1-1 Tahapan Ilmu – Minhaj-ul-Abidin | Bagian 1

BAB I TAHAPAN ILMU (Bagian 1 dari 3)   Mengawali pembahasan pada tahap pertama jalan yang harus ditempuh orang-orang yang beribadah, yaitu Tahapan Ilmu, dengan memohon taufiq kepada Allah s.w.t. Selanjutnya, wahai orang yang menginginkan keselamatan dan hendak menempuh jalan ibadah, semoga Allah memberikan petunjuk dan ilmu kepada Anda, karena ilmu merupakan pangkal dan sumber segala kebaikan. Ketahuilah, sesungguhnya ilmu dan ibadah adalah permata. Karena keduanya, Anda bisa melihat dan…

1-2 Tahapan Ilmu – Minhaj-ul-Abidin | Bagian 2

BAB I TAHAPAN ILMU (Bagian 2 dari 3)   Kedua: Alasan kedua mengapa ilmu harus didahulukan, adalah karena ilmu yang bermanfaat akan membuahkan rasa takut kepada Allah dan mengagungkan-Nya. Allah s.w.t. berfirman: إِنَّمَا يَخْشَى اللهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ Artinya: “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hambaNya, hanyalah ulama.” (Fāthir: 28) Demikian itu karena orang yang tidak mengenal Allah dengan baik dan yang sebenar-benarnya, maka dia tidak akan takut kepada-Nya…

1-3 Tahapan Ilmu – Minhaj-ul-Abidin | Bagian 3

BAB I TAHAPAN ILMU (Bagian 3 dari 3)   Diriwayatkan bahwa Allah s.w.t. memberikan wahyu kepada Nabi Dāūd a.s. Ia berfirman: “Wahai Dāūd, belajarlah ilmu yang bermanfaat.” Daud berkata: “Wahai Tuhanku, apakah ilmu yang bermanfaat itu?” Allah berfirman, “Ketahuilah akan keagungan dan kebesaran-Ku, kesempurnaan kekuasaan-Ku atas segala sesuatu, karena hal itu akan mendekatkan Anda kepada-Ku.” Diriwayatkan dari ‘Alī Karramallāhu Wajhah, ia berkata: “Tidaklah menggembirakanku, seandainya aku mati dalam keadaan masih…

2-1 Tahapan Tobat – Minhaj-ul-Abidin (Bagian 1)

BAB II TAHAPAN TOBAT (Bagian 1)   Selanjutnya, wahai orang yang menempuh jalan ibadah – semoga Allah memberikan petunjuk kepada Anda – untuk bertobat. Perintah bertobat ini, disebabkan dua hal, yaitu: Pertama: Agar Anda mendapatkan petunjuk dalam menjalankan ketaatan kepada Allah. Karena kekejian dosa itu sebagai penghalang melakukan kebaktian dan untuk mendapatkan rahmat serta mengakibatkan kehinaan. Jeratan dosa-dosa itu, mencegah Anda untuk melakukan ketaatan dan sebagai jerat yang mencegah Anda…

2-2 Tahapan Tobat – Minhaj-ul-Abidin (Bagian 2)

BAB II TAHAPAN TOBAT (Bagian 2)   Apabila dikatakan, bukankah Nabi s.a.w. bersabda: النَّدَمُ تُوْبَةٌ Artinya: “Menyesali dosa adalah tobat.” Dan beliau tidak menyebutkan syarat-syarat dan yang Anda kemukakan tersebut yang terasa begitu memberatkan? Maka dikatakan padanya sebagai jawabannya, ketahuilah bahwa penyesalan (an-nadāmah) itu, tidak berada pada kekuasaan seorang hamba. Cobalah Anda renungkan, bisa saja seseorang merasa menyesal di dalam hatinya terhadap perkara yang diperbuatnya, padahal ia ingin…

2-3 Tahapan Tobat – Minhaj-ul-Abidin (Bagian 3)

BAB II TAHAPAN TOBAT (Bagian 3)   Agar dapat keluar dan terbebas dari dosa, maka ketahuilah bahwa dosa itu, secara garis besar ada 3 macam, yaitu: Pertama: Dosa meninggalkan kewajiban-kewajiban yang telah diwajibkan oleh Allah kepada Anda, seperti meninggalkan shalat, puasa, kaffarat dan lain sebagainya. Maka Anda harus mengganti atau mengqadhakannya. Kedua: Dosa Anda terhadap Allah s.w.t. seperti dosa minum khamar, bermain seruling (alat musik yang membuat lalai kepada Allah…

2-4 Tahapan Tobat – Minhaj-ul-Abidin (Bagian 4)

BAB II TAHAPAN TOBAT (Bagian 4)   Pasal: Selanjutnya, ketahuilah bahwa Tahapan Tobat ini, merupakan tahapan atau tanjakan yang sangat sulit ditempuh, tetapi sangat urgen dan besar bahaya yang merintanginya. Telah sampai kepadaku, berita tentang orang yang sangat alim dan mengamalkan ilmunya. Abī Isḥāq al-Isfarayl berkata: “Aku telah berdoa kepada Allah s.w.t. selama 30 tahun agar aku dianugerahi tobat secara murni dan sungguh-sungguh (taubat nashūḥā). Hingga aku merasa heran dan…

2-5 Tahapan Tobat – Minhaj-ul-Abidin (Bagian 5)

BAB II TAHAPAN TOBAT (Bagian 5)   Pasal: Kesimpulannya adalah bahwa apabila Anda mulai bertobat, bersihkan hati Anda dari keinginan berbuat dosa, dengan membulatkan tekad tidak akan kembali mengerjakan perbuatan dosa selamanya, kecuali apa yang ditakdirkan Allah dalam ilmu-Nya bahwa Anda akan berdosa. Allah s.w.t. Maha Mengetahui akan kebulatan tekad yang keluar dari hati yang bersih, kesungguhan mencari kerelaan orang yang dizalimi dan mengqadha kewajiban-kewajiban yang terlewatkan dengan sekuat tenaga,…

3-1-1 Tahapan Rintangan – Harta Duniawi (1/2) | Minhaj-ul-Abidin

BAB III TAHAPAN RINTANGAN   Wahai orang yang menempuh jalan ibadah – semoga Allah memberikan petunjuk kepada Allah – anda harus menepis segala rintangan yang menghalangi anda dalam beribadah, sehingga ibadah anda menjadi lurus. Sebagaimana telah kami sebutkan, bahwa rintangan-rintangan dalam beribadah itu ada empat, yaitu: 1. Rintangan Pertama Berupa Harta Duniawi (Bagian 1/2) Di dalam menghadapi dan menolak rintangan pertama yang berupa dunia adalah dengan mengosongkan hati dari urusan…
Lewat ke baris perkakas