Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Rahmat

103. AL-‘ASHR (MASA)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 3. Di antara isinya: Allah bersumpah menyatakan bahwa “masa” atau waktu itu amat penting artinya. Waktu lebih bernilai dari uang. Peribahasa berbunyi: “Al-Waqtu atsmanu min-adz-Dzahabi” “Waktu lebih tinggi nilainya dari emas.” Orang yang tidak merugi ialah yang mempergunakan dan mengisi waktunya dengan empat macam: Iman. Hati manusia sumber dari amal perbuatannya. Hati yang kosong dari keimanan akan menimbulkan…

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Muyassar

Surat ke-103 AL-‘ASHR (Masa) Makkiyyah – 3 Ayat   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ AMAT RUGILAH MANUSIA YANG TIDAK MEMANFAATKAN WAKTUNYA UNTUK BERBAKTI   وَ الْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ. 1-2. “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,” Allah bersumpah dengan masa, karena ia mengandung keajaiban Kuasa Allah yang menunjukkan keagungan-Nya, bahwa manusia benar-benar berada dalam kebinasaan dan kerugian. Hamba tidak boleh bersumpah kecuali dengan Nama Allah karena bersumpah dengan selain…

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Ibni ‘Abbas

Tafsir Surah al-‘Ashr   [1444]. Firman Allah ta‘ālā: (وَ الْعَصْرِ) “Demi masa.” (3069). Dia berkata: “Masa adalah bagian dari waktu siang.” (3070).…

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Juz ‘Amma – al-Khayyath

TAFSIR SURAT AL-‘ASHR Surah ke-103: 3 Ayat   Al-‘Ashr, Ayat 1-3:   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ وَ الْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَ تَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَ تَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 103:1. Demi masa. 103:2. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, 103:3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. MAKNA AYAT SECARA GLOBAL: Allah (سُبْحَانَهُ

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Ibni Katsir

Sūrat-ul-‘Ashr (Masa) Makkiyyah atau Madaniyyah, 3 ayat Turun sesudah Sūrat-ul-Insyirāḥ   Mereka menyebutkan bahwa ‘Amr ibnul-Ash menjadi delegasi untuk menjumpai Musailamah al-Kadzdzab. Demikian itu terjadi sesudah Rasulullah s.a.w. diutus dan sebelum ‘Amr masuk Islam. Musailamah berkata kepadanya: “Apakah yang telah diturunkan kepada temanmu sekarang ini?” ‘Amr menjawab bahwa telah diturunkan kepadanya surat yang pendek, tetapi padat akan makna. Maka Musailamah bertanya: “Surat apakah itu?” ‘Amr membacakan firman-Nya: وَ الْعَصْرِ. إِنَّ

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Syaikh Fadhlalla

SURAH AL-‘ASHR “WAKTU” بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan Nama Allah, Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang. وَ الْعَصْرِ Demi waktu, ‘Ashr berarti ‘waktu, zaman’, atau ‘sore, mundurnya hari’. Ini merupakan pertanda dari awal kemunduran yang dimulai setelah segala sesuatu mencapai zenitnya dan telah sampai pada pencahayaan penuhnya. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. Berdasarkan kenyataan bahwa kita menjalani waktu, ternyata manusia selalu dalam keadaan rugi. Dan berdasarkan…

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir ash-Shabuni

103 SŪRAT-UL-‘ASHR. Pokok-pokok Kandungan Surat. Sūrat-ul-‘Ashr adalah surat Makkiyyah. Surat ini sangat ringkas dan menjelaskan penyebab keberuntungan atau celakanya manusia dalam hidup ini. Allah bersumpah demi masa di mana umur manusia dihabiskan dan keajaiban-keajaiban yang terjadi padanya serta pelajaran yang menunjukkan kekuasaan dan hikmah Allah. Inti sumpah itu ingin menegaskan bahwa manusia berada dalam kerugian dan kecelakaan, kecuali orang yang mempunyai empat buah sifat; beriman, beramal saleh, saling mewasiatkan kebenaran…

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir al-Azhar (2/2)

“Dan berpesan-pesanan dengan Kebenaran.” Karena nyatalah sudah bahwa hidup yang bahagia itu adalah hidup bermasyarakat. Hidup nafsi-nafsi adalah hidup yang sangat rugi. Maka hubungkanlah tali kasih-sayang dengan sesama manusia, beri-memberi ingat apa yang benar. Supaya yang benar itu dapat dijunjung tinggi bersama. Ingat-memperingatkan pula mana yang salah, supaya yang salah itu sama-sama dijauhi. Dengan demikian beruntunglah masa hidup. Tidak akan pernah merasa rugi. Karena setiap pribadi merasakan bahwa dirinya tidaklah…

Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir al-Azhar (1/2)

Sūrat-ul-‘Ashr (Masa) Surat ke-103, 3 Ayat Diturunkan di Makkah   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan Nama Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang   وَ الْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَ تَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَ تَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 103:1. Demi masa. 103:2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, 103:3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya…