Surah al-Fil 105 ~ Tafsir Muyassar

TAFSIR MUYASSAR

Oleh: Para Penyusun:
Dr. Hikmat Basyir
Dr. Hazim Haidar
Dr. Mushthafa Muslim
Dr. Abdul Aziz Isma‘il

Dikaji Ulang Oleh Sejumlah Ulama, di Bawah Arahan:
Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh

Penerjemah:
Muhammad Ashim, Lc.
Izzudin Karimi, Lc.
Penerbit: DARUL HAQ

Surat ke-105

AL-FIL (Gajah)
Makkiyyah – 5 Ayat

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

AZAB ALLAH S.W.T. KEPADA TENTARA BERGAJAH YANG AKAN MENGHANCURKAN KA‘BAH.

 

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيْلِ.

  1. Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?”(4851).

Apakah kamu tidak tahu wahai Rasul, apa yang dilakukan oleh Tuhanmu terhadap pasukan gajah, yaitu Abrahah al-Habasyi bersama bala tentaranya yang hendak menghancurkan Ka‘bah yang diberkati?

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍ.

  1. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?

Bukankah Tuhanmu telah menggagalkan rencana buruk mereka sehingga rencana mereka gagal dan sia-sia?

وَ أَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيْلَ. تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍ.

3-4. “Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,

Dia mengirimkan burung-burung yang datang silih berganti melempari mereka dengan tanah basah yang mengeras.

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ

  1. Sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).”

Maka Dia menghancurkan mereka sehingga mereka seperti daun-daun kering yang disantap hewan ternak kemudian mengeluarkannya dalam bentuk kotoran.

Catatan:

  1. 485). Yakni, pasukan yang dipimpin oleh Abrahah, Gubernur Yaman kala itu, yang hendak menghancurkan Ka‘bah. Namun sebelum masuk ke kota Makkah, pasukan tersebut diserang burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *