Hati Senang

01-1&2 Nabi Tidak Merayakan Maulid – Dalil Syar’i Maulid Nabi

Pasal Pertama Nabi tidak Merayakan Maulid   Nabi s.a.w. bersabda: “Apa yang aku perintahkan, kerjakan semampumu, dan apa yang aku larang, jauhilah.” Beliau (saja) tidak menyatakan, “Apa yang aku tinggalkan, jauhilah.” Lalu bagaimana bisa meninggalkan sesuatu menjadi larangan atas sesuatu tersebut?   Di awal pembahasan ini, mari kita pahami bersama istilah tark. Maksudnya, amalan yang tidak dilakukan oleh Nabi s.a.w. Pertanyaan yang layak diajukan terkait masalah ini adalah:…

000 Dibaca Sebelum Maulid – Terjemah Maulid Diba’

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ DIBACA SEBELUM MAULID   يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ يَا رَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَ سَلِّمْ يَا رَبِّ بَلِّغْهُ الْوَسِيْلَةْ يَا رَبِّ خُصَّهُ بِالْفَضِيْلَةْ يَا رَبِّ وَارضَ عَنِ الصَّحَابَةْ يَا رَبِّ وَ أَرْضَ عَنِ السُّلَالَةْ يَا رَبِّ وَارْضَ عَنِ الْمَشَايِخْ يَا رَبِّ فَارْحَمْ وَالِدِيْنَا يَا رَبِّ وَارْحَمْنَا جِمِيْعَا يَا رَبِّ وَارْحَمْ كُلِّ مُسْلِمْ يَا رَبِّ وَاغْفِرْ لِكُلِّ مُذْنِبْ يَا رَبِّ لَا تَقْطَعْ رَجَانَا يَا رَبِّ يَا سَامِعْ

001 Gejala Universal – Sejarah Maulid Nabi

BAB I MAULID NABI DAN PERAYAAN: GEJALA UNIVERSAL Perayaan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Ia telah ada sejak ribuan tahun lalu. (11) Media massa seperti TV, koran, dan majalah menyuguhkan kepada kita informasi penting mengenai perayaan di seluruh penjuru dunia. Ternyata ada banyak cara orang dalam merayakan sesuatu. Perayaan menggunakan musik, seni, budaya, dan makanan sebagai unsur utamanya. Perayaan memperlihatkan bentuk hubungan manusia dengan lingkungannya. Perayaan juga…

000 Pendahuluan – Dalil Syar’i Maulid Nabi

Pendahuluan Jangan Merasa Benar Sendiri Mungkin anda yang benar, saya keliru. Mungkin juga anda keliru, saya yang benar. Kepada seorang komandan pasukan, Rasulullah s.a.w. pernah berwasiat: “Karena kau tidak tahu, apakah keputusanmu (pasti) sesuai hukum Allah terhadap mereka itu ataukah tidak.”   Mungkinkah Nabi s.a.w. telah menjelaskan hukum merayakan hari kelahirannya, dan setelah era beliau berlalu, muncul perdebatan sengit apakah hukum merayakan Maulid itu sunnah yang dianjurkan ataukah bid‘ah yang…

01-2-1 Persepsi Yang Keliru – Dialog Dengan Jinn Muslim

MUNGKINKAH MELIHAT JINN, DAN BAGAIMANA PULA CARANYA.   Prinsipnya, melihat jinn itu tidak bisa dilakukan, sepanjang jinn tersebut berada dalam sosoknya yang hakiki, dan tidak menyerupakan dalam bentuk yang lain, yakni mengambil bentuk fisik-material, sekalipun hal itu sangat mungkin bisa dilakukan oleh para nabi sebagai suatu mu‘jizat, atau bagi orang yang dianugerahi oleh Allah kemampuan untuk itu. Juga bisa saja hal itu dilakukan oleh orang yang ditempatkan oleh Allah dalam…

01-1-6 Jinn Juga Ada Yang Masuk Surga – Dialog Dengan Jinn Muslim

Jinn Juga Ada yang Masuk Surga.   Adalah sangat mengherankan adanya sementara orang yang berpendapat bahwa jinn, jika Muslim, beriman dan mengerjakan amal saleh, tidak memperoleh pahala di hari kiamat kecuali terhindar dari neraka. Yang lebih mengherankan lagi adalah pendapat yang mengatakan bahwa akhir kehidupan mereka adalah menjadi debu seperti binatang. Padahal al-Qur’ān al-Karīm telah menegaskan setegas-tegasnya, khususnya dalam surah ar-Raḥmān, tatkala Allah menjelaskan tentang para bidadari, dengan mengatakan: Di…

01-1-4&5 Jinn Tidak Lagi Berbentuk Api – Dialog Dengan Jinn Muslim

Jinn Tidak Lagi Berbentuk Api.   Sebagaimana halnya dengan jasad kita yang tidak lagi berbentuk tanah yang bila dicampur dengan air menjadi luluh, maka seperti itu pulalah halnya dengan jinn. Ia tidak saja sudah tidak berada dalam bentuk asalnya sebagai api, tetapi juga sudah dibentuk oleh Allah s.w.t. menjadi wujud benda, lalu dikembangkan menjadi bentuk dan organ-organ tubuh. Kemudian ditiupkan kepadanya ruh agar dia menjadi makhluk yang cerdas, berakal, dan…

01-1-3 Materi Asal Penciptaan Jinn – Dialog Dengan Jinn Muslim

Materi Asal Penciptaan Jinn.   Allah s.w.t. berfirman: Dan Kami telah menciptakan Jānn, sebelum itu, dari api yang sangat panas [nār-us-samūm]. (Qs. al-Ḥijr: 27). Dan Dia menciptakan Jānn dari nyala api [mārij]. (Qs. ar-Raḥmān: 15). Ketika mengisahkan perkataan Iblīs, Allah s.w.t. berfirman: Engkau ciptakan aku dari api, sedang Engkaulah menciptakan dia dari tanah. (Qs. al-A‘rāf: 12). Imām Muslim, dalam Shaḥīḥ-nya, mencantumkan sebuah hadits yang diterima dari ‘Urwah, dari ‘Ā’isyah, yang…

01-1-2 Awal Penciptaan Jinn – Dialog Dengan Jinn Muslim

Awal Penciptaan Jinn.   Allah s.w.t. menciptakan jinn sebelum menciptakan manusia, dengan selisih waktu yang lama bila dikiaskan pada manusia maupun jinn sendiri. Allah s.w.t. berfirman: Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jinn, sebelum itu, dari api sangat panas. (Qs. al-Ḥijr: 26-27). Kalimat “sebelum itu” dalam ayat di atas, mengisyaratkan pada waktu yang sangat…
Lewat ke baris perkakas