Mustadrak 35 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (7/8)

Al-MUSTADRAK
(Judul Asli: Al-Mustadraku ‘alash-Shahihain)
Oleh: Imam al-Hakim

Penerjemah: Ali Murtadho
Penerbit: PUSTAKA AZZAM

Rangkaian Pos: Mustadrak Kitab 1 Bab 16 - Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, & yang Suka Berkata Kotor
  1. 1.Mustadrak 29 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (1/8)
  2. 2.Mustadrak 30 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (2/8)
  3. 3.Mustadrak 31 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (3/8)
  4. 4.Mustadrak 32 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (4/8)
  5. 5.Mustadrak 33 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (5/8)
  6. 6.Mustadrak 34 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (6/8)
  7. 7.Anda Sedang Membaca: Mustadrak 35 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (7/8)
  8. 8.Mustadrak 36 Bukanlah Seorang Mu’min yang Suka Banyak Mencela, Mengutuk, Berbuat Keji, dan yang Suka Berkata Kotor (8/8)

35 – وَ أَمَّا حَدِيْثُ مَعْمَرٍ فَأَخْبَرَنَاهُ أَبُوْ عَبْدِ اللهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ الْحَمِيْدِ الصَّنْعَانِيُّ، ثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيْمَ، ثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِيْ كَثِيْرٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ، عَنْ أَبِيْ سَلَّامٍ، عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ سَلَّمَ – سُئِلَ: مَا الْإِيْمَانُ؟ فَقَالَ: “مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ، وَ سَاءَتْهُ سَيِّئَتُهُ فَهُوَ مُؤْمِنٌ”.

هذِهِ الْأَحَادِيْثُ كُلُّهَا صَحِيْحَةٌ مُتَّصِلَةٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ.

35/35. Abū ‘Abdillāh Muḥammad bin ‘Alī bin ‘Abd-ul-Ḥamīd ash-Shan‘ānī mengabarkannya kepada kami, Isḥāq bin Ibrāhīm menceritakan kepada kami, ‘Abd-ur-Razzāq menceritakan kepada kami, Ma‘mar mengabarkan kepada kami dari Yaḥyā bin Abī Katsīr, dari Zaid bin Sallām, dari Abū Sallām, dari Abū Umāmah, bahwa Rasūlullāh s.a.w. ditanya: “Apakah iman itu?” Beliau menjawab: “Barang siapa senang ketika melakukan kebaikan dan sedih ketika melakukan kejahatan, maka dia seorang mu’min.” (951).

Hadits-hadits ini semuanya shaḥīḥ dan muttashil sesuai syarat al-Bukhārī dan Muslim.

Catatan:

  1. (95). Lih. Hadits no. 33.
Dapatkan Notifikasi Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *