Surah al-‘Ashr 103 ~ Tafsir Juz ‘Amma – al-Khayyath

TAFSIR JUZ ‘AMMA
Oleh: Syaikh ‘Abdullah al-Khayyath
(Imam Masjid-il-Haram)
Penerjemah: Herman Susilo, Lc.
Penerbit: GRIYA ILMU

TAFSIR SURAT AL-‘ASHR

Surah ke-103: 3 Ayat

  Al-‘Ashr, Ayat 1-3:

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

وَ الْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَ تَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَ تَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

103:1. Demi masa.
103:2. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
103:3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

MAKNA AYAT SECARA GLOBAL:

Allah (سُبْحَانَهُ) bersumpah dengan waktu, di mana padanya terdapat pelajaran dan berbagai keajaiban bahwa manusia berada dalam kerugian dan kehancuran. Adalah hak Allah untuk bersumpah dengan makhluk-Nya yang Dia kehendaki, sedangkan makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah. Kemudian Allah mengecualikan dari keumuman tersebut orang-orang yang beriman dengan hatinya dan beramal shalih dengan anggota badannya, orang-orang yang saling memberi nasehat kepada orang lain agar menetapi kebenaran, yaitu mengesakan Allah, percaya dan melakukan berbagai ketaatan, dan orang yang saling berwasiat agar menetapi kesabaran menghadapi takdir Allah yang menyakitkan dan bersabar menanggung derita saat beramar ma‘ruf nahi munkar.

FAEDAH:

  1. Penjelasan bahwa semua manusia berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang memiliki keempat sifat yang disebutkan dalam surat ini.
  2. Saling memberi nasehat dan memberi wasiat dengan kebenaran termasuk penyempurnaan iman.
  3. Seorang mu’min haruslah bersabar untuk taat kepada Allah, bersabar dari maksiat kepada Allah, dan bersabar terhadap takdir Allah yang menyakitkan serta hendaknya ia berwasiat dengan hal tersebut kepada orang lain.
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *