. AL-MURSALĀT (PARA MALAIKAT YANG DIUTUS)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 50. Diturunkan sesudah surat al-Humazah. Dinamai al-Mursalāt karen terdapat pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Memberitakan bahwa hari keputusan itu pasti datang. Yang demikian itu ditekankan dengan sumpah. Kepada orang-orang kafir diperingatkan bahwa mereka akan menemui nasib seperti orang-orang yang durhaka sebelum mereka. Menerangkan bahwa ‘adzab di neraka begitu beratnya sampai anak-anak…

Surah an-Naba’ 78 – Tafsir Rahmat

78. AN-NABA’ (BERITA BESAR)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 40. Diturunkan sesudah surat al-Ma‘ārij. Dinamakan an-Naba’ karena disebutkan pada ayat 2 dari surat ini. Di antara isinya: Memperingatkan orang-orang musyrikin akan hari kiamat. Menerangkan kekuasaan Allah untuk mengadakan kiamat dan menjelaskan bukti-bukti bahwa kiamat itu pasti terjadi. Menerangkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari kiamat yang diterima orang-orang beriman dan taqwa. Orang-orang kafir ingin mereka dikembalikan menjadi…

Surah an-Nazi’at 79 – Tafsir Rahmat

79. AN-NĀZI‘ĀT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 46. Diturunkan sesudah surah an-Naba’. Dinamakan an-Nāzi‘āt karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Hari kiamat pasti terjadi. Membantah orang-orang musyrikin yang tidak mempercayai hari kiamat itu. Sekelumit kisah Mūsā dan Fir‘aun. Memberikan keterangan tentang hari berbangkit dan peristiwa-peristiwa hari kiamat. Manusia pada hari itu ada dua golongan, yang bahagia dan yang…