Hati Senang

2-7 Wirid Fathimah – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Wirid Fāthimah   ‘Alī ibn Abī Thālib r.a. dan istrinya Fāthimah r.a. hidup sangat sederhana. Ketika menikah, perlengkapan rumah tangga yang mereka miliki hanyalah dua buah batu penumbuk gandum, dua buah tempat air dari kulit kambing, bantal yang terbuat dari ijuk pohon kurma, dan sedikit minyak wangi. Mereka juga tidak punya pembantu atau pelayan. Fāthimah berkerja seorang diri hingga kedua tangannya kasar dan melepuh. Sering kali ‘Alī r.a. membantu pekerjaan…

2-6 Ide Cerdas Seorang Istri – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Ide Cerdas Seorang Istri   Pada tahun keenam Hijriah Rasūlullāh Saw. dan kaum Muslim hendak menunaikan umrah ke Kota Makkah, tetapi mereka tak bisa menunaikannya karena ditahan di perbatasan oleh kaum Quraisy. Mereka tidak membiarkan kaum Muslim memasuki Makkah meskipun hanya untuk menunaikan ibadah umrah. Menghadapi situasi yang menegangkan itu, Rasūlullāh melakukan berbagai upaya agar mereka dibiarkan memasuki Makkah dan menjalankan umrah. Namun, para pemuka Quraisy bersikukuh melarang mereka. Maka,…

2-5 Mangkuk, Madu, dan Sehelai Rambut – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Mangkuk, Madu, dan Sehelai Rambut   Suatu ketika Rasūlullāh Saw. mengajak Abū Bakar, ‘Umar, dan ‘Utsmān r.a. bertamu ke rumah putrinya, Fāthimah r.a. di saat yang sama, ‘Alī ibn Abī Thālib juga ada di sana. Setelah semua orang duduk, Fāthimah r.a. menghidangkan madu pada sebuah mangkuk yang cantik. Namun, ketika madu itu dihidangkan, sehelai rambut jatuh ke dalamnya. Rasūlullāh Saw. meminta semua sahabatnya untuk membuat satu kalimat perbandingan untuk ketiga…

2-4 Nabi SAW Bersama Fathimah & A’isyah RA – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Nabi Saw. Bersama Fāthimah r.a. dan ‘Ā’isyah r.a.   Suatu ketika Rasūlullāh Saw. beribadah selama beberapa hari tanpa makan sedikit pun hingga beliau merasa lapar dan kepayahan. Beliau Saw. mendatangi rumah istri-istrinya, tetapi tidak mendapatkan sesuatu pun untuk dimakan. Akhirnya, beliau mendatangi putrinya, Fāthimah, dan berkata: “Putriku, apakah kau punya sesuatu yang bisa kumakan? Aku merasa lapar.” Fāthimah menjawab: “Demi Allah, engkau, dan ibuku, aku tidak punya apa-apa.” Ketika Baginda…

2-3 Minta Uang Belanja Lebih – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Minta Uang Belanja Lebih   Suatu hari semua istri Rasūlullāh Saw. berkumpul dan saling melontarkan keluhan. Mereka merasa tidak dapat nafkah dan perhiasan yang layak. Mendengar keluhan mereka, Rasūlullāh Saw. memberi mereka dua pilihan; bersabar bersama beliau dengan kehidupan apa adanya, atau hidup serba mewah tetapi tanpa beliau (diceraikan). Sebenarnya, jauh di lubuk hatinya, Rasūlullāh Saw. merasa gundah mendengar keluhan mereka. Perasaan ini tidak bisa beliau sembunyikan. Tidak lama setelah…

2-2 Makanan Di Rumah Rasulullah – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Makanan di Rumah Rasūlullāh   Sejak datang di Madīnah, pernah selama tiga hari berturut-turut keluarga Rasūlullāh Saw. tidak makan kurma hingga mereka begitu menginginkannya. Namun keinginan sederhana itu baru bisa terpenuhi setelah peristiwa penaklukan Khaibar. Suatu hari ‘Ā’isyah r.a. menuturkan: “Rasūlullāh Saw. tidak pernah makan sampai kenyang. Suatu ketika, aku mendapatkan perut beliau berbunyi pertanda lapar. Aku mengusap perutnya seraya berkata: ‘Aku bersedia menjadi tebusanmu, kalau engkau menginginkan sesuatu yang…

2-1 Satu Uqiyah Yang Membuat Resah – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Satu Uqiyah yang Membuat Resah   Suatu hari seseorang menemui Rasūlullāh Saw. dan meminta beliau mendoakannya. Beliau berkata: “Duduklah. Allah akan mengaruniakan rezeki kepadamu.” Tidak lama kemudian, datang lagi orang kedua dan ketiga. Seperti kepada orang pertama, beliau berkata: “Duduklah. Allah akan mengaruniakan rezeki kepadamu.” Terakhir datang orang keempat sambil membawa empat uqiyah. Ia berkata: “Wahai Rasūlullāh, aku datang untuk menyerahkan sedekah.” Rasūlullāh Saw. memanggil orang pertama dan memberinya satu…

1-17 Pohon Kurma Yang Berpindah – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Pohon Kurma yang Berpindah   Ada seorang sahabat bernama Abū Dujānah. Nama aslinya adalah Samak ibn Kharsyah. Ialah sang pemilik ikat kepala merah dan pemegang pedang Rasūlullāh Saw. pada Perang Uhud. Setiap kali usai berjamaah shubuh, Abū Dujānah buru-buru keluar tidak mengikuti doa Rasūlullāh Saw. Suatu hari Rasūlullāh saw. menegurnya: “Apakah kau tidak butuh kepada Allah?” “Tentu saja, yā Rasūlullāh,” jawab Abū Dujānah. “Tetapi, mengapa kau tidak diam dulu sampai…

1-16 Geribah Seorang Wanita – 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah

Geribah Seorang Wanita   Diriwayatkan dari ‘Imrān ibn Ḥusain bahwa dalam sebuah perjalanan Rasūlullāh Saw. dan para sahabat kehabisan air dan mereka merasa sangat haus. Beliau mengutus ‘Alī ibn Abī Thālib dan Zubair ibn al-‘Awwām seraya berpesan: “Nanti kalian akan bertemu seorang wantia di tempat anu. Ia memiliki seekor unta yang padanya ada dua geribah. Bawalah dua geribah itu kepadaku!” Tepat seperti yang dikatakan Rasūlullāh, ‘Alī dan Zubair bertemu dengan…
Lewat ke baris perkakas