Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir asy-Syanqithi (3/3)

Masalah: Penjelasan Cara Mengatasi al-‘Ain Kedengkian termasuk hal yang dapat membahayakan manusia, dan penggunaan al-‘Ain merupakan kebenaran yang tidak diragukan lagi, sebagaimana hadits menyebutkan: “Sekiranya sesuatu dapat mendahului taqdir, tentu al-‘Ain dapat mendahuluinya (taqdir).” (1881). Sunnah telah menjelaskan cara mengantisipasi sebelum terjadinya dan cara mengobatinya jika telah terkena. Hal tersebut termaktub dalam hadits-hadits shaḥīḥ yang diriwayatkan oleh Mālik dalam al-Muwaththa’ dan lainnya (1892) pada hadits Sahl bin Ḥunaif.…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir asy-Syanqithi (2/3)

Firman Allah s.w.t.: وَ مِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ “Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.” (Qs. al-Falaq [113]: 4). Maksudnya sudah pasti sihir, baik tiupan itu dari perempuan sebagaimana zhahir lafazhnya, dari laki-laki menurut makna jama‘ maupun dari jiwa-jiwa yang jahat, sehingga mencakup kedua jenis manusia. Para mufassir sepakat bahwa ayat tersebut turun pada Lubaid bin al-A‘sham ketika ia menyihir Rasūlullāh s.a.w. Jibrīl a.s. mendatangi beliau…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir asy-Syanqithi (1/3)

سُوْرَةُ الْفَلَقِ AL-FALAQ (Waktu Subuh) Surah ke 113: 5 ayat.   Ada yang mengatakan manakala Allah s.w.t. menjelaskan kemurnian tauhid pada surah al-Ikhlāsh, yaitu pertempuran antara keimanan dan kemusyrikan, tidik perselisihan dan permusuhan antara Nabi s.a.w. dengan musuh-musuhnya, Allah memerintahkan beliau berlindung dari kejahatan makhluk supaya mereka tidak dapat membahayakannya.   Firman Allah s.w.t.: قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai Subuh.” (Qs. al-Falaq [113]: 1).…