4-1-1 Rahasia di Balik Dhammah – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Dhammah فَأَمَّا الضَّمَّةُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلرَّفْعِ فِيْ أَرْبَعَةِ مَوَاضِعَ: فِي الْاِسْمِ الْمُفْرَدِ وَ جَمْعِ التَّكْسِيْرِ وَ جَمْعِ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ وَ الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ الَّذِيْ لَمْ يَتَّصِلْ بِآخِرِهِ شَيْءٌ. Dhammah menjadi tanda bagi i‘rāb rafa‘ dalam empat tempat, yaitu isim mufrad, jam‘-ut-taksīr, jam‘-ul-mu’annats-is-sālim, dan fi‘il mudhāri‘ yang ḥurūf akhirnya tidak bertemu sesuatu. Berkumpul (dhammah) bersama para wali dengan penuh cinta menandai naiknya (tanda rafa‘) murid menuju maqām muqarrabīn. Menghantarkannya…

4-4-1 Rahasia di Balik Sukun – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Sukūn   فَأَمَّا السُّكُوْنُ فَيَكُوْنُ عَلَامَةً لِلْجَزْمِ فِي الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ الصَّحِيْحِ الْآخِرِ Sukūn menjadi tanda bagi i‘rāb jazm dalam fi‘il mudhāri‘ yang shaḥīḥ ḥurūf akhirnya. Ketenangan lahiriah; bebas dari kepayahan mujāhadah, merupakan tanda kemantapan dan keteguhan bathin dalam maqām musyāhadah, dalam fi‘il mudhāri‘. Yaitu, amal kebajikan yang menyerupai perbuatan orang-orang yang ikhlas, sesuai sunnah Nabi s.a.w., jauh dari bid‘ah. Akhir yang sahih, artinya bersih dan bebas dari…

4-0 Rahasia-rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rab – Huruf-huruf Magis

Rahasia-rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rāb Mushannif kitab al-Jurumiyyah, dalam bab ini, menuturkan tanda-tanda perubahan seorang hamba, dari satu tahapan ke tahapan yang lain. Perubahan ini terkait dengan kondisi hati dan prasangka-prasangka yang buruk dan rendah di dalam hati. Adakalanya dari rafa‘ (ketinggian) menuju khafadh (kerendahan), atau sebaliknya. Dari keadaan tertekan menuju kelonggaran, atau sebaliknya. Begitu juga terkait dengan perbedaan pengaruh perubahan kondisi. Pengaruh-pengaruh tersebut meninggalkan tanda-tanda yang terlihat jelas bagi…

4-4-2 Rahasia di Balik Membuang Huruf – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Membuang Ḥurūf وَ أَمَّا الْحَذْفُ فَيَكُوْنُ عَلَامَةً لِلْجَزْمِ فِي الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ الْمُعْتَلِّ الْآخِرِ وَ فِي الْأَفْعَالِ الَّتِيْ رَفْعُهَا بِثَبَاتِ النُّوْنِ Membuang ḥurūf menjadi tanda bagi i‘rāb jazm dalam fi‘il mudhāri‘ yang mu‘tall ḥurūf akhirnya dan fi‘il-fi‘il tertentu (al-af‘āl-ul-khamsah) yang rafa‘-nya ditandai dengan tetapnya nūn. Membuang kesibukan dan halangan lahir, baik dari kelompok zhulmāniyyah (kegelapan) maupun nūrāniyyah (kecahayaan), menjadi tanda kemantapan dan kemapanan bathin bagi maqām adzwāq dan…

4-1-2 Rahasia di Balik Wau – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Wāu وَ أَمَّا الْوَاوُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلرَّفْعِ فِيْ مَوْضِعَيْنِ فِيْ جَمْعِ الْمُذَكَّرِ السَّالِمِ وَ فِي الْأَسْمَاءِ الْخَمْسَةِ وَ هِيَ أَبُوْكَ وَ أَخُوْكَ وَ حَمُوْكَ وَ فُوْكَ وَ ذُوْ مَالٍ Wāu menjadi tanda bagi i‘rāb rafa‘ dalam dua tempat: Jam‘-ul-mudzakkar-is-sālim dan isim lima (al-asmā’-ul-khamsah). Yaitu abūka, akhūka, ḥamūka, fūka dan dzū mālin. Wāu kesukaan (mawaddah) dan kecintaan (maḥabbah) makhluk menjadi tanda rafa‘ di hadapkan al-Khāliq dalam dua tempat:…

