Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir al-Mishbah (Bagian 2)

AYAT 2 “Dari kejahatan yang diciptakan.” Setelah ayat yang lalu mengajarkan agar memohon perlindungan kepada Allah Pembelah (Pencipta segala sesuatu termasuk pagi yang kuasa membelah kegelapan malam), ayat di atas menjelaskan tujuan permohonan perlindungan itu, yakni dari kejahatan semua makhluk yang diciptakan-Nya. Kata (شَرّ) syarr pada mulanya bearti buruk dan atau mudharat. Ia adalah lawan dari (خَيْر) khair/baik. Ibn-ul-Qayyīm dalam tafsirnya mengemukakan bahwa asy-syarr mencakup dua…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir al-Mishbah

Surah al-Falaq Surah al-Falaq terdiri dari 5 ayat. Kata AL-FALAQ, yang berarti “Yang terbelah”, diambil dari ayat pertama.   Surah al-Falaq Mayoritas ulama berpendapat bahwa surah ini Makkiyyah, yakni turun sebelum Nabi s.a.w. berhijrah ke Madīnah. Pendapat ini berdasarkan Sabab Nuzūl yang menyatakan bahwa kaum musyrikin Makkah berusaha mencederai Nabi dengan apa yang dinamai ‘ain (mata), yakni pandangan mata yang merusak. Ada kepercayaan di kalangan masyarakat tertentu bahwa mata melalui…

Surah an-Nas 114 ~ Tafsir al-Mishbah

Surah an-Nās Surah ini terdiri dari 6 ayat. Kata AN-NĀS, yang berarti “Manusia”, diambil dari ayat pertama.   Surah an-Nās Surah ini serangkai dengan surah sebelumnya, yaitu surah al-Falaq. Ia turun sesudah surah al-Falaq. Bagi yang berpendapat bahwa surah al-Falaq Madaniyyah, mereka juga menyatakan bahwa surah an-Nas pun demikian. Begitu juga yang menyatakan bahwa al-Falaq Makkiyyah, mereka menilai surah ini Makkiyyah. Rujuklah ke QS. al-Falaq untuk mengetahui alasan masing-masing. (481)…