Syarah Hikmah Ke-31 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

شَرْحَ
AL-HIKAM
Oleh: KH. SHOLEH DARAT
Maha Guru Para Ulama Besar Nusantara
(1820-1903 M.)

Penerjemah: Miftahul Ulum, Agustin Mufarohah
Penerbit: Penerbit Sahifa

Syarah al-Hikam

KH. Sholeh Darat
[Ditulis tahun 1868]

SYARAH HIKMAH KE-31

 

أُخْرُجْ مِنْ أَوْصَافِ بَشَرِيَّتِكَ عَنْ كُلِّ وَصْفٍ مُنَاقِضٍ لِعُبُوْدِيَّتِكَ لِتَكُوْنَ لِنِدَاءِ الْحَقِّ مُجِيْبًا وَ مِنْ حَضْرَتِهِ قَرِيْبًا.

Keluarlah dari sifat-sifat manusiawimu, yaitu dari semua sifat yang bertentangan dengan penghambaanmu, agar engkau dapat menyambut seruan Allah dan dekat dengan hadhirat-Nya.

Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata:

أُخْرُجْ مِنْ أَوْصَافِ بَشَرِيَّتِكَ عَنْ كُلِّ وَصْفٍ مُنَاقِضٍ لِعُبُوْدِيَّتِكَ لِتَكُوْنَ لِنِدَاءِ الْحَقِّ مُجِيْبًا وَ مِنْ حَضْرَتِهِ قَرِيْبًا.

Keluarlah dari sifat-sifat manusiawimu, yaitu dari semua sifat yang bertentangan dengan penghambaanmu, agar engkau dapat menyambut seruan Allah dan dekat dengan hadhirat-Nya

Keluarkan dirimu dari sifat-sifat manusiawimu yang tercela, dari sifat-sifat yang bisa merusak sifat penghambaanmu, agar engkau bisa melaksanakan seruan Allah dan dekat dengan hadhirat-Nya.

Wahai murīd, buanglah sifat-sifat manusiawimu yang tercela, layaknya, ‘ujub, riyā’, takabbur, dengki, dan lainnya sebagaimana dulu sudah dituturkan, buanglah dengan jalan riyādhah dan giat dalam ber‘ibādah agar engkau dapat melaksanakan seruan Allah. Jika engkau sudah membuang sifat-sifat tercelamu, engkau akan memiliki sifat-sifat penghambaan, seperti tawādhu‘, khusyū‘, ta‘zhīm, dan ikhlāsh di dalam segala ‘amal ‘ibādahmu. Ketika engkau diseru oleh-Nya dengan seruan yang samar “wahai hamba-Ku”, engkau menjawabnya “labbaik”, benarlah jawabanmu karena engkau adalah hamba yang sejati.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *