0-4 Pendahuluan (Terjemahan Matan) – Kisah Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW

(Bertemu Dengan Nabi Yūsuf– Di Langit Ketiga) Kemudian Nabi s.a.w. naik ke tingkat langit yang ketiga. Jibrīl meminta dibukakan pintunya. “Siapa ini?”, tanya yang ada di balik pintu. “Jibrīl”, jawab Jibrīl. “Siapa yang bersama anda?”, tanyanya. “Muḥammad”, jawab Jibrīl. “Apakah ia sudah diutus?”, tanyanya. “Ya”, jawab Jibrīl. “Selamat datang, seorang saudara dan khalifah, sebaik-baik saudara, dan sebaik-baik khalifah. Sebaik-baik orang yang datang telah datang”, katanya. Ia lalu membukakan pintu untuk…

0-3 Pendahuluan (Terjemahan Matan) – Kisah Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW

(Tiba di Bait-ul-Maqdis dan Menjadi Imam Shalat Para Nabi dan Malaikat) Selanjutnya Nabi s.a.w. bergerak meneruskan perjalanan, hingga akhirnya tiba di Bait-ul-Maqdis. Beliau memasukinya dari pintu sebelah kanan. Setelah turun dari Burāq, beliau segera menambatkan binatang ini di dekat pintu masjid, tempat yang dahulu pernah digunakan oleh para nabi a.s. untuk menambatkan binatang kendaraan mereka. Disebutkan dalam suatu riwayat, bahwa sesungguhnya Jibrīl menghampiri seonggok batu besar. Begitu meletakkan jari-jarinya, seketika…

0-2 Pendahuluan (Terjemahan Matan) – Kisah Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW

(Māsyithah – Mu’minah dari keluarga Fir‘aun) Mendadak Nabi s.a.w. mencium aroma yang sangat harum. “Aroma apa ini, wahai Jibrīl?”, tanya Nabi kepada Jibrīl. “Ini adalah aroma Māsyithah binti Fir‘aun dan putra-putranya”, jawab Jibrīl. “Pada suatu hari ketika sedang menyisiri putri Fir‘aun, tiba-tiba sisirnya terjatuh. “Dengan menyebut nama Allah, celakalah Fir‘aun”, kata Māsyithah dengan spontan. “Jadi anda punya Tuhan selain ayahku, ya?” tanya si kecil putri Fir‘aun. “Ya”, jawab Māsyithah berterus…

4 Menuhankan Harta Kekayaan – Rezeki Para Wali & Nabi

Menuhankan Harta Kekayaan Seseorang, terkadang justru menganggap sebagian harta itu – apa pun bentuknya baik berupa pekerjaan, bisnis, usaha, dagangan atau yang lain – sebagai satu-satunya sumber kehidupan. Artinya, ia merasa jika tidak karena pekerjaan dan usahanya itu, tak akan bisa hidup. Sikap tersebut – menganggap pekerjaan dan bisnis tertentu sebagai penentu hidup dan mati, bahagia dan sengsara – mengesampingkan atau bahkan melalaikan peran Allah dalam proses penerimaan rezeki. Sedangkan,…

3 Manusia Hanya Perantara, Bukan Pemberi Rezeki – Rezeki Para Wali & Nabi

Manusia Hanya Perantara, Bukan Pemberi Rezeki “Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakariyyā. Setiap kali Zakariyyā masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapat makanan di sisinya. Dia berkata: “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab: “Itu dari Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa diduga-duga”.” (QS. Āli ‘Imrān [3]: 37).…

2-2 Mu‘jizat Maryam dan Critical Phenomena – Rezeki Para Wali & Nabi

Mu‘jizat Maryam dan Critical Phenomena Sebuah teori temuan Prof. Yohanes Surya Ph.D., meyakini bahwa dalam kondisi kritis, semesta akan bekerja bersama-sama menghasilkan suatu perubahan yang tak terduga. (7) Ini senada dengan ungkapan Paulo Coelho, “When a person really desires something, all the universe conspires to help that person to realize his dream, (ketika seseorang memiliki keinginan kuat terhadap sesuatu, seluruh alam akan bekerja sama untuk membantu mewujudkan mimpinya).” Menurut Yohanes…

2-1 Allah Pemelihara Alam Raya – Rezeki Para Wali & Nabi

Allah Pemelihara Alam Raya فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُوْلٍ حَسَنٍ وَ أَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَ كَفَّلَهَا زَكَرِيَّا كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هذَا قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللهِ إنَّ اللهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ “Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakariyyā. Setiap kali Zakariyyā masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia…

1 Asal Mula & Makna Rezeki – Rezeki Para Wali & Nabi

Satu PAHAM REZEKI YANG DIAJARKAN NABI Asal Mula dan Makna Rezeki Semua jenis benda, bahan dasar atau bahkan makhluk yang menjadi kebutuhan manusia – mulai dari tumbuhan, hewan, logam mulia, minyak tanah, gas alam dan sebagainya – hakikatnya adalah rezeki. Semua kekayaan alam yang tersimpan dalam perut bumi, di udara maupun di laut adalah rezeki atau juga dapat diistilahkan dengan harta. Sederhananya, rezeki adalah bahan pokok yang diciptakan Allah s.w.t.,…

005 Pendapat Ibnu Taimiyyah Tentang Masalah Maulid – Wajibkah Memperingati Maulid Nabi S.A.W.?

Pendapat Ibnu Taimiyyah Tentang Masalah Maulid Ibn Taymiyyah berkata: Sebagian orang mendapatkan pahala atas peringatan maulid, dan juga setiap hal yang baru yang dilakukan oleh sebagian orang, entah karena meniru orang-orang nasrani dalam peringatan kelahiran ‘Īsā a.s. atau karena kecintaandan penghormatan terhadap Nabi s.a.w. Allah akan memberi pahala kepada mereka atas rasa cinta dan kesungguhan tersebut bukan atas bid‘ah-bid‘ah yang dilakukan. Kemudian ia berkata lagi: Ketahuilah bahwa sebagian dari amal…