Selamat Hari Raya 'Id-ul-Fithri. Mohon Maaf Lahir & Bathin. Semoga Allah menerima puasa dan amal dari kami dan dari kalian.

Sunan Ibnu Majah 5 – Mengikuti Sunah Rasulullah s.a.w. (5/11)

Rangkaian Pos: Sunan Ibnu Majah Kitab 1 Bab 1 - Mengikuti Sunah Rasulullah s.a.w.

سنن ابن ماجه ٥: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيْسَى بْنِ سُمَيْعٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيْمُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَفْطَسُ عَنِ الْوَلِيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمنِ الْجُرَشِيِّ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ

خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَ نَحْنُ نَذْكُرُ الْفَقْرَ وَ نَتَخَوَّفُهُ فَقَالَ أَالْفَقْرَ تَخَافُوْنَ وَ الَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَتُصَبَّنَّ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا صَبًّا حَتَّى لَا يُزِيْغَ قَلْبَ أَحَدِكُمْ إِزَاغَةً إِلَّا هِيهْ وَ ايْمُ اللهِ لَقَدْ تَرَكْتُكُمْ عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ لَيْلُهَا وَ نَهَارُهَا سَوَاءٌ

قَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ صَدَقَ وَ اللهِ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ تَرَكَنَا وَ اللهِ عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ لَيْلُهَا وَ نَهَارُهَا سَوَاءٌ

Sunan Ibnu Mājah 5: Telah menceritakan kepada kami Hisyām bin ‘Ammār ad-Dimasyqī berkata: Telah menceritakan kepada kami Muḥammad bin ‘Īsā bin Sumai‘ berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibrāhīm bin Sulaimān al-Afthas, dari al-Walīd bin ‘Abd-ur-Raḥmān al-Jurasyī, dari Jubair bin Nufair, dari Abud-Dardā’ ia berkata: “Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam keluar menemui kami, sementara kami sedang memperbincangkan masalah kefaqiran dan kami merasa takut darinya. Lalu beliau bersabda: ” Apakah kalian takut kepada kemiskinan? Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh akan diberikan kepada kalian dunia, hingga hati salah seorang dari kalian tidak bisa berpaling kecuali akan menemuinya. Sungguh, telah aku tinggalkan untuk kalian perkara terang benderang, malam dan siangnya sama.” Abud-Dardā’ berkata: “Demi Allah benar, Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam telah meninggalkan bagi kita perkara yang terang-benderang, malam dan siangnya sama.

Derajat: Syaikh al-Albani: Ḥasan.

Pembanding: Tidak ada.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *