Hati Senang

028 Miqdad Bin Aswad – Hilyat-ul-Auliya’ wa Thabaqat-ul-Ashfiya’ (2/2)

حلية الأولياء وطبقات الأصفياء
Ḥilyat-ul-Auliyā’i wa Thabaqāt-ul-Ashfiyā’
(Perhiasan para Wali dan Tingkatan-tingkatan Orang-orang yang Suci.)

Oleh: Al-Imam Abu Nu’aim al-Ashfahani r.h.

Rangkaian Pos: 028 Miqdad Bin Aswad - Hilyat-ul-Auliya' wa Thabaqat-ul-Ashfiya'
  1. 1.028 Miqdad Bin Aswad – Hilyat-ul-Auliya’ wa Thabaqat-ul-Ashfiya’ (1/2)
  2. 2.Anda Sedang Membaca: 028 Miqdad Bin Aswad – Hilyat-ul-Auliya’ wa Thabaqat-ul-Ashfiya’ (2/2)

Catatan:

  1. 2). Hadits ini dha‘īf.H.R. ath-Thabrānī (al-Mu‘jam al-Kabīr, 20/258, 259, no. 609) dengan redaksi yang mirip.

    Al-Haitsamī (Majma‘ az-Zawā’id, 5/201) berkata: “Para periwayatnya merupakan para periwayat hadits-hadits shahīh, selain ‘Umair bin Isḥāq (siapa dia?????, tidak disebut namanya di dalam hadits di atas – SH.) yang dinilai tsiqah oleh Ibnu Ḥibbān dan selainnya, dan dinilai lemah oleh Ibnu Ma‘īn dan selainnya. Sedangkan ‘Abd bin Aḥmad (siapa dia?????, tidak disebut namanya di dalam hadits di atas – SH.) periwayat yang tsiqah.”

  2. 8). Hadits ini shaḥīḥ.H.R. ath-Thabrānī (al-Mu‘jam al-Kabīr, 20/252, no. 589) dan (Musnad asy-Syāmiyyīn (2021).

    Hadits ini dinilai shaḥīḥ oleh al-Albānī dalam Silsilah al-Aḥādīts as-Shaḥīḥah (975).

Langganan buletin Hati Senang

Masukkan email Anda untuk mengetahui tentang artikel terbaru di hatisenang.com

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas