Surah al-Fil 105 ~ Tafsir Ibni Mas’ud

Tafsir Ibni Mas'ud

Dari Buku:
Tafsir Ibnu Mas‘ud
Oleh: Muhammad Ahmad Isawi
(Penyusun dan Pentahqiq)
(Judul Asli: Tafsīru Ibni Mas‘ūd: jam‘ wa taḥqīq wa dirāsah)

Penerjemah: Ali Murtadho Syahudi
Penerbit: PUSTAKA AZZAM

SURAH AL-FĪL

 

(وَ أَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيْلَ)

(Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong).
(al-Fīl [105]: 3).

 

  1. Ath-Thabari: Sawwar bin ‘Abdullah menceritakan kepada kami, ia berkata: “Yahya bin Sa‘id menceritakan kepada kami, ia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari ‘Ashim bin Bahdalah dari Zirr dari ‘Abdullah: Tentang firman Allah: (طَيْرًا أَبَابِيْلَ) (Burung yang berbondong-bondong), ia berkata: “Berombongan.” (13211).

 

(تَرْمِيْهِمْ بِحَجَارَةٍ مِنْ سِجِّيْلٍ)

(Yang melempari mereka dengan batu [berasal] dari tanah yang terbakar)
(al-Fīl [105]: 4).

  1. Al-Baghawi: Ibnu Mas‘ud berkata:

“Burung-burung berkelakar lalu melempari mereka dengan batu-batu, lalu Allah mengirim angin yang menghantam batu-batu sehingga bertambah keras. Maka setiap batu yang mengenai tubuh seseorang akan keluar dari sisi tubuhnya yang lain. Jika batu tersebut menimpa kepalanya, ia akan keluar dari anusnya.” (13222).

Catatan:

  1. 1321). Jāmi‘ 30: 194. Ia juga meriwayatkannya dari Ibnu Basysyar dari Yahya dan ‘Abdur-Rahman dari Hammad bin Salamah.As-Suyuthi mengutipnya darinya dalam ad-Durr 6: 395; dan dari ‘Abd bin Humaid, Ibnu al-Mundzir dan al-Baihaqi (dalam ad-Dalā’il).Ibnu al-Jauzi meriwayatkan dalam az-Zād 9: 236 tentang Ababil: “Burung yang berbondong-bondong”, dari Ibnu Mas‘ud dan al-Akhfasy.Al-Qurthubi meriwayatkan dalam al-Aḥkām 20: 197 dengan redaksi yang sama. Ia menambahkan: “Datang dari berbagai penjuru.”
  2. 1322). Ma‘ālim 7: 246. Al-Qurthubi meriwayatkan dengan redaksi yang sama dalam al-Aḥkām 20: 199. Redaksi akhirnya adalah: “Maka batu tersebut menjadi semakin keras. Apabila ia jatuh menimpa seseorang pasti akan binasa, dan tidak ada yang selamat dari mereka kecuali seorang laki-laki dari Kindah, lalu ia berkata:

    Sungguh jika melihat maka kamu tidak melihatnyaDi punggung pebukitan al-Mughammas
    Tentu engkau tidak akan bertemu dengan kami
    (1)

    (1). Al-Mughammas adalah suatu tempat dekat Mekkah. Yaqut berkata: “Abu Raghal mati di sana. Ia adalah petunjuk (yang memberi informasi jalan) pasukan bergajah.”

Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *