Surah at-Takatsur 102 – Tafsir Rahmat

Tafsir Rahmat Oleh: H. Oemar Bakry

Tafsir Rahmat
 
Oleh: H. Oemar Bakry

102. AT-TAKĀTSUR (BERLOMBA MEMPERBANYAK)

 

Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 8.

Di antara isinya:

  1. Berlomba-lomba mengumpulkan harta-benda dan bermegah-megah dengan banyak anak akan menjadikan manusia lengah dan lalai dari mengingat dan mentaati Allah, jika tidak disadari bahwa nikmat itu adalah ujian bagi manusia.
  2. Demikianlah keinginan manusia tidak ada batasnya jika tidak dikendalikan dengan keimanan. Sudah punya satu mau dua. Manakala sudah punya dua mau tiga dan seterusnya.
  3. Sabda Rasūlullāh: “Sekiranya seorang anak Ādam mempunyai emas yang memenuhi dua lembah, niscaya ia ingin ditambah suatu lembah lagi. Tidak ada yang memenuhi perut anak Ādam selain dari tanah.”
  4. Sampai mati keinginan itu tidak juga akan terpenuhi. Tujuan hidup seorang mu’min bukanlah harta-benda dan anak-anak yang banyak. Harta-benda dan anak hendaklah disyukuri dengan dipergunakannya untuk jalan Allah, mencari keridaan-Nya.
  5. Manakala seorang mu’min yakin bahwa akhirat itu akan ditemuinya, niscaya ia tidak dilalaikan oleh harta-benda dan anak-anaknya dari mengingati dan menyembah Allah.

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ. حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ. كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ. ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ. كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِ. لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَ. ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِ. ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيْمِ

AT-TAKĀTSUR (BERLOMBA MEMPERBANYAK)

Surat ke-102. Jumlah ayatnya 8

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

  1. Perlombaan (memperbanyak harta-benda dan anak-anak) telah melalaikan kamu,
  2. sampai kamu masuk kubur.
  3. Jangan begitu! Nanti kamu akan mengetahui.
  4. Kemudian jangan sekali-kali begitu! Nanti kamu akan mengetahui.
  5. Jangan begitu! Jika kamu mengetahui dengan yakin,
  6. niscaya kamu akan melihat Jahannam.
  7. Kemudian sesungguhnya kamu akan melihatnya dengan ‘ain-ul-yaqīn.
  8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang ni‘mat-ni‘mat (yang telah kamu terima).
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *