Fi‘il dan Macam-macamnya – Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

Dari Buku:
Ilmu Nahwu Terjemah Tuhfat-us-Saniyah
(Judul Asli: Tuḥfat-us-Saniyati Syarḥu Muqaddimat-il-Ajurrumiyyah)
Oleh: Muhammad Muhyidin ‘Abdul Hamid
Penerjemah: Muhammad Taqdir
Penerbit: Media Hidayah

Rangkaian Pos: Mu‘rabat (Kata-kata yang Mu‘rab/Di-i‘rab) - Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

Fi‘il dan Macam-macamnya

 

MATAN

“بَابُ الْأَفْعَالُ” الْأَفْعَالُ ثَلَاثَةٌ: مَاضٍ وَ مُضَارِعٌ وَ أَمْرٌ، نَحْوُ: ضَرَبَ وَ يَضْرِبُ وَ اضْرِبْ.

“Bab fi‘il. Fi‘il ada tiga macam: Fi‘il mādhī, mudhāri‘, dan amr. Contohnya: (ضَرَبَ) “dia telah memukul”, (يَضْرِبُ) “dia akan memukul”, (اضْرِبْ) “pukullah”.”

 

SYARAḤ

Fi‘il terbagi menjadi 3:

  1. Fi‘il mādhī yaitu fi‘il (kata kerja) yang menunjukkan suatu (perbuatan) yang terjadi sebelum waktu pembicaraan. Contoh:
(فَتَحَ) – membuka (عَلِمَ) – mengetahui (ضَرَبَ) – memukul
(كَرُمَ) – mulia. (حَسِبَ) – menghitung (نَصَرَ) – menolong

 

  1. Fi‘il mudhāri‘ yaitu fi‘il yang menunjukkan suatu (perbuatan) yang terjadi pada waktu pembicaran atau sesudahnya. Contoh:
(يَضْرِبُ) – sedang/akan memukul (يَحْسِبُ) – sedang/akan menghitung.
(يَفْتَحُ) – sedang/akan membuka (يَعْلَمُ) – sedang/akan mengetahui.
(يَنْصُرُ) – sedang/akan menolong (يَكْرُمُ) – mulia.

 

  1. Fi‘il amr yaitu kata yang menuntut suatu perbuatan dilaksanakan setelah pembicaraan dilakukan. Contoh:
(اِضْرِبْ) – pukullah (اُنْصُرْ) – tolonglah (اِفْتَحْ) – bukalah.
(اِعْلَمْ) – ketahuilah (اِحْسِبْ) – hitunglah (اُكْرُمْ) – mulialah.

 

Kami telah menyebutkan pembagian ini pada bagian awal buku ini. Seiring dengan itu, kami telah menyebutkan berbagai tanda (ciri-ciri) dari setiap fi‘il tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *