Shahih Bukhari 2 – Permulaan Wahyu (2/6)

Dari Kitab:
Sahīh al-Bukhārī
Oleh: Abū ‘Abd Allāh Muhammad ibn Ismā‘īl ibn Ibrāhīm ibn al-Mughīrah ibn Bardizbah al-Ju‘fī al-Bukhārī

Rangkaian Pos: Shahih Bukhari Kitab 1 Bab 1 - Permulaan Wahyu

صحيح البخاري ٢: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يُوْسُفَ قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِيْنَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا
أَنَّ الْحَارِثَ بْنَ هِشَامٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ سَأَلَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ كَيْفَ يَأْتِيْكَ الْوَحْيُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: أَحْيَانًا يَأْتِيْنِيْ مِثْلَ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ وَ هُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ فَيُفْصَمُ عَنِّيْ وَ قَدْ وَعَيْتُ عَنْهُ مَا قَالَ وَ أَحْيَانًا يَتَمَثَّلُ لِي الْمَلَكُ رَجُلًا فَيُكَلِّمُنِيْ فَأَعِيْ مَا يَقُوْلُ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا: وَ لَقَدْ رَأَيْتُهُ يَنْزِلُ عَلَيْهِ الْوَحْيُ فِي الْيَوْمِ الشَّدِيْدِ الْبَرْدِ فَيَفْصِمُ عَنْهُ وَ إِنَّ جَبِيْنَهُ لَيَتَفَصَّدُ عَرَقًا

Shahih Bukhari 2: Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullāh bin Yūsuf berkata: Telah mengabarkan kepada kami Mālik dari Hisyām bin ‘Urwah, dari bapaknya, dari ‘Ā’isyah Ibu Kaum Mu’minīn, bahwa al-Ḥārits bin Hisyām bertanya kepada Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasūlullāh, bagaimana caranya wahyu turun kepada engkau?” Maka Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Terkadang datang kepadaku seperti suara gemerincing lonceng dan cara ini yang paling berat buatku, lalu terhenti sehingga aku dapat mengerti apa yang disampaikan. Dan terkadang datang Malaikat menyerupai seorang laki-laki lalu berbicara kepadaku maka aku ikuti apa yang diucapkannya“. ‘Ā’isyah berkata: “Sungguh aku pernah melihat turunnya wahyu kepada Beliau shallallāhu ‘alaihi wa sallam pada suatu hari yang sangat dingin lalu terhenti, dan aku lihat dahi Beliau mengucurkan keringat.”

Derajat: Ijma‘ ‘Ulama’: Shaḥīḥ.

Pembanding: SB: 2976; SM: 4304; ST: 3567; SN: 924, 925; MA: 24092, 25002; MM: 425.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.