Hati Senang

018 ‘Abdullah Bin Rawahah al-Anshari – Hilyat-ul-Auliya’ wa Thabaqat-ul-Ashfiya’

عَبْدُ اللهِ بْنُ رَوَاحَةَ الْأَنْصَارِيُّ (18). ‘ABDULLĀH BIN RAWĀḤAH AL-ANSHĀRĪ r.a. وَ مِنْهُمُ الْمُتَفَكِّرُ عِنْدَ نُزُوْلِ الْآيَاتِ، وَ الْمُتَصَبِّرُ عِنْدَ تَنَاوَلِ الرَّايَاتِ، عَبْدُ اللهِ بْنُ رَوَاحَةَ الْأَنْصَارِيُّ، اسْتُشْهِدَ بِالْبَلْقَاءِ، زَاهِدًا فِي الْبَقَاءِ، رَاغِبًا فِي اللِّقَاءِ. وَ قَدْ قِيْلَ: «إِنَّ التَّصَوُّفَ الْوَطْءُ عَلَى جَمْرِ الْغِضَا، إِلَى مَنَازِلِ الْأُنْسِ وَ الرِّضَا» Di antara para sahabat ada seorang yang bertafakkur saat turun ayat, yang sabar saat membawa panji. Dia adalah ‘Abdullāh bin Rawāḥah…

017 Ja’far Bin Abi Thalib – Hilyat-ul-Auliya’ wa Thabaqat-ul-Ashfiya’

جَعْفَرُ بْنُ أَبِيْ طَالِبٍ (17). JA‘FAR BIN ABĪ THĀLIB r.a. قَالَ أَبُوْ نُعَيْمٍ: وَ مِنْهُمُ الْخَطِيْبُ الْمِقْدَامُ، السَّخِيُّ الْمِطْعَامُ، خَطِيْبُ الْعَارِفِيْنَ، وَ مُضِيْفُ الْمَسَاكِيْنِ، وَ مُهَاجِرُ الْهِجْرَتَيْنِ، وَ مُصَلِّي الْقِبْلَتَيْنِ، الْبَطَلُ الشُّجَاعُ، الْجَوَادُ الشَّعْشَاعُ جَعْفَرُ بْنُ أَبِيْ طَالِبٍ عَلَيْهِ السَّلَامُ. فَارِقُ الْخَلْقِ، وَ رَامِقُ الْحَقِّ وَ قَدْ قِيْلَ: «إِنَّ التَّصَوُّفَ الْاِنْفِرَادُ بِالْحَقِّ، عَنْ مُلَابَسَةِ الْخَلْقِ» Abū Nu‘aim berkata: “Di antara para sahabat itu ada khathib yang pemberani, dermawan dengan makanan,…

1-4 Istri & Anak-anak ‘Umar – Kisah Hidup ‘Umar Ibn Khaththab

Istri dan Anak-anak ‘Umar.   ‘Umar memperistri tujuh perempuan, baik yang dinikahi pada masa Jahiliah atau setelah memeluk Islam. Mereka adalah (1). Zaynab putri Ma‘zhun, saudari ‘Utsman ibn Ma‘zhu. Dari pernikannya dengan Zainab, ‘Umar dikaruniai ‘Abdullah, ‘Abd-ur-Rahman al-Akbar, dan Hafshah. ‘Umar menceraikan Zainab setelah perjanjian Hudaibiyyah. (2). Malīkah putri Jarūl. Darinya ‘Umar dikaruniai ‘Ubaydillah. (3). Quraybah putri Abī Umayyah. Darinya ‘Umar tidak dikaruniai anak dan menceraikannya. (4). Ummu Hakim putri…

1-3 Ketika Islam Menyapa ‘Umar – Kisah Hidup ‘Umar Ibn Khaththab

Ketika Islam Menyapa ‘Umar.   “Ya Allah, agungkanlah Islam dengan salah satu dari kedua lelaki ini: ‘Umar ibn Khaththab atau ‘Umar ibn Hisyam Abu Jahal.” Itulah doa Rasulullah suatu ketika. Saat Rasulullah mengumumkan misi kenabiannya, ‘Umar tengah berusia dua puluh tujuh. Sebagaimana pembesar Quraisy lainnya. ‘Umar mengganggap seruan kenabian itu sebagai bid‘ah dan kegilaan yang menentang kepercayaan agama nenek moyang mereka. Muhammad dianggap tak lebih sebagai kahin, dukun,…

1-5-2 Sang ‘Alim Rabbani – Kisah Hidup ‘Ali Ibn Abi Thalib

Sang ‘Alim Rabbani (Bagian 2 dari 2)   Ketajaman pikiran dan keluasan ilmunya disempurnakan dengan kecakapannya mengungkapkan pikiran dalam rangkaian kata-kata yang indah. Setiap ceramah dan nasihatnya disampaikan dengan fasih dan memikat. Orang-orang tertunduk khusyu‘ mendengarkan khutbah dan ceramahnya. Mereka menangis saat ‘Ali menangis dan mengerut tertunduk saat ‘Ali menyampaikan nasihat yang keras. Pengetahuan dan pemahamannya bagaikan samudra yang dalam. Ia ungkapkan pemikirannya dengan jelas dan ringkas. Ia perhatikan setiap…

1-5-1 Sang ‘Alim Rabbani – Kisah Hidup ‘Ali Ibn Abi Thalib

Sang ‘Alim Rabbani (Bagian 1 dari 2)   Ilmu berbisik kepada amal Dan amal mesti menjawabnya Jika tidak, ilmu menjadi sia-sia. Penggalan syair itu diungkapkan oleh Sang Gerbang kota ilmu, ‘Ali ibn Abi Thalib. Umat bersepakat bahwa ‘Ali menyimpan khazanah pengetahuan yang sangat luas. Kedekatan dan pergaulannya bersama Nabi s.a.w. serta kecintaannya yang sangat besar kepada ilmu telah memberinya pengetahuan yang kaya dan berharga. Inilah keutamaannya yang paling cemerlang, nyaris…

1-4 Keadilan Sang Khalifah – Kisah Hidup ‘Ali Ibn Abi Thalib

Keadilan Sang Khalifah.   Suatu hari, Amirul Mu’minin melihat baju zirahnya, yang telah lama hilang, ada pada seorang Nasrani. Ia tidak tahu, bagaimana baju zirahnya itu bisa berada di tangan Nasrani itu. Ia berusaha meminta baju zirahnya dan menjelaskan bahwa baju zirah itu miliknya. Namun, Nasrani itu enggan memberikan dan bersikukuh bahwa itu baju miliknya. Akhirnya, ‘Ali ibn Abi Thalib membawa laki-laki itu ke pengadilan. Qadhinya saat itu adalah Syarih.…

1-3-2 Rasa Malunya Kepada Allah & Kezuhudannya – Kisah Hidup ‘Ali Ibn Abi Thalib

Rasa Malunya kepada Allah dan Kezuhudannya. (Bagian 2)   Semua keutamaan terkumpul pada diri ‘Ali ibn Abi Thalib, semua kebaikan melekat kepadanya. Ia telah mencapai puncak keutamaan, ilmu, amal, ikhlas, wara‘, jihad, da‘wah, kebaikan, keindahan pekerti, ibadah, dan kesempurnaan perilaku. Dengan turunan memikat, penulis Nahj al-Balāghah menggambarkan keutamaan ‘Ali ibn Abi Thalib, seorang hamba yang dikasihi Tuhan. Kitab itu menjelaskan secara detail bahwa ‘Ali ibn Abi Thalib adalah orang yang…

1-3-1 Rasa Malunya Kepada Allah & Kezuhudannya – Kisah Hidup ‘Ali Ibn Abi Thalib

Rasa Malunya kepada Allah dan Kezuhudannya. (Bagian 1)   Rasanya, setiap penulis akan kehabisan kata-kata jika hendak menggambarkan semua keutamaan sifat-sifat ‘Ali ibn Abi Thalib. Sebab, keseluruhan dirinya adalah keutamaan. Kita telah telusuri sebagian jejak-jejak keutamaannya, dan kini kita jejaki lagi sebagian jejak-jejak keutamaannya, dan kini kita jejaki lagi sebagian kecil gambaran sosok yang mulia ini. Meskipun Rasulullah s.a.w. pernah bersabda bahwa sahabatnya yang paling pemalu adalah ‘Utsman, sejarah mencatat…
Lewat ke baris perkakas