2-3-2 Wawu Sebagai Pengganti Dhammah – Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

Wāwu Sebagai Pengganti Dhammah MATAN وَ أَمَّا الْوَاوُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلرَّفْعِ فِيْ مَوْضِعَيْنِ فِيْ جَمْعِ الْمُذَكَّرِ السَّالِمِ وَ فِي الْأَسْمَاءِ الْخَمْسَةِ وَ هِيَ أَبُوْكَ وَ أَخُوْكَ وَ حَمُوْكَ وَ فُوْكَ وَ ذُوْ مَالٍ Adapun huruf wāwu, ia menjadi tanda bagi i‘rāb rafa‘ pada dua tempat yaitu pada jama‘ mudzakkar sālim dan pada asmā’-ul-khamsah, yaitu (أَبُوْكَ), (أَخُوْكَ), (حَمُوْكَ), (فُوْكَ), dan (ذُوْ مَالٍ

001-2 Pengertian Kalam – Ngaji Jurumiyyah

URAIAN Pengertian Kalām Makna dari lafazh adalah suara yang memuat sebagian huruf hijā’iyyah baik secara nyata atau secara hukumnya saja, seperti halnya dhamīr mustatir dalam fi‘il amar, contoh: (قُمْ) dengan pentakdiran lafazh (أَنْتَ) (11), atau dalam fi‘il mudhāri‘, seperti contoh: (نَقُوْمُ) dengan pentakdiran lafazh (نَحْنُ) karena lafazh-lafazh tersebut dihukumi sebagaimana lafazh yang diucapkan, dengan bukti dhamīr yang ada pada lafazh tersebut akan…

3-3 Rahasia di Balik I‘rab bagi Isim dan Fi‘il – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik I‘rāb bagi Isim dan Fi‘il فَلِلْأَسْمَاءِ مِنْ ذلِكَ الرَّفْعُ وَ النَّصْبُ وَ الْخَفْضُ وَ لَا جَزْمَ فِيْهَا وَ لِلْأَفْعَالِ مِنْ ذلِكَ الرَّفْعُ وَ النَّصْبُ وَ الْجَزْمُ وَ لَا خَفْضَ فِيْهَا. I‘rāb-i‘rāb yang dimiliki kalimah isim adalah rafa‘, nashab, dan khafadh. Tidak ada i‘rāb jazm di dalamnya. Sementara i‘rāb-i‘rāb yang dimiliki kalimah fi‘il adalah rafa‘, nashab, dan jazm. Tidak ada i‘rāb khafadh di dalamnya. Telah dijelaskan terdapat tiga…

2-4-4 Ya’ Sebagai Pengganti Fathah – Tanda-tanda I‘rab Nashab – Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

YĀ’ SEBAGAI PENGGANTI FATḤAH MATAN وَ أَمَّا الْيَاءُ فَتَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي التَّثْنِيَةِ وَ الْجَمْعِ “Huruf yā’ menjadi tanda nashab pada isim mutsannā dan jama‘ mudzakkar sālim.” SYARAH Anda telah mengetahui definisi mutsannā dan jama‘ mudzakkar sālim pada pembahasan sebelumnya. Kami akan menerangkan kepada anda bahwa anda dapat mengenal bentuk nashab kedua isim tersebut dengan keberadaan huruf yā’ pada akhir kata. Untuk membedakan keduanya anda tinggal mencermati penjelasan berikut. Pada…

6-2 Rahasia di Balik Maf‘ul Pengganti yang Tidak Disebutkan Fa‘ilnya (Na’ibul Fa‘il) – Huruf-huruf Magis

Rahasia di Balik Maf‘ūl Pengganti yang Tidak Disebutkan Fā‘ilnya (Nā’ibul Fā‘il)   بَابُ الْمَفْعُوْلِ الَّذِيْ لَمْ يُسَمَّ فَاعِلُهُ وَ هُوَ الْاِسْمُ الْمَرْفُوْعُ الَّذِيْ لَمْ يُذْكَرْ فَاعِلُهُ فَإِنْ كَانَ الْفِعْلُ مَاضِيًا ضُمَّ أَوَّلُهُ وَ كُسِرَ مَا قَبْلَ آخِرِهِ وَ إِنْ كَانَ مُضَارِعًا ضُمَّ أَوَّلُهُ وَ فُتِحَ مَا قَبْلَ آخِرِهِ وَ هُوَ عَلَى قِسْمَيْنِ ظَاهِرٌ وَ مُضْمَرٌ فَالظَّاهِرُ نَحْوُ قَوْلِكَ ضُرِبَ زَيْدٌ وَ يُضْرَبُ زَيْدٌ وَ أُكْرِمَ عَمْرٌو وَ يُكْرَمُ عَمْرٌو وَ

Kalam – Ilmu Nahwu Sistem 24 jam

الْأَجُرُّوْمِيَّةُ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang الْكَلَامُ هُوَ اللَّفْظُ الْمُرَكَّبُ الْمُفِيْدُ بِالْوَضْعِ Kalam adalah lafazh yang tersusun yang berfaedah bagi orang yang dituju. Maksudnya, kalam adalah lafazh yang tersusun yang berfaedah bagi orang yang mendengar atau yang diajak bicara. Kalam, menurut istilah para ahli Ilmu Nahwu, ialah harus memenuhi empat syarat, yaitu: 1. Lafazh, yaitu: فَاللَّفْظُ هُوَ الصَّوْتُ الْمُشْتَمِلُ عَلَى بَعْضِ الْحُرُوْفِ

001-3 Bagian-bagian Kalam – Ngaji Jurumiyyah

Bagian-bagian Kalām Bagian-bagian kalām itu terbagi menjadi tiga: isim, fi‘il dan ḥurūf yang muncul karena sebuah makna. Isim dalam istilah Nuḥāt diartikan sebagai kalimat yang menunjukkan sebuah makna dari kalimat tersebut dan tidak besertaan dengan salah satu dari tiga zaman (zaman mādhī, mustaqbāl ataupun ḥāl). Sedangkan fi‘il adalah kalimat yang menunjukkan sebuah makna dari kalimat tersebut dan besertaan dengan salah satu dari tiga zaman (zaman mādhī, mustaqbāl ataupun ḥāl). Contoh…

4-0 Rahasia-rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rab – Huruf-huruf Magis

Rahasia-rahasia di Balik Tanda-tanda I‘rāb Mushannif kitab al-Jurumiyyah, dalam bab ini, menuturkan tanda-tanda perubahan seorang hamba, dari satu tahapan ke tahapan yang lain. Perubahan ini terkait dengan kondisi hati dan prasangka-prasangka yang buruk dan rendah di dalam hati. Adakalanya dari rafa‘ (ketinggian) menuju khafadh (kerendahan), atau sebaliknya. Dari keadaan tertekan menuju kelonggaran, atau sebaliknya. Begitu juga terkait dengan perbedaan pengaruh perubahan kondisi. Pengaruh-pengaruh tersebut meninggalkan tanda-tanda yang terlihat jelas bagi…

2-4-5 Hadzfun Nun (Membuang Nun) Sebagai Pengganti Fathah – Tanda-tanda I‘rab Nashab – Ilmu Nahwu Tuhfat-us-Saniyah

HADZFUN NŪN (MEMBUANG NŪN) SEBAGAI PENGGANTI FATḤAH MATAN وَ أَمَّا حَذْفُ النُّوْنِ فَيَكُوْنُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي الْأَفْعَالِ الْخَمْسَةِ الَّتِيْ رَفْعُهَا بِثَبَاتِ النُّوْنِ “Hadzfun nūn (membuang huruf nūn) menjadi tanda i‘rāb nashab pada af‘āl-ul-khamsah, yang mana tanda rafa‘-nya dengan tsubūtun nūn (tetapnya huruf nūn).” SYARAH Anda telah mengetahui dari pembahasan yang telah lewat – definisi af‘āl-ul-khamsah-, sekarang kami akan menjelaskan bahwa anda dapat mengetahui kedudukan nashab kata tersebut jika anda menjumpai…