Hati Senang

Suratu Nuh 71 ~ Tafsir Muyassar

TAFSIR MUYASSAR

Oleh: Para Penyusun:
Dr. Hikmat Basyir
Dr. Hazim Haidar
Dr. Mushthafa Muslim
Dr. Abdul Aziz Isma‘il

Dikaji Ulang Oleh Sejumlah Ulama, di Bawah Arahan:
Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh

Penerjemah:
Muhammad Ashim, Lc.
Izzudin Karimi, Lc.
Penerbit: DARUL HAQ

Catatan:

  1. 422). Lihat Surat al-Mu’minūn: 12, 13, dan 14.
  2. 423). Wadd, Suwā‘, Yaghūts, Ya‘ūq dan Nasr pada dasarnya adalah nama-nama orang-orang shalih. Setelah mereka wafat satu demi satu, syaithan datang kepada kaum mereka, agar membuatkan patung-patung (arca-arca) untuk mengenang kebaikan dan pengajaran mereka, dan menamakannya dengan nama-nama orang-orang shalih tersebut. Sampai saat itu, patung-patung itu belum disembah, tetapi pada generasi berikutnya, ketika ilmu sudah pudar, berhala-berhala itu pun disembah. Kepada masyarakat itulah, Nabi Nūḥ diutus oleh Allah s.w.t.
Langganan buletin Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru di hatisenang.com

Lewat ke baris perkakas