Mustadrak 71 Surga Dikelilingi dengan Hal-hal yang Tidak Disukai (Berbagai Pantangan) (3/5)

Al-MUSTADRAK
(Judul Asli: Al-Mustadraku ‘alash-Shahihain)
Oleh: Imam al-Hakim

Penerjemah: Ali Murtadho
Penerbit: PUSTAKA AZZAM

Rangkaian Pos: Mustadrak Kitab 1 Bab 29 - Allah Maha Indah dan Menyukai Keindahan
  1. 1.Mustadrak 69 Allah Maha Indah, Menyukai Keindahan (1/5)
  2. 2.Mustadrak 70 Sesungguhnya Allah Maha Indah dan Menyukai Keindahan (2/5)
  3. 3.Anda Sedang Membaca: Mustadrak 71 Surga Dikelilingi dengan Hal-hal yang Tidak Disukai (Berbagai Pantangan) (3/5)
  4. 4.Mustadrak 72 Surga Dikelilingi oleh Hal-hal yang Tidak Disukai (Berbagai Pantangan) & Neraka pun Dikelilingi oleh Syahwat (Kesenangan) (4/5)
  5. 5.Mustadrak 73 Firman Allah Kepada Langit dan Bumi (5/5)

71 – حَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ إِمْلَاءً، ثَنَا يُوْسُفُ بْنُ يَعْقُوْبَ، ثَنَا أَبُو الرَّبِيْعِ الزَّهْرَانِيُّ، ثَنَا إِسْمَاعِيْلُ بْنُ جَعْفَرٍ، ثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، عَنْ أَبِيْ سَلَمَةَ، عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ سَلَّمَ – قَالَ: “دَعَا اللهُ جَبْرَائِيْلَ فَأَرْسَلَهُ إِلَى الْجَنَّةِ، فَقَالَ: انْظُرْ إِلَيْهَا وَ مَا أَعْدَدْنَا فِيْهَا لِأَهْلِهَا، فَقَالَ: وَ عِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا، فَحُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ قَالَ: ارْجِعْ إِلَيْهَا فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَرَجَعَ، فَقَالَ: وَ عِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيْتُ أَنْ لَا يَدْخُلَهَا أَحَدٌ ” .

هذَا حَدِيْثٌ صَحِيْحٌ عَلَى شَرْطِ مُسْلِمٍ وَ لَمْ يُخْرِجَاهُ، وَ قَدْ رَوَاهُ حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو بِزِيَادَةِ أَلْفَاظٍ.

71/71. Abū Bakar bin Isḥāq menceritakan kepada kami dengan cara imlā’ (mendikte), Yūsuf bin Ya‘qūb menceritakan kepada kami, Abur-Rabī‘ az-Zahrānī menceritakan kepada kami, Ismā‘īl bin Ja‘far menceritakan kepada kami dari Abū Salamah, dari Abū Hurairah, bahwa Rasūlullāh s.a.w. bersabda: “Allah memanggil Jibril lalu mengirimnya ke surga, kemudian berfirman: “Lihatlah di dalamnya apa-apa yang telah Aku persiapkan untuk penghuninya.” Jibril a.s. lalu berkata: “Demi kemuliaan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya”. Dia pun dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai (berbagai pantangan). Allah lalu berfirman: “Kembalilah dan lihatlah kembali”. Jibril pun kembali, lalu dia berkata: “Demi kemuliaan-Mu, aku khawatir tidak ada seorang pun yang bisa memasukinya.” (1321).

Hadits ini shaḥīḥ sesuai syarat Muslim. Al-Bukhārī dan Muslim tidak meriwayatkannya.

Ḥammād bin Salamah meriwayatkannya dari Muḥammad dan ‘Amr dengan tambahan redaksi.

Catatan:

  1. (132). Adz-Dzahabī berkata dalam at-Talkhīsh: “Hadits ini sesuai syarat Muslim.”
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Klik untuk mendapatkan notifikasi push tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *