3-7-2 Tahapan Rintangan – Pasal 2-1 | Minhaj-ul-Abidin

Benar kata penyair dalam bait-bait syairnya yang begitu indah: تَوَقَّ نَفْسَكَ لاَ تَأْمَنْ غَوَائِلَهَا فَالنَّفْسُ أَخْبَثُ مِنْ سَبْعِيْنَ شَيْطَانًا. “Jagalah nafsumu, janganlah merasa aman dari…

3-5-5 Tahapan Rintangan – Hati | Minhaj-ul-Abidin

Seandainya ada orang bertanya: “Kenapa diperbolehkan melakukan penetapan pada permulaan, tetapi wajib pasrah dan istitsna dalam menyempurnakan?” Kepadanya dikatakan sebagai jawabnya: “Karena tidak ada kekhawatiran…

3-5-4 Tahapan Rintangan – Hati | Minhaj-ul-Abidin

Sombong. Sesungguhnya sombong merupakan perbuatan yang membinasakan. Bukankah anda telah mendengar firman Allah s.w.t.: أَبَى وَ اسْتَكْبَرَ وَ كَانَ مِنَ الْكَافِرِيْنَ. Artinya: “Iblis enggan dan…

3-5-3 Tahapan Rintangan – Hati | Minhaj-ul-Abidin

Dengki. Dengki merupakan pekerti tercela yang merusak ketaatan dan membangkitkan keinginan untuk melakukan berbagai kesalahan. Dengki termasuk penyakit yang sulit disembuhkan. Banyak ahli baca al-Qur’ān…

3-2-4 Tahapan Rintangan – Makhluk (4/5) | Minhaj-ul-Abidin

Seandainya ada yang bertanya, bukankah Nabi s.a.w. pernah bersabda: عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّ يَدَ اللهِ تَعَالَى عَلَى الْجَمَاعَةِ وَ إِنَّ الشَّيْطَانَ ذِئْبُ الإِنْسَانِ يَأْخُذُ الشَّاذَّةُ وَ