Hati Senang

4-3-2 Rahasia di Balik Ya’- Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Yā’ وَ أَمَّا الْيَاءُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلْخَفْضِ فِيْ ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ فِي الْأَسْمَاءِ الْخَمْسَةِ وَ فِي التَّثْنِيَةِ وَ الْجَمْعِ Yā’ menjadi tanda bagi i‘rāb khafadh dalam tiga tempat, yaitu isim lima (al-asmā’-ul-khamsah), isim tatsniyah, dan jama‘. Yā’-un-nisbah, mengikatkan diri dengan kaum sufi secara benar menjadi tanda kerendahan hati dan tawadhu‘ seorang murid, sehingga dia secara mapan mencapai apa yang dicapai kaum sufi, dalam tiga tempat. Pertama, isim lima…

4-3-1 Rahasia di Balik Kasrah – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Kasrah فَأَمَّا الْكَسْرَةُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلْخَفْضِ فِيْ ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ فِي الْاِسْمِ الْمُفْرَدِ الْمُنْصَرِفِ وَ جَمْعِ التَّكْسِيْرِ الْمُنْصَرِفِ وَ جَمْعِ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ Kasrah menjadi tanda bagi i‘rāb khafadh dalam tiga tempat, yaitu isim mufrad yang munsharif, jama‘ taksīr yang munsharif, dan jam‘-ul-mu’annats-is-sālim. Ketidakberdayaan diri menandai tawādhu‘ hakiki dalam tiga tempat: Pertama, sibuk dengan zikir kepada Allah. Zikir paling agung adalah zikir dengan nama mufrad (tunggal), Allah. Sebab nama…

4-3-0 Rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rab Khafadh – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rāb Khafadh وَ لِلْخَفْضِ ثَلَاثُ عَلَامَاتٍ الْكَسْرَةُ وَ الْيَاءُ وَ الْفَتْحَةُ I‘rāb khafadh memiliki tiga tanda, yaitu kasrah, yā’ dan fatḥah. Kehinaan dan kerendahan hati seorang hamba dicirikan oleh tiga hal: Pertama, inkisār, rasa ketidakberdayaan diri di hadapan Tuhan, selamanya. Karena sifat Maha Berwibawa-Nya dan mengagungkan-Nya, di hadapan hamba-Nya karena tawādhu‘ dan di hadapan para wali-Nya karena ta’zhīm. Kedua, kehakikiannya dengan yā’-un-nisbah. Yaitu, menggolongkan diri dalam…

4-2-5 Rahasia di Balik Membuang Nun – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Membuang Nūn وَ أَمَّا حَذْفُ النُّوْنِ فَيَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي الْأَفْعَالِ الْخَمْسَةِ الَّتِيْ رَفْعُهَا بِثَبَاتِ النُّوْنِ Membuang nūn menjadi tanda bagi i‘rāb nashab dalam al-af‘āl-ul-khamsah (fi‘il lima) yang rafa‘nya ditandai dengan tetapnya nūn. Membuang nūn-ul-anāniyyah (maqam fanā’) adalah dengan jalan keluar menuju kehakikian identitas pribadi (huwiyyah) dalam maqam baqa’. Sebelumnya telah dijelaskan, jika orang yang sedang fanā’ berkata: “Hanya Aku,” orang yang berada dalam maqām baqā’ berkata:…

4-2-4 Rahasia di Balik Ya’ – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Yā’ وَ أَمَّا الْيَاءُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي التَّثْنِيَةِ وَ الْجَمْعِ Yā’ menjadi tanda bagi i‘rāb nashab dalam isim tatsniyah dan jam‘ (ul-mudzakkar-is-sālim). Yā’-ul-yaqīn dan thuma’ninah (keyakinan dan ketenangan) menandai ketegaran dan tawajjuh (kecenderungan) seorang hamba kepada Tuhannya dalam: Pertama, isim tatsniyah; yaitu memadukan syariat dan hakikat. Kita bisa mengetahui kesempurnaan dan kebenaran tawajjuh-nya dengan melihat aspek lahirnya yang bertumpu pada syariat dan aspek bathinnya yang dicerahkan…

4-2-3 Rahasia di Balik Kasrah – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Kasrah وَ أَمَّا الْكَسْرَةُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي الْجَمْعِ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ Kasrah menjadi tanda bagi i‘rāb nashab dalam jam‘-ul-mu’annats-is-sālim. Kasrah berarti kehinaan dan kesalahan. Kasrah menandai ketuhanan (nashab) hamba untuk mengarahkan “wajah”nya menuju tawajjuh, tanpa membahayakan dan melemahkan langkah perjalanannya. Kasrah, bahkan, menguatkan kesadaran akan ketidakberdayaan dan kegelisahan dalam jam‘-ul-mu’annats-is-sālim. Yakni, ketika kehinaan dan kesalahan tersebut mendorong tabiatnya untuk memiliki kecenderungan pada perempuan. Kemudia dia bisa selamat…

4-2-2 Rahasia di Balik Alif – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Alif وَ أَمَّا الْأَلِفُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي الْأَسْمَاءِ الْخَمْسَةِ نَحْوُ رَأَيْتُ أَبَاكَ وَ أَخَاكَ وَ مَا أَشْبَهَ ذلِكَ Alif menjadi tanda bagi i‘rāb nashab dalam isim lima (al-asmā’-ul-khamsah), seperti ra’aitu abāka wa akhāka (aku melihat ayahmu dan saudara laki-lakimu), dan contoh-contoh lain yang serupa. Alif-ul-waḥdah, jika sudah nyata dalam diri murid dan menjadi kukuh karenanya, merupakan tanda nashab (kepemilikan kapasitas) untuk menjadi guru dan memberikan peringatan…

4-2-1 Rahasia di Balik Fathah – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Fatḥah وَ أَمَّا الْفَتْحَةُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِيْ ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ فِي الْاِسْمِ الْمُفْرَدِ وَ جَمْعِ التَّكْسِيْرِ وَ الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ إِذَا دَخَلَ عَلَيْهِ نَاصِبٌ وَ لَمْ يَتَّصِلْ بِآخِرِهِ شَيْءٌ Fatḥah menjadi tanda bagi i‘rāb nashab dalam tiga tempat, yaitu isim mufrad, jama‘ taksīr, dan fi‘il mudhāri‘ yang ḥurūf akhirnya tidak bertemu dengan sesuatu, ketika ada ‘āmil nāshib (yang berfungsi me-nashab-kan) memasukinya. Sebagaimana telah dikatakan: Pencapaian fatḥah (pencerahan) yang…

4-2-0 Rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rab Nashab – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rāb Nashab وَ لِلنَّصْبِ خَمْسُ عَلَامَاتٍ الْفَتْحَةُ وَ الْأَلِفُ وَ الْكَسْرَةُ وَ الْيَاءُ وَ حَذْفُ النُّوْنِ I‘rāb nashab memiliki lima tanda, yaitu fatḥah, alif, kasrah, yā’, dan membuang nūn. Perjuangan hamba untuk tetap tegar dalam mengikuti perputaran arus takdir dalam maqam ridha dicirikan oleh lima tanda, yaitu: Pertama, Fatḥah; keterbukaan hatinya untuk mengetahui al-Ḥaqq. Karena sungguh, orang yang mengenal al-Ḥaqq akan ridha atas aturan hukum-hukumNya. Sedangkan…
Lewat ke baris perkakas