Enggan Mendoakan Kedua Orang-Tua Menyebabkan Kefakiran – Bakti Kepada Kedua Orangtua

BAKTI KEPADA KEDUA ORANGTUA
Hak Ibu-Bapak, Anak dan Keluarga

Judul asli: BIRR-UL-WĀLIDAIN WA-ḤUQŪQ-UL-ABĀ’ WAL-ABNĀ’ WAL-ARḤĀM
Oleh: Aḥmad ‘Īsā ‘Asyūr
 
Penerjemah: Ustadz H. YUSUF
Penerbit: HAZANAH ILMU

ENGGAN MENDOAKAN KEDUA ORANG-TUA DAPAT MENYEBABKAN KEFAKIRAN.

 

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِذَا تَرَكَ الْعَبْدُ الدُّعَاءَ لِلْوَالِدَيْنَ انْقَطَعَ عَنْهُ الرِّزْقُ.
رواه الحاكم في التاريخ و الديلمي في مسند الفردوس بسند ضعيف

“Dari Anas r.a., ia berkata: Rasūlullāh s.a.w. bersabda: “Jika hamba itu meninggalkan/enggan berdoa untuk kedua orang tuanya maka terputuslah rezeki daripadanya”.”
(Diriwayatkan oleh al-Ḥākim di dalam at-Tārīkh dan ad-Dailamī di dalam Musnad-ul-Firdaus dengan sanad yang lemah (dha‘īf).).

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.