Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir ath-Thabari (6/6)

فَلَا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَ الْمَغَارِبِ إِنَّا لَقَادِرُوْنَ. عَلَى أَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَ مَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ. فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَ يَلْعَبُوْا حَتَّى يُلَاقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ. 70: 40. Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa. 70: 41. Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan. 70: 42. Maka biarkanlah…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir ath-Thabari (5/6)

وَ الَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حَافِظُوْنَ. إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَ. فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذلِكَ فَأُوْلئِكَ هُمُ الْعَادُوْنَ. 70: 29. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, 70: 30. kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. 70: 31. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (Qs. al-Ma‘ārij [70]: 29-31) Ta’wīl firman…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir ath-Thabari (4/6)

وَ الَّذِيْنَ فِيْ أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌ. لِّلسَّائِلِ وَ الْمَحْرُوْمِ. وَ الَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِ. وَ الَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ. إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍ. 70: 24. Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, 70: 25. bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta), 70: 26. dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan, 70: 27. dan orang-orang yang takut terhadap ‘adzab Tuhannya.…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir ath-Thabari (3/6)

كَلَّا إِنَّهَا لَظَى. نَزَّاعَةً لِّلشَّوَى. تَدْعُوْا مَنْ أَدْبَرَ وَ تَوَلَّى. وَ جَمَعَ فَأَوْعَى. 70: 15. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, 70: 16. yang mengelupaskan kulit kepala, 70: 17. yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama), 70: 18. serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya. (Qs. al-Ma‘ārij [70]: 15-18) Ta’wīl firman Allah: (كَلَّا إِنَّهَا لَظَى. نَزَّاعَةً لِّلشَّوَى. تَدْعُوْا مَنْ أَدْبَرَ وَ تَوَلَّى. وَ

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir ath-Thabari (2/6)

إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيْدًا. وَ نَرَاهُ قَرِيْبًا. يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ. وَ تَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ. وَ لَا يَسْأَلُ حَمِيْمٌ حَمِيْمًا. يُبَصَّرُوْنَهُمْ 70: 6. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). 70: 7. Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi). 70: 8. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak. 70: 9. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan), 70: 10. dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya, 70: 11. Sedang…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir ath-Thabari (1/6)

SURAH AL-MA‘ĀRIJ   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Ya Allah, mudahkanlah!   سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ. لِّلْكَافِريْنَ لَيْسَ لَهُ دَافِعٌ. مِّنَ اللهِ ذِي الْمَعَارِجِ. تَعْرُجُ الْمَلآئِكَةُ وَ الرُّوْحُ إِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ. فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيْلًا. 70: 1. Seorang peminta telah meminta kedatangan ‘adzab yang bakal terjadi, 70: 2. untuk orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya, 70: 3. (yang datang) dari Allah, yang mempunyai tempat-tempat naik.…

Surah al-Ma’un 107 ~ Tafsir ath-Thabari (3/3)

Ahmad bin Manshur ar-Ramadi menceritakan kepada kami, ia berkata: Abul-Jawwa menceritakan kepada kami dari ‘Ammar bin Ruzaiq, dari Abu Ishaq, dari Haritsah bin Mudharrib, dari Abul-‘Abidain, dari ‘Abdullah, ia berkata: Kami para sahabat Muhammad pernah membicarakan tentang ayat: (الْمَاعُوْنَ) “Barang berguna” yaitu periuk, kapak, dan ember.” (2280). Abu Bakar berkata: Abul-Jawwab mengatakan, dan ini diselisihi oleh Zuhair bin Mu‘awiyah, sebagai berikut: Al-Hasan-ul-Asyyab menceritakan kepada kami, ia berkata: Zuhair…

Surah al-Ma’un 107 ~ Tafsir ath-Thabari (2/3)

Firman-Nya: (وَ يَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ) “Dan enggan (menolong dengan) barang berguna” maksudnya adalah, dan menghalangi manusia dari manfaat-manfaat yang ada pada mereka. Asal makna al-mā‘ūn adalah segala sesuatu yang bermanfaat. Air yang turun dari awan disebut mā‘ūnuhu. Dari pengertian ini terdapat ungkapan al-A‘sya bani Tsa‘labah berikut ini: (2243): بِأَجْوَدَ مِنْهُ بِمَاعُوْنِهِ إِذَا مَا سَمَاؤُهُمُ لَمْ تَغِمْ “Dengan air awan terbaik darinya, kendati langit mereka tidak berawan.” (2244). Ada pula…

Surah al-Ma’un 107 ~ Tafsir ath-Thabari (1/3)

SŪRAT-UL-MĀ‘ŪN   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. أَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِ. فَذلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَ. وَ لَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِ. فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَ. الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلاَتِهِمْ سَاهُوْنَ. الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاؤُوْنَ. وَ يَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ 107:1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? 107:2. Itulah orang yang menghardik anak yatim, 107:3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang-orang miskin, 107:4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, 107:5. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, 107:6.…