4-5 Rahasia di Balik Kalimah-kalimah yang Di-i‘rab-i – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Kalimah-kalimah yang Di-i‘rāb-i الْمُعْرَبَاتُ قِسْمَانِ قِسْمٌ يُعْرَبُ بِالْحَرَكَاتِ وَ قِسْمٌ يُعْرَبُ بِالْحُرُوْفِ فَالَّذِيْ يُعْرَبُ بِالْحَرَكَاتِ أَرْبَعَةُ أَنْوَاعٍ الْاِسْمُ الْمُفْرَدُ وَ جَمْعُ التَّكْسِيْرِ وَ جَمْعُ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ وَ الْفِعْلُ الْمُضَارِعُ الَّذِيْ لَمْ يَتَّصِلْ بِآخِرِهِ شَيْءٌ وَ كُلُّهَا تُرْفَعُ بِالضَّمَّةِ وَ تُنْصِبُ بِالْفَتْحَةِ وَ تُخْفَضُ بِالْكَسْرَةِ وَ تُجْزَمُ بِالسُّكُوْنِ وَ خَرَجَ عَنْ ذلِكَ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ جَمْعُ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ يُنْصَبُ بِالْكَسْرَةِ وَ الْاِسْمُ الَّذِيْ لَا يَنْصَرِفُ يُخْفِضُ بِالْفَتْحَةِ وَ الْفِعْلُ

4-1-3 Rahasia di Balik Alif – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Alif وَ أَمَّا الْأَلِفُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلرَّفْعِ فِيْ تَثْنِيَةِ الْأَسْمَاءِ خَاصَّةً Alif menjadi tanda bagi i‘rāb rafa‘ hanya tertentu pada isim tatsniyah (yang berarti dua). Alif al-waḥdah (kesatuan), maksudnya, benar-benar menyatu. Ini merupakan tanda ketinggian derajat pemiliknya, sebagaimana menjadi tanda khususnya isim tatsniyah. Yang dimaksud adalah memegang teguh syariat sekaligus hakikat. Orang yang mendalami hakikat tanpa peduli pada syariat, benar-benar terperosok menjadi zindiq, kecuali orang jadzab. Atau…

4-1-4 Rahasia di Balik Nun – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Nūn وَ أمَّا النُّوْنُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلرَّفْعِ فِي الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ إِذَا اتَّصَلَ بِهِ ضَمِيْرُ تَثْنِيَةٍ أَوْ ضَمِيْرُ جَمْعٍ أَوْ ضَمِيْرُ الْمُؤَنَّثَةِ الْمُخَاطَبَةِ Nūn menjadi tanda bagi i‘rāb rafa‘ dalam fi‘il mudhāri‘, ketika bertemu dengan dhamīr tatsniyah, dhamīr jama‘ atau dhamīr-ul-mu’annatsah-il-mukhāthabah. Nūn-ul-anāniyyah adalah maqam fanā‘, yaitu keadaan di mana pemiliknya bisa mengatakan: “Aku adalah Dzat yang aku cintai” dan “Dzat yang aku cintai adalah Aku.” Ini menjadi tanda…

4-2-0 Rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rab Nashab – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rāb Nashab وَ لِلنَّصْبِ خَمْسُ عَلَامَاتٍ الْفَتْحَةُ وَ الْأَلِفُ وَ الْكَسْرَةُ وَ الْيَاءُ وَ حَذْفُ النُّوْنِ I‘rāb nashab memiliki lima tanda, yaitu fatḥah, alif, kasrah, yā’, dan membuang nūn. Perjuangan hamba untuk tetap tegar dalam mengikuti perputaran arus takdir dalam maqam ridha dicirikan oleh lima tanda, yaitu: Pertama, Fatḥah; keterbukaan hatinya untuk mengetahui al-Ḥaqq. Karena sungguh, orang yang mengenal al-Ḥaqq akan ridha atas aturan hukum-hukumNya. Sedangkan…