002 Bab II – Terjemah Maulid Barzanji

مَوْلِدُ الْبَرْزَنْجِيِّ
Terjemah Maulid al-Barzanji
Sebuah untaian mutiara yang mengenalkan kita lebih dekat kepada Baginda Nabi Muḥammad s.a.w.

Penerjemah: Abu Ahmad Najieh
Diterbitkan oleh: MUTIARA ILMU

Rangkaian Pos: Terjemah Maulid al-Barzanji | Abu Ahmad Najieh
  1. 1.001 Bab I – Terjemah Maulid al-Barzanji
  2. 2.Anda Sedang Membaca: 002 Bab II – Terjemah Maulid Barzanji
  3. 3.Bab III – Terjemah Maulid Barzanji

BAB II

 

عَطِّرِ اللّهُمَّ قَبْرَهُ الْكَرِيْمَ بِعَرْفٍ شَذِيٍّ مِنْ صَلَاة ٍوَ تَسْلِيْمٍ

اللّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيْهِ

Artinya:

Semoga Allah mengharumkan dan mewangikan kuburnya (Nabi) yang mulia, dengan keharuman wangi-wangian salawat dan salam sejahtera.

Ya Allah, berilah salawat dan salam serta berkah atas Nabi s.a.w.

 

وَ بَعْدُ فَأَقُوْلُ: هُوَ سَيِّدُنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ وَ اسْمُهُ شَيْبَةُ الْحَمْدِ حُمِدَتْ خِصَالُهُ السَّنِيَّةُ

Artinya:

1. Wa ba‘du, maka saya katakan: Beliau adalah Muḥammad bin ‘Abdillāh bin ‘Abd-il-Muththalib, dan disebut orang juga dengan Syaibat-ul-Ḥamdi, yang terpuji budi pekertinya yang luhur.

اِبْنِ هَاشِمٍ وَاسْمُهُ عَمْرُو بْنُ عَبْدِ مَنَافٍ وَاسْمُهُ الْمُغِيْرَةُ الَّذِيْ يَنْتَمِي الْاِرْتِقَاءُ لِعُلْيَاهُ

Artinya:

2. Bin Hāsyim dan juga bernama ‘Amr, bin ‘Abdi Manāf dan juga bernama Mughīrah yang senantiasa bertambah-tambah ketinggian derajatnya.

اِبْنِ قُصَيِّ وَاسْمُهُ مُجَمِّعٌ سُمِّيَ بِقُصَيِّ لِتَقَاصِيْهِ فِيْ بِلَادِ قُضَاعَةَ الْقَصِيَّةِ

Artinya:

3. Bin Qushayyi dan juga dipanggil orang dengan Mujammi‘. Dan dia disebut Qushayyi, karena jauhnya berkelana di tanah Qudhā‘ah yang terpencil dari kota Makkah.

إِلَى أَنْ أَعَادَهُ اللهُ تَعَالَى إِلَى الْحَرَمِ الْمُحْتَرَمِ فَحَمَى حِمَاهُ

Artinya:

4. Sehingga Allah mengembalikan beliau dan menetapkannya di tanah suci Makkah, lalu dia menjaga kesucian kota Makkah.

اِبْنِ كِلَابٍ وَاسْمُهُ حَكِيْمُ بْنُ مُرَّةَ بْنِ كَعْبِ بْنِ لُؤَيِّ بْنِ غَالِبٍ بْنِ فِهْرٍ وَاسْمُهُ قُرَيْشٌ وَ إِلَيْهِ تُنْسِبُ الْبُطُوْنِ الْقُرَشِيَّةُ

Artinya:

5. Bin Kilāb dan juga dipanggil Ḥakīm bin Murrah, bin Ka‘ab, bin Lu’ayyi, bin Ghālib, bin Fihr dan disebut orang dengan nama Quraisy. Dan dengan nama Quraisy itulah, kemudian keturunan Fihr dinamakan suku Quraisy.

