022 Doa Pasti Dikabulkan – Mengintip Nabi Mendidik Buah Hati

40 HADITS SHAHIH
Mengintip Nabi Mendidik Buah Hati

Oleh: Alaik S.

Tim Penyusun:
Ust. Imam Ghozali, Ustzh. Khoiro Ummatin,
Ust. M. Faishol, Ustzh. Khotimatul Husna,
Ust. Ahmad Shidqi, Ust. Didik L. Hariri,
Ust. Irfan Afandi, Ust. Ahmad Lutfi,
Ust. Syarwani, Ust. Alaik S., Ust. Bintus Sami‘,
Ust. Ahmad Shams Madyan, Lc.
Ust. Syaikhul Hadi, Ust. Ainurrahim.

Penerbit: Pustaka Pesantren

Hadits ke-22

Doa Pasti Dikabulkan

 

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ عَنِ النَّبِيِّ (ص) أَنَّهُ كَانَ يَقُوْلُ: اللهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَ التُّقَى وَ الْعَفَافَ وَ الْغِنَى.

Artinya:

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas‘ud, Nabi pernah berdoa: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kekayaan.” (H.R. Muslim).

 

Keterangan:

Berdoa kepada Allah adalah salah satu ciri dari orang tawadhu‘ dan tidak sombong. Pelajaran yang bisa diambil dari hadits di atas, yaitu: menjadi baik tak bisa lepas dari hidayah Allah. Seorang yang mendapat hidayah Allah akan dimudahkan melakukan kebaikan. Kesucian diri yang diperolehnya dengan ibadah juga tidak lepas dari hidayah-Nya.

Sanggahan (Disclaimer): Artikel ini telah kami muat dengan izin dari penerbit. Terima kasih.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *