Al-Mu’jam-ash-Shaghir – Yang Bernama Ahmad (44/100): Iqamah Di Masa Nabi S.A.W

Al-Mu‘jam-ush-Shaghīr
(Judul Asli: Al-Muhalla)
Oleh: Abul-Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani

Penerjemah: Anshari Taslim
Penerbit: PUSTAKA AZZAM

Rangkaian Pos: Al-Mu'jam-ush-Shaghir Bab Alif - Yang Bernama Ahmad

رقم الحديث: 44
(حديث مرفوع) حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَمْدُوْنَ الْمَوْصِلِيُّ، حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ الْأَسَدِيُّ الْمَوْصِلِيُّ، حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ يَزِيْدَ الْجَرْمِيُّ، عَنْ إِسْرَائِيْلَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: “إِذَا أُقِيْمَتِ الصَّلَاةُ، فَلَا تَقُوْمُوْا حَتَّى تَرَوْنِيْ”، لَمْ يَرْوِهِ عَنْ سِمَاكٍ، إِلَّا إِسْرَائِيْلُ، وَ لَا عَنْ إِسْرَائِيْلَ، إِلَّا الْقَاسِمُ الْجَرْمِيُّ، تَفَرَّدَ بِهِ صَالِحُ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ.

  1. Aḥmad bin Ḥamdūn al-Maushilī (1471) menceritakan kepada kami, Shāliḥ bin ‘Abd-ush-Shamad al-Asadī al-Maushilī menceritakan kepada kami, al-Qāsim bin Yazīd al-Jarmī menceritakan kepada kami, dari Isrā’īl, dari Simāk bin Ḥarb, dari Jābir bin Samurah yang berkata: Rasūlullāh s.a.w. bersabda: “Apabila shalat sudah diiqamatkan maka jangan dulu kalian berdiri sampai kalian melihatku.

Tidak ada yang meriwayatkannya dari Simāk kecuali Isrā’īl dan tidak ada pula yang meriwayatkannya dari Isrā’īl selain al-Qāsim al-Jarmī, hanya Shāliḥ bin ‘Abd-ush-Shamad yang meriwayatkannya.

Isnād: Diriwayatkan pula oleh ath-Thabrānī dalam al-Awsath. Al-Haitsamī berkata: “Isnād-nya ḥasan.” (1482).

Catatan:

  1. (147). Saya belum menemukannya.
  2. (148). Majma‘-uz-Zawā’id (2/75).

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.