وَ مَا فَوْقَهُ كِنَانِيٌّ كَمَا جَنَحَ إِلَيْهِ الْكَثِيْرُ وَارْتَضَاهُ

Artinya:

6. Dan keturunan sebelum Quraisy disebut suku Kinānah. Demikianlah menurut keterangan yang telah disepakati ahli riwayat.

اِبْنِ مَالِكِ بْنِ النَّضْرِ بْنِ كِنَانَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ بْنِ مُدْرِكَةَ ابْنِ إِلْيَاسَ وَ هُوَ أَوَّلُ مَنْ أَهْدَى الْبُدْنَ إِلَى الرِّحَابِ الْحَرَمِيَّةِ

Artinya:

7. Bin Mālik, bin Nadhr bin Kinānah, bin Khuzaimah, bin Mudrikah bin Ilyās, dialah yang pertama menghadiahkan unta yang disembelih di bumi haram kota Makkah.

وَ سُمِعَ فِيْ صُلْبِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ ذَكَرَ اللهَ تَعَالَى وَ لَبَّاهُ

Artinya:

8. Dari tulang belakang beliau, didengar Nabi s.a.w. berdzikir dan bertalbiyyah kepada Allah.

اِبْنِ مُضَرَ بْنِ نِزَارِ بْنِ مَعَدِّ بْنِ عَدْنَانَ، وَ هذَا سِلْكٌ نَّظَمَتْ فَرَائِدُهُ بَنَانَ السُّنَّةِ السَّنِيَّةِ

Artinya:

9. Bin Mudhar, bin Nizār, bin Ma‘add, bin ‘Adnān. Demikianlah nasab beliau Nabi Muḥammad s.a.w. menurut jalan riwayat ‘Ulamā’ muḥadditsīn, bagaikan butir-butir permata indah.

وَ رَفْعُهُ إِلَى الْخَلِيْلِ إِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ أَمْسَكَ عَنْهُ الشَّارِعُ وَ أَبَاهُ

Artinya:

10. Nasab beliau s.a.w. ke atas sampai kepada al-Khalīl Ibrāhīm a.s. Beliau enggan dan melarang menyebutnya sampai kepadanya.

وَ عَدْنَانُ بِلَا رَيْبٍ عِنْدَ ذَوِي الْعُلُوْم ِالنَّسَبِيَّةِ

Artinya:

11. ‘Adnān, menurut keterangan ‘ulamā’ yang ahli tentang nasab, tanpa diragukan lagi.

إِلَى الذَّبِيْحِ إِسْمَاعِيْلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ نِسْبَتُهُ وَ مُنْتَمَاهُ

Artinya:

12. Bernasab dan berkesinambungan kepada Nabi Ismā‘īl yang telah menjalani perintah untuk berqurban jiwa.

فَأَعْظِمْ بِهِ مِنْ عِقْدٍ تَأَلَّقَتْ كَوَاكِبُهُ الدُّرِّيَّةُ

Artinya:

13. Alangkah hebatnya nasab beliau ini, yang tersunting sebagai butir-butir permata, penghias bintang-bintang gemerlapan.

وَ كَيْفَ لَا وَ السَّيِّدُ الْأَكْرَمُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَاسِطَتُهُ الْمُنْتَقَاةُ

Artinya:

14. Mengapa tidak, bukankah beliau s.a.w. yang mulia adalah Nabi seluruh makhluk terpilih?

نَسَبٌ تَحْسِبُ الْعُلَا بِحُلَاهُقَلَّدَتْهَا نُجُوْمَهَا الْجَوْزَاءُ

Artinya:

15. Nasab beliau s.a.w. terhitung nasab mulia, bagaikan sekumpulan bintang kejora.

حَبَّذَا عِقْدُ سُؤْدَدٍ وَ فَخَارٍأَنْتَ فِيْهِ الْيَتِيْمَةُ الْعَصْمَاءُ

Artinya:

