Hati Senang

014 Syarah Hikmah Ke-14 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-14   تَنَوَّعَتْ أَجْنَاسُ الْأَعْمَالِ لَتَنَوُّعِ وَارِدَاتِ الْأَحْوَالِ. “Beraneka ragamnya jenis ‘amal perbuatan itu adalah karena bermacam-macamnya kondisi spiritual yang datang di dalam hati.”   Sejatinya, sedikitnya ‘amal ibadah yang disertai ma‘rifat itu lebih utama dari pada banyaknya ‘amal tapi tidak disertai ma‘rifat.   تَنَوَّعَتْ أَجْنَاسُ الْأَعْمَالِ لَتَنَوُّعِ وَارِدَاتِ الْأَحْوَالِ. “Beraneka ragamnya jenis ‘amal perbuatan itu adalah karena bermacam-macamnya kondisi spiritual yang datang di dalam hati.” Beraneka ragamnya…

013 Syarah Hikmah Ke-13 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-13   إِذَا فُتِحَ لَكَ وِجْهَةٌ مِنَ التَّعَرُّفِ فَلَا تُبَالِ مَعَهَا إِنْ قَلَّ عَمَلُكَ فَإِنَّهُ مَا فَتَحَهَا لَكَ إِلَّا وَ هُوَ يُرِيْدُ أَنْ يَتَعَرَّفَ إِلَيْكَ أَلَمْ تَرَ أَنَّ التَّعَرُّفَ هُوَ مُوْرِدُهُ عَلَيْكَ وَ الْأَعْمَالُ أَنْتَ مُهْدِيهَا إِلَيْهِ وَ أَيْنَ مَا تُهْدِيْهِ إِلَيْهِ مِمَّا هُوَ مُوْرِدُهُ عَلَيْكَ. “Apabila Tuhan membukakan bagimu suatu jalan untuk ma‘rifat (mengenal-Nya), maka jangan hiraukan soal ‘amalmu yang masih sedikit. Sebab Tuhan tidak membukakannya, melainkan Ia…

012 Syarah Hikmah Ke-12 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-12   لَا يُشَكِّكَنَّكَ فِي الْوَعْدِ عَدَمُ وُقُوْعِ الْمَوْعُوْدِ وَ إِنْ تَعَيَّنَ زَمَنُهُ لِئَلَّا يَكُوْنَ ذلِكَ قَدْحًا فِيْ بَصِيْرَتِكَ وَ إِخْمَادًا لِنُوْرِ سَرِيْرَتِكَ “Jangan sampai kamu ragu terhadap janji Allah karena tidak terlaksananya apa yang telah dijanjikan itu, meskipun telah tertentu (tiba) masanya. Supaya tidak menyalahi pandangan mata hatimu atau memadamkan nur cahaya hatimu (sirr (6)-mu).”   Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata: لَا يُشَكِّكَنَّكَ فِي الْوَعْدِ عَدَمُ وُقُوْعِ الْمَوْعُوْدِ

011 Syarah Hikmah Ke-11 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-11   مَا الشَّأْنُ وُجُوْدُ الطَّلَبِ، إِنَّمَا الشَّأْنُ أَنْ تُرْزَقَ حُسْنَ الْأَدَبِ. “Bukanlah tujuan utama itu tercapainya suatu permohonan, akan tetapi tujuan yang utama adalah diberikannya engkau sebuah tata krama yang baik (terhadap Tuhanmu).”   Dunia ini tidak ada harga dan kedudukannya sama sekali di sisi Allah, sehingga Allah memberikannya pada orang-orang kafir dan mencegahnya dari menjadi kekasih-Nya. Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata: مَا الشَّأْنُ وُجُوْدُ الطَّلَبِ، إِنَّمَا الشَّأْنُ

010 Syarah Hikmah Ke-10 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-10   إِنَّمَا يُؤْلِمُكَ الْمَنْعُ بِعَدَمِ فَهْمِكَ عَنِ اللهِ فِيْهِ. “Sesungguhnya yang menjadikanmu bersusah hati karena tidak adanya pemberian, itu karena engkau tidak memahami pemberian Allah (kepadamu yang sebenarnya).”   Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata: إِنَّمَا يُؤْلِمُكَ الْمَنْعُ بِعَدَمِ فَهْمِكَ عَنِ اللهِ فِيْهِ. “Sesungguhnya yang menjadikanmu bersusah hati karena tidak adanya pemberian, itu karena engkau tidak memahami pemberian Allah (kepadamu yang sebenarnya).” Ketika engkau meminta suatu perkara dunia, lalu Allah…

009 Syarah Hikmah Ke-9 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-9   مَتَى أَعْطَاكَ أَشْهَدَكَ بِرَّهُ وَ مَتَى مَنَعَكَ أَشْهَدَكَ قَهْرَهُ، فَهُوَ فِيْ كُلِّ ذلِكَ مُتَعَرِّفٌ إِلَيْكَ، وَ مُقْبِلٌ بِوُجُوْدِ لُطْفِهِ عَلَيْكَ. “Ketika Allah memberikan sebuah pengabulan kepadamu, Allah memperlihatkan sifat kebaikan-Nya dan sifat dermawan-Nya. Ketika Allah tidak memberikan pengabulan kepadamu, Allah memperlihatkan sifat Qahhar-Nya (memaksa) kepadamu, agar engkau tahu bahwa suatu ketika Allah tidak berkenan memberimu, maka ketika Allah tidak memberikan pengabulan kepadamu itu karena hendak menunjukkan…

008 Syarah Hikmah Ke-8 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-8   مَتَى فُتِحَ لَكَ بَابُ الْفَهْمِ فِي الْمَنْعِ عَادَ الْمَنْعِ عَيْنَ الْعَطَاءِ “Ketika dibuka pintu kepahaman untukmu tentang arti sebuah pencegahan (tidak memberimu perkara dunia), maka bisa jadi tidak diberinya (perkara dunia) itu adalah hakikat pemberian.”   Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata: مَتَى فُتِحَ لَكَ بَابُ الْفَهْمِ فِي الْمَنْعِ عَادَ الْمَنْعِ عَيْنَ الْعَطَاءِ “Ketika dibuka pintu kepahaman untukmu tentang arti sebuah pencegahan (tidak memberimu perkara dunia), maka bisa…

007 Syarah Hikmah Ke-7 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-7   رُبَّمَا أَعْطَاكَ فَمَنَعَكَ، وَ رُبَّمَا مَنَعَكَ فَأَعْطَاكَ. “Terkadang Allah memberimu harta dunia tapi tidak memberimu pertolongan untuk ibadah, dan terkadang Allah tidak memberimu harta dunia tapi memberimu pertolongan untuk beribadah”.   Syaikh Ibnu ‘Athā’illāh berkata: رُبَّمَا أَعْطَاكَ فَمَنَعَكَ، وَ رُبَّمَا مَنَعَكَ فَأَعْطَاكَ. “Terkadang Allah memberimu harta dunia tapi tidak memberimu pertolongan untuk ibadah, dan terkadang Allah tidak memberimu harta dunia tapi memberimu pertolongan untuk beribadah”. Maka…

006 Syarah Hikmah Ke-6 – Syarah al-Hikam – KH. Sholeh Darat

SYARAH HIKMAH KE-6   لَا يَكُنْ تَأَخُّرُ أَمَدِ الْعَطَاءِ مَعَ الْإِلْحَاحِ فِي الدُّعَاءِ مُوْجِبًا لِيَأْسِكَ فَهُوَ ضَمِنَ لَكَ الْإِجَابَةَ فِيْمَا يَخْتَارُهُ لَكَ لَا فِيْمَا تَخْتَارُ لِنَفْسِكَ وَ فِي الْوَقْتِ الَّذِيْ يُرِيْدُ لَا فِي الْوَقْتِ الَّذِيْ تُرِيْدُ “Janganlah kelambatan masa pemberian Tuhan kepadamu, padahal engkau sungguh-sungguh dalam berdoa, itu menyebabkanmu patah harapan. Sebab Allah telah menjamin menerima semua doa dalam apa yang Ia kehendaki untukmu, bukan menurut kehendakmu, pada waktu yang ditentukan-Nya,…
Lewat ke baris perkakas