Surah an-Naba’ 78 – Tafsir Rahmat

78. AN-NABA’ (BERITA BESAR)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 40. Diturunkan sesudah surat al-Ma‘ārij. Dinamakan an-Naba’ karena disebutkan pada ayat 2 dari surat ini. Di antara isinya: Memperingatkan orang-orang musyrikin akan hari kiamat. Menerangkan kekuasaan Allah untuk mengadakan kiamat dan menjelaskan bukti-bukti bahwa kiamat itu pasti terjadi. Menerangkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari kiamat yang diterima orang-orang beriman dan taqwa. Orang-orang kafir ingin mereka dikembalikan menjadi…

Surah an-Nazi’at 79 – Tafsir Rahmat

79. AN-NĀZI‘ĀT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 46. Diturunkan sesudah surah an-Naba’. Dinamakan an-Nāzi‘āt karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Hari kiamat pasti terjadi. Membantah orang-orang musyrikin yang tidak mempercayai hari kiamat itu. Sekelumit kisah Mūsā dan Fir‘aun. Memberikan keterangan tentang hari berbangkit dan peristiwa-peristiwa hari kiamat. Manusia pada hari itu ada dua golongan, yang bahagia dan yang…

Surah ‘Abasa 80 – Tafsir Rahmat

80. ‘ABASA (BERMUKA MASAM)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 42. Diturunkan sesudah surat an-Najm. Dinamakan ‘Abasa karena disebutkan dalam ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menurut riwayat surat ini turun karena persoalan ‘Abdullāh Ibnu Ummi Maktūm, ‘Umar bin Qais, paman Khadijah. Ia memotong pembicraan Rasūlullāh s.a.w. waktu ia menerima orang-orang penting Quraisy. Di antara mereka Abū Jahal bin Hisyām, ‘Abbās bin ‘Abd-il-Muththalib, Walīd bin…

Surah at-Takwir 81 – Tafsir Rahmat

81. AT-TAKWĪR (MENGGULUNG)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 29. Diturunkan sesudah al-Fātiḥah (sebelum al-A‘lā). Dinamakan at-Takwīr karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menerangkan peristiwa-peristiwa hari kiamat. Al-Qur’ān wahyu Allah yang disampaikan oleh Jibrīl, malaikat yang dipercaya. Allah melakukan kehendak-Nya (masyiyyah-Nya) sesuai dengan sunnah yang sudah ditetapkan-Nya. Allah Maha ‘Adil lagi Maha Bijaksana. Allah tidak menganiaya hamba-Nya. Allah Maha Pemurah lagi Maha…

Surah al-Infithar 82 – Tafsir Rahmat

82. AL-INFITHĀR (TERBELAH)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 19. Diturunkan sesudah Surat an-Nāzi‘āt. Dinamakan al-Infithār karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menerangkan peristiwa hari kiamat. Memperingatkan manusia kenapa ia lalai dari beribadat dan memungkiri hari kiamat. Manusia selalu diawasi oleh para malaikat yang menuliskan amal perbuatannya. Orang-orang yang taat dan baik-baik dalam surga tempatnya. Orang-orang yang durhaka, neraka tempat diamnya.  …

Surah al-Muthaffifin 83 – Tafsir Rahmat

83. AL-MUTHAFFIFĪN (YANG MENGURANGI TIMBANGAN)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 36. Diturunkan sesudah surat al-‘Ankabūt. Dinamakan al-Muthaffifīn karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Sikap mengurangi timbangan menimbang untuk orang lain dan meminta dicukupkan timbangan untuk diri sendiri, adalah sikap yang tercela. Berat sebelah, kata orang. Menerangkan bahwa kitab amalan orang-orang beriman jauh lebih tinggi nilainya daripada kitab amalan orang-orang durhaka. Menerangkan…

Surah al-Insyiqaq 84 – Tafsir Rahmat

AL-INSYIQĀQ (TERBELAH)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 25. Diturunkan sesudah surat al-Infithār. Dinamakan al-Insyiqāq karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menerangkan peristiwa-peristiwa hari kiamat. Dalam kesibukan manusia sehari-hari ia lupa bahwa umurnya semakin kurang dan ia semakin dekat pada ajalnya. Akhirnya ia akan menemui Tuhannya. Berbahagialah siapa yang didatangkan kitabnya dari kanan dan sengsaralah siapa yang didatangkan kitabnya dari belakang. Orang-orang…

Surah al-Buruj 85 – Tafsir Rahmat

85. AL-BURŪJ (BINTANG-BINTANG)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 22. Diturunkan sesudah surat asy-Syams. Dinamakan al-Burūj karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Tindakan kejam orang-orang kafir terhadap orang-orang beriman. Orang-orang yang menyiksa orang-orang beriman akan menemui ‘adzab yang amat berat. Orang yang beriman akan memperoleh kemenangan yang besar. Al-Qur’ān tetap terpelihara kesuciannya, tidak dapat ditandingi manusia.   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ وَ

Surah ath-Thariq 86 – Tafsir Rahmat

86. ATH-THĀRIQ (YANG DATANG DI MALAM HARI)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 17. Diturunkan sesudah surat al-Balad. Dinamakan ath-Thāriq karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Bintang, besar manfaatnya bagi manusia dan pantas dijadikan bahan studi. Manusia hendaklah mempelajari asal-usul kejadiannya yang begitu rumitnya agar ia bersyukur kepada Tuhannya. Al-Qur’ān memberikan penjelasan antara yang hak dan yang batil. Isinya semua benar, tidak…