1-2 (29-40) Gambaran Manusia di Dunia | Indahnya Tasawuf (Al-Hikam)

31. اِهْتَدَى الرَّاحِلُوْنَ إِلَيْهِ بِأَنْوَارِ التَّوَجُّهِ وَ الْوَاصِلُوْنَ لَهُمْ أَنْوَارُ الْمُوَاجَهَةِ فَالْأَوَّلُوْنَ لِلْأَنْوَارِ وَ هؤُلَاءِ الْأَنْوَارُ لَهُمْ لِأَنَّهُمْ للهِ لَا لِشَيْءٍ دُوْنَهُ قُلِ اللهُ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِيْ خَوْضِهِمْ يَلْعَبُوْنَ (Orang-orang yang berangkat menuju kepada Allah, mendapat petunjuk dengan cahaya tawajjuh. Dan orang-orang yang telah wushul, bagi mereka cahaya muwajjahah. Yang pertama adalah bagi cahaya-cahaya itu, sedangkan mereka yang telah wushul cahaya-cahaya itu bagi mereka. Karena mereka itu hanya untuk Allah…

1-2 (24-28) Gambaran Manusia di Dunia | Indahnya Tasawuf (Al-Hikam)

2. Gambaran Manusia di Dunia 24. لَا تَسْتَغْرِبْ وُقُوْعَ الْأَكْدَارِ مَا دُمْتَ فِي هذِهِ الدَّارِ فَإِنَّهَا مَا أَبْرَزَتْ إِلَّا مَا هُوَ مُسْتَحِقُّ وَصْفِهَا وَ وَاجِبُ نَعْتِهَا (Jangan kamu merasa asing dengan datangnya kekeruhan yang kamu alami selagi kamu hidup di dunia ini. Karena apa yang terlihat di depanmu hanyalah sesuatu yang pasti dari Allah dan tidak dapat berubah lagi, jelas sifatnya dan niscaya). Allah menjadikan dunia sebagai medan fitnah dan…