Mustadrak 73 Firman Allah Kepada Langit dan Bumi (5/5)

Al-MUSTADRAK
(Judul Asli: Al-Mustadraku ‘alash-Shahihain)
Oleh: Imam al-Hakim

Penerjemah: Ali Murtadho
Penerbit: PUSTAKA AZZAM

Rangkaian Pos: Mustadrak Kitab 1 Bab 29 - Allah Maha Indah dan Menyukai Keindahan
  1. 1.Mustadrak 69 Allah Maha Indah, Menyukai Keindahan (1/5)
  2. 2.Mustadrak 70 Sesungguhnya Allah Maha Indah dan Menyukai Keindahan (2/5)
  3. 3.Mustadrak 71 Surga Dikelilingi dengan Hal-hal yang Tidak Disukai (Berbagai Pantangan) (3/5)
  4. 4.Mustadrak 72 Surga Dikelilingi oleh Hal-hal yang Tidak Disukai (Berbagai Pantangan) & Neraka pun Dikelilingi oleh Syahwat (Kesenangan) (4/5)
  5. 5.Anda Sedang Membaca: Mustadrak 73 Firman Allah Kepada Langit dan Bumi (5/5)

ص: 183 ] 73 – حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحِ بْنِ هَانِئٍ، وَ إِبْرَاهِيْمُ بْنُ عَصَمَةَ الْعَدْلُ، قَالَا: ثَنَا السَّرِيُّ بْنُ خُزَيْمَةَ، ثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيْدِ ابْنِ الْأَصْبَهَانِيٍّ، ثَنَا يَحْيَى بْنُ يَمَانٍ، ثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَحْوَلِ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: ( فَقَالَ لَهَا وَ لِلْأَرْضِ اِئْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا ) قَالَ لِلسَّمَاءِ: أَخْرِجِيْ شَمْسَكِ وَ قَمَرَكِ وَ نُجُوْمَكِ، وَ قَالَ لِلْأَرْضِ: شَقِّقِيْ أَنْهَارَكِ وَ أَخْرِجِيْ ثِمَارَكِ، فَقَالَتَا: أَتَيْنَا طَائِعِيْنَ”.

هذَا حَدِيْثٌ صَحِيْحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ وَ لَمْ يُخْرِجَاهُ وَ تَفْسِيْرُ الصَّحَابِيِّ عِنْدَهُمَا مُسْنَدٌ.

73/73. Muḥammad bin Shāliḥ bin Hāni’ dan Ibrāhīm bin ‘Ishmah al-‘Adl menceritakan kepada kami, keduanya berkata: As-Sarī bin Khuzaimah menceritakan kepada kami, Muḥammad bin Sa‘īd bin al-Ashbahānī menceritakan kepada kami, Yaḥyā bin Yamān menceritakan kepada kami, Sufyān menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Sulaimān al-Aḥwal, dari Thāwus, dari Ibnu ‘Abbās r.a.: “Allah lalu berfirman kepadanya (langit dan bumi): “Datanglah kalian berdua menurut perintah-Ku, baik dengan suka hati maupun terpaksa”. Allah lalu berfirman kepada langit: “Keluarkanlah matahari, bulan, serta bintang-bintangmu!” Dia lalu berfirman kepada bumi: “Belahlah sungai-sungaimu dan keluarkanlah buah-buahanmu!” Keduanya lalu berkata: “Kami datang dengan suka hati.” (1341).

Hadits ini shaḥīḥ sesuai syarat al-Bukhārī dan Muslim, tapi keduanya tidak meriwayatkannya. Tafsir sahabat menurut keduanya adalah musnad (bersambung sanad-nya).

Catatan:

  1. (134). Adz-Dzahabī berkata dalam at-Talkhīsh: “Hadits ini sesuai syarat al-Bukhārī dan Muslim. Tafsir sahabat menurut keduanya adalah bersambung sanad-nya (bisa dijadikan hujjah).”
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Klik untuk mendapatkan notifikasi push tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *