Syarah Hikmah Ke-109 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

شَرْحَ
AL-HIKAM
Oleh: KH. SHOLEH DARAT
Maha Guru Para Ulama Besar Nusantara
(1820-1903 M.)

Penerjemah: Miftahul Ulum, Agustin Mufarohah
Penerbit: Penerbit Sahifa

Syarah al-Hikam

KH. Sholeh Darat
[Ditulis tahun 1868]

SYARAH HIKMAH KE-109

 

مَنِ اسْتَغْرَبَ أَنْ يُنْقِذَهُ اللهُ مِنْ شَهْوَتِهِ وَ أَنْ يُخْرِجَهُ مِنْ وُجُوْدُ غَفْلَتِهِ فَقَدِ اسْتَعْجَزَ الْقُدْرَةَ الْإِلهِيَّةَ: وَ كَانَ اللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا.

Barang siapa merasa tidak mungkin dapat diselamatkan oleh Allah dari pengaruh hawa-nafsu syahwatnya, atau dihindarkan dari kelalaiannya, maka berarti ia telah menganggap lemah qudrat Ilahi (kekuasaan Allah). Padahal, “Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

 

Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata:

مَنِ اسْتَغْرَبَ أَنْ يُنْقِذَهُ اللهُ مِنْ شَهْوَتِهِ وَ أَنْ يُخْرِجَهُ مِنْ وُجُوْدُ غَفْلَتِهِ فَقَدِ اسْتَعْجَزَ الْقُدْرَةَ الْإِلهِيَّةَ: وَ كَانَ اللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا.

Barang siapa merasa tidak mungkin dapat diselamatkan oleh Allah dari pengaruh hawa-nafsu syahwatnya, atau dihindarkan dari kelalaiannya, maka berarti ia telah menganggap lemah qudrat Ilahi (kekuasaan Allah). Padahal, “Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

Barang siapa berkeyakinan bahwa Allah tidak mampu menyelamatkan hamba-hambaNya dari syahwatnya dan ujian hawa-nafsunya, maka ia sungguh melemahkan sifat Qudrah Allah.

Padahal Allah adalah Dzāt yang menguasai segala sesuatu. Ya‘ni, sangat rasional jika Allah berkehendak mengasihi hamba-Nya maka Ia akan mengeluarkan mereka dari pengaruh syahwat dan hawa-nafsunya, walaupun mereka selalu berbuat maksiat, jika Allah hendak menjadikan mereka kekasih maka ia akan menjauhkannya dari perbuatan maksiat dan menjadikannya orang yang shāliḥ. Sebagaimana cerita Syaikh Fudhail bin ‘Iyādh r.a., awalnya beliau adalah pembegal besar, lalu ia meninggalkan kemaksiatan tersebut, dan ia menjadi kekasih dan wali Allah.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.