16. Ibarat kalung mutiara hiasan megah, di dalamnya, engkau sangat berharga dan terpelihara.

وَ أَكْرِمْ بِهِ مِنْ نَسَبٍ طَهَّرَهُ اللهُ تَعَالَى مِنْ سِفَاحِ الْجَاهِلِيَّةِ

Artinya:

17. Alangkah mulia nasab yang telah disucikan Allah ta‘ālā dari perbuatan keji di masa Jahiliyyah.

أَوْرَدَ الزَّيْنُ الْعِرَاقِيُّ وَارِدَهُ فِيْ مَوْرِدِهِ الْهَنِيِّ وَ رَوَاهُ

Artinya:

18. Demikianlah, menurut keterangan yang telah diriwayatkan oleh Syaikh Zain-ul-‘Irāqiy di dalam kitabnya yang bernama “Maurid-ul-Haniy.”

حَفِظَ الْإِلٰهُ كَرَامَةً لِمُحَمَّدٍآبَاءَهُ الْأَمْجَادَ صَوْنًا لِاسْمِهِ

Artinya:

19. Tuhan (Allah) telah memelihara kemuliaan Nabi Muḥammad, terhadap bapak-bapaknya yang mulia, demi memelihara namanya.

تَرَكُوا السِّفَاحَ فَلَمْ يُصِبْهُمْ عَارُهُمِنْ آدَمَ وَ إِلَى أَبِيْهِ وَ أُمِّهِ

Artinya:

20. Mereka tinggalkan perzinaan, maka mereka senantiasa tak tercela sejak Nabi Ādam hingga ibu bapaknya.

سَرَاةٌ سَرَى نُوْرُ النُّبُوَّةِ فِيْ أَسَارِيْرِ غُرَرِهِمُ الْبَهِيَّةِ

Artinya:

21. Nūr kenabian Muḥammad selalu berpindah dan memancar dari pelipis ke pelipis nenek moyangnya dengan cerlang-cemerlang.

وَ بَدَرَ بَدْرُهُ فِيْ جَبِيْنِ جَدِّهِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ وَ ابْنِهِ عَبْدِ اللهِ

Artinya:

22. Dan nampak jelas kecermelangannya pada kening kakeknya ‘Abd-ul-Muththalib dan putranya ‘Abdullāh.

Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

7 Komentar

    1. Majlis Dzikir Hati Senang Administrator berkata:

      Alhamdulillah, sawangsulna. 🙂

      1. Wawan Subscriber berkata:

        Assalamualaikum.. Bolehkah saya minta data pdf nya tapi yg tidak ada terjemahanya. Soalnya saya mau poto copy buat dibagikan kepada santri2 di kampung saya.

        1. Majlis Dzikir Hati Senang Administrator berkata:

          Wa alaikum salam. Tentu boleh sobat, kami akan segera menyiapkannya dan mengirim komentar lagi di sini dengan link untuk mengunduhnya. Mohon menunggu ya. Terima kasih.

        2. Majlis Dzikir Hati Senang Administrator berkata:

          Assalamualaikum sobat Wawan, untuk pdf Maulid Barzanji sudah kami siapkan 2 file yang berbeda dalam bentuk scan tetapi menurut kami cukup bagus dan jelas untuk dibaca. Kalau untuk ketikannya masih belum selesai dan in sya Allah setelah selesai akan segera dimuat juga.

          Unduhannya bisa ditemukan di atas pada bagian ujung artikelnya. Terima kasih.

  1. MUHAMAD ASROI berkata:

    mhn info kl beli buku/kitab terjemahan al Banzanji di mana atau bisa pesan dan kirim

    1. Majlis Dzikir Hati Senang Administrator berkata:

      Untuk kitab terjemah Maulid Barzanji yang ini kami beli di toko dekat rumah kalau mau bisa pesan sama sy harga bukunya 35rb belum ongkir ya. Silakan hub sy via 087773902279. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *