Hati Senang

013 Jangan Menunda Ber’amal Shalih – Telaga Ma’rifat

13 JANGAN MENUNDA BER‘AMAL SHALIH   19. إِحَالَتُكَ الْأَعْمَالَ عَلَى وُجُوْدِ الْفَرَاغِ مِنْ رُعُوْنَاتِ النَّفْسِ Menunda ber‘amal shalih dan menunggu kesempatan (waktu luang) merupakan kedunguan jiwa.   ‘Amal shalih adalah perbuatan baik. Tidak terbatas pada perbuatan ritual ibadah kepada Allah saja. Namun menyantuni yatim piatu dan fakir miskin juga ‘amal shalih, bahkan menyingkirkan duri di jalan pun termasuk di dalamnya. Kita memang diperintahkan untuk berbuat baik. Perbuatan baik atau ‘amal…

012 Allah Tak Bisa Dipaksa Menuruti Fantasi Manusia – Telaga Ma’rifat

12 ALLAH TAK BISA DIPAKSA MENURUTI FANTASI MANUSIA   17. مَا تَرَكَ مِنَ الْجَهْلِ شَيْئًا مَنْ أَرَادَ أَنْ يُحْدِثَ فِي الْوَقْتِ غَيْرَ مَا أَظْهَرَهُ اللهُ فِيْهِ Adalah merupakan kedunguan jika orang menghendaki perubahan (terjadinya sesuatu) yang tidak dikehendaki Allah pada suatu waktu.   Hendaknya kita jangan sampai diperdaya oleh fantasi-fantasi dan keinginan di luar jalan ma‘rifat. Sebab sesungguhnya manusia itu mempunyai banyak keinginan, terutama keinginan terhadap duniawi. Satu keinginan belum…

011 Allah Tidak Dapat Dipandang Dengan Mata Kepala – Telaga Ma’rifat

11 ALLAH TIDAK DAPAT DIPANDANG DENGAN MATA KEPALA   11. مِمَّا يَدُلُّكَ عَلَى وُجُوْدِ قَهْرِهِ سُبْحَانَهُ أَنْ حَجَبَكَ عَنْهُ بِمَا لَيْسَ بِمَوْجُوْدٍ مَعَهُ Di antara tanda-tanda yang menunjukkan kepadamu akan adanya kekuasaan Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi adalah Dia dapat menghalangi kamu dari melihat kepada-Nya dengan apa yang tidak wujud bersama-Nya.   Jika kita telah mempelajari ilmu ma‘rifat, kemudian dapat berpikir sehingga mampu menelaah keghaiban (di balik kehendak…

010 Yang Maujud Mengokohkan Wujud Maha Pencipta – Telaga Ma’rifat

10 YANG MAUJUD MENGOKOHKAN WUJUD MAHA PENCIPTA   14. الْكَوْنُ كُلُّهُ ظُلْمَةٌ وَ إِنَّمَا أَنَارَهُ ظُهُوْرُ الْحَقِّ فِيْهِ فَمَنْ رَأَى الْكَوْنَ وَ لَمْ يَشْهَدْهُ فِيْهِ أَوْ عِنْدَهُ أَوْ قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ فَقَدْ أَعْوَزَهُ وُجُوْدُ الْأَنْوَارِ وَ حُجِبَتْ عَنْهُ شُمُوْسُ الْمَعَارِفِ بِسُحُبِ الْآثَارِ Segala sesuatu yang wujud di alam ini sesungguhnya gelap, yang menyinari adalah Nur Ilahi. Barang siapa yang melihat perwujudan adalah Nur Ilahi. Barang siapa yang melihat perwujudan alam…

009 Keinginan Berlebih-lebihan Dapat Membutakan Mata Hati – Telaga Ma’rifat

9 KEINGINAN BERLEBIH-LEBIHAN DAPAT MEMBUTAKAN MATA HATI   9. كَيْفَ يَشْرُقُ قَلْبٌ صُوَرُ الْأَكْوَانِ مِنْطَبِعَةٌ فِيْ مِرْآتِهِ أَمْ كَيْفَ يَرْحَلُ إِلَى اللهِ وَ هُوَ مُكَبَّلٌ بِشَهَوَاتِهِ أَمْ كَيْفَ يَطْمَعُ أَنْ يَدْخُلَ حَضْرَةَ اللهِ وَ هُوَ لَمْ يَتَطَهَّرْ مِنْ جَنَابِةِ غَفَلَاتِهِ أَمْ كَيْفَ يَرْجُوْ أَنْ يَفْهَمَ دَقَائِقَ الْأَسْرَارِ وَ هُوَ لَمْ يَتُبْ مِنْ هَفَوَاتِهِ. Bagaimana mungkin hati dapat memancarkan cahaya, sedangkan di dalamnya terlukis gambaran duniawi. Atau, bagaimana mungkin hati dapat…

008 Mengasingkan Hati Dari Kesibukan Tak Berarti – Telaga Ma’rifat

8 MENGASINGKAN HATI DARI KESIBUKAN TAK BERARTI   8. مَا نَفَعَ الْقَلْبَ شَيْئٌ مِثْلَ عُزْلَةٍ يَدْخُلُ بِهَا مِيْدَانُ فِكْرَةٍ. Tiada yang dapat memberi manfaat bagi seseorang kecuali ber‘uzlah. Sebab dengan ber‘uzlah, manusia dapat berpikir dengan jernih.   Ber‘uzlah artinya mengasingkan diri. Namun kita seringkali menafsirkan dengan cara berpikir dangkal. Kita meninggalkan anak dan istri, bahkan menterlantarkan mereka. Lalu pergi ke gunung-gunung, ke dalam hutan, dan masuk ke goa. Tujuannya menghindari…

007 Keraguan Hanya Mengotori Mata Hati – Telaga Ma’rifat

7 KERAGU-RAGUAN HANYA MENGOTORI MATA HATI DAN MENGGELAPKAN INDRA KEENAM   7. لَا يُشَكِّكَنَّكَ فِي الْوَعْدِ عَدَمُ وُقُوْعِ الْمَوْعُوْدِ وَ إِنْ تَعَيَّنَ زَمَنُهُ لِئَلَّا يَكُوْنَ ذلِكَ قَدْحًا فِيْ بَصِيْرَتِكَ وَ إِخْمَادًا لِنُوْرِ سَرِيْرَتِكَ Jangan sekali-kali meragukan janji Allah yang waktunya sudah nyata-nyata akan datang, namun belum datang jua. Agar keragu-raguan itu tidak mengotori mata hatimu dan memadamkan cahaya nuranimu.   Sesungguhnya janji Allah itu benar. Dia tak pernah ingkar janji…

006 Allah Memberi Bukan Karena Doamu – Telaga Ma’rifat

6 ALLAH MEMBERI BUKAN KARENA DOAMU   لَا يَكُنْ تَأَخُّرُ أَمَدِ الْعَطَاءِ مَعَ الْإِلْحَاحِ فِي الدُّعَاءِ مُوْجِبًا لِيَأْسِكَ فَهُوَ ضَمِنَ لَكَ الْإِجَابَةَ فِيْمَا يَخْتَارُهُ لَكَ لَا فِيْمَا تَخْتَارُ لِنَفْسِكَ وَ فِي الْوَقْتِ الَّذِيْ يُرِيْدُ لَا فِي الْوَقْتِ الَّذِيْ تُرِيْدُ Terlambatnya pemberian Allah setelah engkau bersunggu-sungguh berdoa janganlah menyebabkan dirimu berputus asa. Ketahuilah Allah menjamin doa yang kau panjatkan (tetapi) sesuai dengan pilihan-Nya (kehendak-Nya), bukan karena kehendakmu.   Adab orang berdoa…

005 Kebutaan Mata Hati – Telaga Ma’rifat

5 KEBUTAAN MATA HATI   5. اِجْتِهَادُكَ فِيْمَا ضُمِنَ لَكَ وَ تَقْصِيْرُكَ فِيْمَا طُلِبَ مِنْكَ دَلِيْلٌ عَلَى انْطِمَاسِ الْبَصِيْرَةِ مِنْكَ Jika mengejar sesuatu yang sudah dijamin oleh Allah, engkau lakukan dengan sungguh-sungguh, tetapi kewajibanmu engkau abaikan. Inilah bukti bahwa mata hatimu telah buta.   Allah Maha Kaya, Maha Memiliki segalanya. Dia tidak pernah lupa menjamin kebutuhan hidup dan rezeki makhluk-makhlukNya. Maka tidak ada alasan untuk ragu sedikit pun terhadap urusan…
Lewat ke baris perkakas