JURUMIYYAH
Kajian & Tanya Jawab
Penyusun: M. Fathu Lillah, M. Muqayyim-ul-Haq
Penerbit: Santri Salaf Press
Wujudnya Alif Dan Lām (ال).
Tanda yang berikutnya kalau lafazh itu adalah isim adalah adanya (ال) pada lafazh tersebut. Baik adanya (ال) ini berupa (ال) ma‘rifat seperti contoh: (الرجل), zā’idah (tambahan) seperti contoh: (الحارث) atau maushūlah contohnya: (الضارب), lafazh-lafazh tersebut semuanya adalah isim karna adanya (ال) di depan lafazh tersebut. Lain halnya dengan (أل) istifhāmiyyah, (أل) ini dikhususkan untuk kalimah fi‘il seperti contoh: (أل ضربت) yang maknanya (هل ضربت) (apakah engkau memukul). (181).
Catatan: