Suratu Nuh 71 ~ Tafsir al-Aisar (2/2)

Sūratu Nūḥ: Ayat 21-24 قَالَ نُوْحٌ رَّبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِيْ وَ اتَّبَعُوْا مَنْ لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهُ وَ وَلَدُهُ إِلَّا خَسَارًا. وَ مَكَرُوْا مَكْرًا كُبَّارًا. وَ قَالُوْا لَا تَذَرُنَّ آلِهَتَكُمْ وَ لَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَ لَا سُوَاعًا وَ لَا يَغُوْثَ وَ يَعُوْقَ وَ نَسْرًا. وَ قَدْ أَضَلُّوْا كَثِيْرًا وَ لَا تَزِدِ الظَّالِمِيْنَ إِلَّا ضَلَالًا. 71: 21. Nūḥ berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka durhaka kepadaku, dan mereka mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (3/4)

AYAT 15-16 أَلَمْ تَرَوْا كَيْفَ خَلَقَ اللهُ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا. وَ جَعَلَ الْقَمَرَ فِيْهِنَّ نُوْرًا وَ جَعَلَ الشَّمْسَ سِرَاجًا. 71: 15. Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh lapis langit? 71: 16. Dan Allah menciptakan padanya bulan padanya sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai lampu yang terang-benderang? TAFSIR Pada ayat sebelumnya, Nabi Nūḥ a.s. memberikan argumen logis dan sarat makna kepada kaum pembangkang. Hal ini dilakukan untuk membuat mereka…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir asy-Syaukani (2/5)

(وَ إِنِّيْ كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ) “Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka.” Yakni setiap kali aku menyeru dan mengajak mereka kepada penyebab pengampunan, yaitu beriman dan taat kepada-Mu. (جَعَلُوْا أَصَابِعَهُمْ فِيْ آذَانِهِمْ) “mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya” supaya tidak mendengar suaraku. (وَ اسْتَغْشَوْا ثِيَابَهُمْ) “dan menutupkan bajunya (ke mukanya)” yakni mereka menutupi wajah mereka…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir Ibni Katsir (1/2)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Nūḥ, ayat 1-4. إِنَّا أَرْسَلْنَا نُوْحًا إِلَى قَوْمِهِ أَنْ أَنذِرْ قَوْمَكَ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ. قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّيْ لَكُمْ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ. أَنِ اعْبُدُوا اللهَ وَ اتَّقُوْهُ وَ أَطِيْعُوْنِ. يَغْفِرْ لَكُمْ مِّنْ ذُنُوْبِكُمْ وَ يُؤَخِّرْكُمْ إِلىَ أَجَلٍ مُّسَمًّى إِنَّ أَجَلَ اللهِ إِذَا جَاءَ لَا يُؤَخَّرُ لَوْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ. 71: 1. Sesungguhnya Kami telah mengutus…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (4/4)

AYAT 23-25 وَ قَالُوْا لَا تَذَرُنَّ آلِهَتَكُمْ وَ لَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَ لَا سُوَاعًا وَ لَا يَغُوْثَ وَ يَعُوْقَ وَ نَسْرًا. وَ قَدْ أَضَلُّوْا كَثِيْرًا وَ لَا تَزِدِ الظَّالِمِيْنَ إِلَّا ضَلاَلًا. مِمَّا خَطِيْئَاتِهِمْ أُغْرِقُوْا فَأُدْخِلُوْا نَارًا فَلَمْ يَجِدُوْا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِ اللهِ أَنْصَارًا. 71: 23. Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) terhadap Wadd, Suwā‘, Yaghūts, Ya‘ūq dan tidak pula Nasr”.…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir asy-Syaukani (3/5)

(وَ جَعَلَ الْقَمَرَ فِيْهِنَّ نُوْرًا) “Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya.” Yakni menerangi muka bumi. Menciptakan bulan pada langit-langit (سَمَاوَاتٍ) padahal ia berada di langit terdekat (langit dunia), karena jika bulan itu berada di salah satu dari langit-langit yang ada, maka ia berada di dalamnya. Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Kaisān dan al-Akhfasy, sebagaimana engkau mengatakan: “Aku kedatangan suku Tamīm”, padahal yang dimaksud sebagian dari…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir Ibni ‘Abbas

Tafsir Surah Nūḥ [1320]. Firman Allah ta‘ālā: (يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًا.) “Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat”. (2828). Dia berkata: “Yang satu mengikuti yang lainnya.” (2829).   [1321]. Firman Allah ta‘ālā: (مَّا لَكُمْ لَا تَرْجُوْنَ للهِ وَقَارًا.) “Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?” (2830) Dia berkata: “Kebesaran.” (2831).   [1322]. Firman Allah ta‘ālā: (وَ قَدْ خَلَقَكُمْ أَطْوَارًا.) “Padahal Dia sesungguhnya telah…

Suratu Nuh 71 – Seruan Pokok Dari Nabi Nuh ~ Tafsir al-Azhar (1/5)

Sūratu Nūḥ (Nabi Allah Nūḥ) Surat ke-71 28 Ayat Diturunkan di Makkah   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ PENDAHULUAN   Nabi Nūḥ a.s. adalah Nabi yang mula-mula sekali diberi syari‘at oleh Allah untuk disampaikan kepada manusia. (Tengok Surat ke 42, asy-Syūrā ayat 13). Dan di antara nabi-nabi dan mungkin di antara ummat manusia ini beliaulah yang paling panjang umurnya, sampai 950 tahun, (tengok Surat ke-29, al-‘Ankabūt ayat 14). Di antara zaman…

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir asy-Syaukani (4/5)

قَالَ نُوْحٌ رَّبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِيْ وَ اتَّبَعُوْا مَنْ لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهُ وَ وَلَدُهُ إِلَّا خَسَارًا. وَ مَكَرُوْا مَكْرًا كُبَّارًا. وَ قَالُوْا لَا تَذَرُنَّ آلِهَتَكُمْ وَ لَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَ لَا سُوَاعًا وَ لَا يَغُوْثَ وَ يَعُوْقَ وَ نَسْرًا. وَ قَدْ أَضَلُّوْا كَثِيْرًا وَ لَا تَزِدِ الظَّالِمِيْنَ إِلَّا ضَلاَلًا. مِمَّا خَطِيْئَاتِهِمْ أُغْرِقُوْا فَأُدْخِلُوْا نَارًا فَلَمْ يَجِدُوْا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِ اللهِ أَنْصَارًا. وَ قَالَ نُوْحٌ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِيْنَ