Tanda I‘rab Khafadh – Kasrah Dan Berbagai Tempatnya – Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

Dari Buku:
Ilmu Nahwu Terjemah Tuhfat-us-Saniyah
(Judul Asli: Tuḥfat-us-Saniyati Syarḥu Muqaddimat-il-Ajurrumiyyah)
Oleh: Muhammad Muhyidin ‘Abdul Hamid
Penerjemah: Muhammad Taqdir
Penerbit: Media Hidayah

Rangkaian Pos: 2-5 Tanda I‘rab Khafadh - Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

Tanda I‘rāb Khafadh

 

MATAN

وَ لِلْخَفْضِ ثَلَاثُ عَلَامَاتٍ الْكَسْرَةُ وَ الْيَاءُ وَ الْفَتْحَةُ

I‘rāb khafadh memiliki tiga tanda, yaitu harakat kasrah pada akhir kata, huruf  yā’ dan harakat fatḥah.

SYARAH

Anda bisa mengetahui bahwa suatu kata ber-i‘rāb khafadh/majrūr jika anda menjumpai salah satu dari tiga tanda di atas pada kata tersebut. Tiga tanda tersebut adalah (pertama) kasrah – ini adalah tanda asli i‘rāb khafadh (jarr) – , (kedua) huruf yā’, dan (ketiga) harakat fatḥah. Dua tanda terakhir merupakan cabang/derifat/tanda khafadh yang berfungsi sebagai pengganti kasrah.

Setiap tanda di atas menjadi tanda khafadh pada kata-kata tertentu. Kami akan menyebutkan hal ini secara rinci sesaat lagi.

 

Kasrah Dan Berbagai Tempatnya

 

MATAN

فَأَمَّا الْكَسْرَةُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلْخَفْضِ فِيْ ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ فِي الْاِسْمِ الْمُفْرَدِ الْمُنْصَرِفِ وَ جَمْعِ التَّكْسِيْرِ الْمُنْصَرِفِ وَ جَمْعِ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ

Kasrah menjadi tanda i‘rāb khafadh pada tiga (3) tempat, yakni pada isim mufrad munsharif, jama‘ taksīr munsharif, dan jam‘ mu’annats sālim.

SYARAH

Kasrah berfungsi sebagai tanda khafadh pada tiga tempat. Pada ketiga tempat tersebut, kasrah menjadi tanda bahwa isim tersebut ber-i‘rāb khafadh (jarr).

1. Isim Mufrad Munsharif.

Anda telah mengetahui definisi isim mufrad. Adapun definisi munsharif adalah bahwa sharf dapat melekat di akhir kata tersebut. Yang dimaksud sharf di sini adalah harakat tanwīn. Contohnya:

(سَعَيْتُ إِلَى مُحَمَّدٍ) – Saya berjalan untuk bertemu Muḥammad.

(رَضِيْتُ عَنْ عَلِيٍّ) – Saya ridha terhadap ‘Alī.

(اِسْتَفَدْتُ مِنْ مُعَاشَرَةِ خَالِدٍ) – Saya telah mendulang faedah dari pergaulan dengan Khālid.

(أَعْجَبَنِيْ خُلُقُ بَكْرٍ) – Akhlak Bakr telah memikat hatiku.

Kata (مُحَمَّدٍ) dan (عَلِيٍّ) ber-i‘rāb khafadh (majrūr), karena didahului/dimasuki huruf jarr. Tanda khafadh-nya adalah harakat kasrah yang zhāhirah (tampak).

Kata (خَالِدٍ) dan (بَكْرٍ) ber-i‘rāb khafadh, karena kata tersebut di-idhāfahi (disandari) oleh kata sebelumnya (2). Tanda khafadh-nya adalah harakat kasrah zhāhirah.

Kata (مُحَمَّدٍ), (عَلِيٍّ), (خَالِدٍ) dan (بَكْرٍ) merupakan isim mufrad sekaligus isim munsharif karena harakat tanwīn melekat pada huruf akhirnya.

2. Jama‘ Taksīr Munsharif.

Anda juga telah mengetahui definisi jama‘ taksīr dan makna munsharif yang dimaksud. Contoh untuk hal ini adalah sebagai berikut:

(مَرَرْتُ بِرِجَالٍ كِرَامٍ) – Saya berpapasan dengan para lelaki yang mulia.

(رَضِيْتُ عَنْ أَصْحَابٍ لَنَا شُجْعَانٍ) – Saya ridha kepada para sahabat kami yang pemberani.

Kata (رِجَالٍ) dan (أَصْحَابٍ) ber-i‘rāb khafadh, karena masuknya huruf jarr (khafadh) pada kata-kata tersebut. Tanda khafadh-nya adalah harakat kasrah zhāhirah.

Kata (كِرَامٍ) dan (شُجْعَانٍ) adalah makhfūdh karena kata-kata tersebut merupakan na‘at (sifat) dari kata-kata yang ber-i‘rāb khafadh. Tanda khafadh-nya adalah harakat kasrah zhāhirah.

Kata (رِجَالٍ), (أَصْحَابٍ), (كِرَامٍ), (شُجْعَانٍ) adalah jama‘ taksīr yang munsharif, karena tanwīn dapat melekat pada kata-kata tersebut.

3. Jama‘ Mu’annats Sālim.

Anda telah mengetahui dari penjelasan sebelumnya makna jama‘ mu’annats sālim. Contoh untuk poin ini adalah sebagai berikut:

(نَظَرْتُ إِلَى فَتَيَاتٍ مُؤَدَّبَاتٍ) – Saya melihat para pemudi yang terpelajar.

(رَضِيْتُ عَنْ مُسْلِمَاتٍ قَانِتَاتٍ) – Saya ridha kepada para muslimah yang taat.

Kata (فَتَيَاتٍ) dan (مُسْلِمَاتٍ) ber-i‘rāb makhfūdh, karena didahului huruf khafadh. Tanda khafadh-nya adalah harakat kasrah yang zhāhirah.

Kata (مُؤَدَّبَاتٍ) dan (قَانِتَاتٍ) ber-i‘rāb makhfūdh, karena kata-kata tersebut merupakan tābi‘ (yang mengikuti) kata-kata yang makhfūdh. Tanda khafadh-nya adalah harakat kasrah zhāhirah juga. Kata (فَتَيَاتٍ), (مُؤَدَّبَاتٍ), (مُسْلِمَاتٍ), (قَانِتَاتٍ) merupakan jama‘ mu’annats sālim.

Pertanyaan:

  1. Sebutkan berbagai tempat yang mana harakat kasrah menjadi tanda khafadh!
  2. Apa makna isim mufrad yang munsharif?
  3. Apa makna jama‘ taksīr yang munsharif?
  4. Berilah empat (4) contoh isim mufrad munsharif yang ber-i‘rāb majrūr. Demikian pula dengan jama‘ taksīr munsharif yang ber-i‘rāb majrūr!
  5. Berilah dua (2) contoh jama‘ mu’annats sālim yang ber-i‘rāb majrūr!
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *