0-1 Pembahasan Dalam Jam’-ul-Jawami’

JAM‘-UL-JAWĀMI‘

Kajian dan Penjelasan dua Ushul
(Ushul Fiqh dan Ushuluddin)

Penyusun:
Darul Azka
Kholid Afandi
Nailul Huda

Penerbit: Santri salaf crew.

وَ نَضْرَعُ إِلَيْكَ فِيْ مَنْعِ الْمَوَانِعِ عَنْ إِكْمَلِ جَمْعِ الْجَوَامِعِ الْآتِيْ مِنْ فَنِّي الْأُصُوْلِ بِالْقَوَاعِدِ الْقَوَاطِعِ الْبَالِغِ مِنَ الْإِحَاطَةِ بِالْأَصْلَيْنِ مَبْلَغَ ذَوِي الْجِدِّ وَ التَّشْمِيْرِ الْوَارِدِ مِنْ زُهَاءِ مِائَةِ مُصَنَّفٍ مَنْهَلًا يُرْوِيْ وَ يَمِيْزُ الْمُحِيْطُ مَا فِيْ شَرْحَيَّ عَلَى الْمُخْتَصَرِ وَ الْمَنْهَاجِ مَعَ مَزِيْدٍ كَثِيْرٍ، وَ يَنْحَصِرُ فِيْ مُقَدِّمَاتٍ وَ سَبْعَةِ كُتُبٍ.

Dan kami merendah diri berharap kepada-Mu dalam mencegah segala penghalang dari penyempurnaan kitab Jam‘-ul-Jawāmi‘ yang hadir dari dua disiplin ilmu Ushūl (yakni ushul fiqh dan ushūluddīn) dengan menampilkan kaidah-kaidah pasti yang memahamkan, berupa penjelasan menyeluruh tentang dua pokok (yakni ushūl fiqh dan ushūluddīn), sebagaimana penjelasan para ahli ijtihad dan penekun ilmu. Yang terhimpun dari sekitar seratus karangan, sebagai mata air penyegar dan pengenyang, (juga) sebagai penghimpun keterangan dalam dua syarh-ku, Syarḥ kitab Mukhtashar (karya Ibn-ul-Ḥājib) dan Syarḥ kitab Minhāj (karya al-Baidhawī), disertai banyak tambahan. (Kitab Jam‘-ul-Jawāmi‘ ini) memuat muqaddimah dan tujuh kitab pembahasan.

 

PEMBAHASAN DALAM JAM‘-UL-JAWĀMI‘

Kitab Jam‘-ul-Jawāmi‘ ini memuat muqaddimah yang di dalamnya dipaparkan definisi hukum dan pembagiannya, serta berisi tujuh kitab pembahasan, yakni:

  1. Pembahasan tentang al-Kitāb (al-Qur’ān).
  2. Pembahasan tentang as-Sunnah.
  3. Pembahasan tentang Ijma‘.
  4. Pembahasan tentang Qiyās.
  5. Pembahasan tentang istidlāl.
  6. Pembahasan tentang ta‘ādul dan tarjīḥ di antara lima dalil di atas saat terjadi pertentangan.
  7. Pembahasan tentang ijtihad yang menghubungkan antara dalil-dalil dan madlūl-nya. Serta hal-hal yang terkait dengannya, berupa pembahasan tentang taqlīd, hukum-hukum muqallid (pelaku taqlīd) dan kode etik fatwa. Juga dibahas pula tentang ilmu kalam, diawali pembahasan taqlīd dalam ushūluddīn (pokok-pokok agama), dan diakhiri dengan pembahasan yang selaras dengannya, yakni tasawwuf, sebagai pamungkas kitab.

Komentar

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak memulai diskusi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *