Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir asy-Syanqithi (2/3)

Firman Allah s.w.t.: وَ مِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ “Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.” (Qs. al-Falaq [113]: 4). Maksudnya sudah pasti sihir, baik tiupan itu dari perempuan sebagaimana zhahir lafazhnya, dari laki-laki menurut makna jama‘ maupun dari jiwa-jiwa yang jahat, sehingga mencakup kedua jenis manusia. Para mufassir sepakat bahwa ayat tersebut turun pada Lubaid bin al-A‘sham ketika ia menyihir Rasūlullāh s.a.w. Jibrīl a.s. mendatangi beliau…

Surah al-Lahab 111 ~ Tafsir asy-Syanqithi

سُوْرَةُ اللَّهَبِ  AL-LAHAB (Gejolak Api) Surah ke 111: 5 ayat.   Firman Allah s.w.t.: تَبَّتْ يَدَا أَبِيْ لَهَبٍ وَ تَبَّ “Binasalah kedua tangan Abū Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.” (Qs. al-Lahab [111]: 1). Lafazh (التب) artinya (القطع) “terputus atau terpotong”. Dari kata tersebut: (بت) dengan mendahulukan huruf bā’, berarti ia berputar pada makna (القطع), sebagaimana dijelaskan oleh fikih bahasa tentang perputaran…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir asy-Syanqithi (3/3)

Masalah: Penjelasan Cara Mengatasi al-‘Ain Kedengkian termasuk hal yang dapat membahayakan manusia, dan penggunaan al-‘Ain merupakan kebenaran yang tidak diragukan lagi, sebagaimana hadits menyebutkan: “Sekiranya sesuatu dapat mendahului taqdir, tentu al-‘Ain dapat mendahuluinya (taqdir).” (1881). Sunnah telah menjelaskan cara mengantisipasi sebelum terjadinya dan cara mengobatinya jika telah terkena. Hal tersebut termaktub dalam hadits-hadits shaḥīḥ yang diriwayatkan oleh Mālik dalam al-Muwaththa’ dan lainnya (1892) pada hadits Sahl bin Ḥunaif.…

Surah an-Nashr 110 ~ Tafsir asy-Syanqithi

سُوْرَةُ النَّصْرِ AN-NASHR (Pertolongan) Surah ke 110: 3 ayat.   Firman Allah s.w.t.: إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللهِ وَ الْفَتْحُ. “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.” (Qs. an-Nashr [110]: 1). Di sini disebutkan (النَّصْر) “pertolongan” dan (الْفَتْحُ) “kemenangan”, padahal keduanya saling terkait, sebab bersama setiap pertolongan ada kemenangan dan bersama setiap kemenangan ada pertolongan. Lalu, apakah keduanya saling melazimi? Sebagaimana kata (النَّصْر) di sini…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir asy-Syanqithi (1/10)

سُوْرَةُ الْجِنِّ AL-JINN (Jinn) Surah ke 72: 28 ayat.   Firman Allah s.w.t.: قُلْ أُوْحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوْا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا. يَهْدِيْ إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَ لَنْ نُّشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا. “Katakanlah (hai Muḥammad): Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jinn telah mendengarkan (al-Qur’ān), lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengarkan al-Qur’ān yang menakjubkan,” (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan…

Surah al-Kafirun 109 ~ Tafsir asy-Syanqithi

سُوْرَةُ الْكَافِرُوْنَ AL-KĀFIRŪN (Orang-orang Kafir) Surah ke 109: 6 ayat.   Firman Allah s.w.t.: قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ. “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir.” (Qs. al-Kāfirūn [109]: 1). Itulah adalah seruan bagi orang-orang musyrik di Makkah manakala mereka menawarkan kepada Rasūlullāh s.a.w. untuk meninggalkan dakwahnya dan mereka jadikan beliau sebagai raja atas mereka, atau mereka berikan kepada beliau harta semau beliau dan sebagainya. Namun beliau menolak, maka mereka berkata: “Terimalah tawaran kami…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir asy-Syanqithi (2/10)

Firman Allah s.w.t.: لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ “Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya.” (Qs. al-Jinn [72]: 16). Maksudnya, Kami menguji mereka tentang apa yang mereka lakukan berupa syukur kepada nikmat dan mempergunakannya dalam hal yang diridhai oleh-Nya, atau kedurhakaan kepada-Nya dan tidak mengeluarkan hak-Nya? (كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَى، أَنْ رَءَاهُ اسْتَغْنَى.) “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena itu melihat dirinya serba cukup.” (Qs. al-‘Alaq [96]: 6-7). (إِنَّا

Surah al-Mursalat 77 ~ Tafsir asy-Syanqithi (1/2)

سُوْرَةُ الْمُرْسَلَاتِ  AL-MURSALĀT (Malaikat-malaikat Yang Diutus) Surah ke 77: 50 ayat.   Firman Allah s.w.t.: وَ الْمُرْسَلَاتِ عُرْفًا. فَالْعَاصِفَاتِ عَصْفًا. وَ النَّاشِرَاتِ نَشْرًا. فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا. فَالْمُلْقِيَاتِ ذِكْرًا. عُذْرًا أَوْ نُذْرًا. 77:1. Demi (malaikat-malaikat) yang diutus untuk membawa kebaikan, 77:2. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya, 77:3. dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) dengan seluas-luasnya, 77:4. dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang baik dan yang buruk) dengan sejelas-jelasnya, 77:5. dan (malaikat-malaikat)…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir asy-Syanqithi (3/10)

Ada yang berpendapat bahwa hadits Muslim dalam kaitannya dengan kekhususan Masjid Nabawi, sebagai bantahan terhadap dua orang yang berselisih dalam hal masjid yang dimaksud, maka Nabi s.a.w. hendak menjelaskan kepada mereka bahwa ayat itu tidak khusus pada Masjid Qubā’ saja, akan tetapi berlaku umum pada setiap masjid yang didirikan atas taqwa, bahwa yang menjadi sandaran adalah keumuman lafazh, bukan khususnya sebab (al-‘ibratu bi umūm-il-lafzhi lā bi khushūsh-is-sabab) sebagaimana telah maklum…