Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir ath-Thabari (1/3)

SŪRAH AL-FALAQبِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. وَ مِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَ مِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَ مِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ. 113:1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh. 113:2. Dari kejahatan makhluk-Nya, 113:3. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 113:4. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, 113:5. Dan dari kejahatan orang…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir ath-Thabari – (2/3)

38515. Yunus menceritakan kepadaku, ia berkata: Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ibnu Zaid berbicara tentang firman Allah: (قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ) “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh”.” Dikatakan kepadanya: “Maksudnya adalah yang menyingsingkan pagi.” Ia berkata: “Ya.” Lalu ia membacakan ayat: (فَالِقُ الْإِصْبَاحِ وَ جَاعِلُ اللَّيْلِ سَكَنًا) “Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat.” (25561). Ada yang mengatakan bahwa al-falaq adalah…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir ath-Thabari – (3/3)

38530. Ibnu Humaid menceritakan kepada kami, ia berkata: Mahran menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Muhammad bin ‘Abd-ir-Rahman bin Abi Dzi‘b, dari pamannya (al-Harits bin ‘Abd-ir-Rahman), dari Abu Salamah bin ‘Abd-ir-Rahman, dari ‘A’isyah, ia berkata: “Nabi s.a.w. meraih tanganku, kemudian memandang ke bulan, lalu bersabda: يَا عَائِشَةُ، تَعَوَّذِيْ بِاللهِ مِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَ هذَا غَاسِقٌ إِذَا وَقَبَ.Wahai ‘A’isyah, mohonlah perlindungan kepada Allah dari kejahatan ghāsiq apabila