Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir al-Qurthubi – (2/2)

SŪRAT-UL-FALAQ. Kelima: Firman Allah s.w.t.: (وَ مِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ) “Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita.” Para ulama juga berbeda pendapat dalam memaknai kata (غَاسِقٍ) pada ayat ini, beberapa ulama berpendapat bahwa maknanya adalah malam. Makna ini diambil dari kata al-ghasaq yang artinya adalah awal gelapnya malam, seperti pada ungkapan: ghasaq-al-lail, yaghsiqu, yang artinya malam telah membuat keadaan menjadi gelap. Makna ini disampaikan…

Surah al-Falaq 113 ~ Tafsir al-Qurthubi (1/2)

SŪRAT-UL-FALAQ.   Ketiga surah – surah ini (al-Falaq), surah sebelumnya (sūrat-ul-Ikhlāsh), dan surah setelahnya (sūrat-un-Nās) – dibaca oleh Nabi s.a.w. untuk memohon perlindungan kepada Allah ketika beliau terkena sihir dari seorang Yahudi, yang in sya’ Allah akan kami sampaikan riwayatnya pada pembahasan berikutnya. Diriwayatkan, bahwa dua surah mu‘awwidzatain (yakni sūrat-ul-Falaq dan sūrat-un-Nās) sering juga disebut dengan al-muqasyqisyatān (dua obat), yakni yang dapat membebaskan seseorang dari kemunafikan, seperti yang telah kami…