skip to Main Content

002-5 Kekuasaan di Seluruh Penjuru ‘Arab – Ar-Rahiq-ul-Makhtum – al-Mubarakfuri

Kekuasaan di Seluruh Penjuru ‘Arab Sebelumnya, kami telah menyebutkan kepindahan kabilah-kabilah Qaḥthān dan ‘Adnān dan bahwa negeri ‘Arab terpecah-pecah. Kabilah-kabilah yang berdekatan dengan Hirah mengikuti raja di Hirah, dan yang berdekataan dengan Syam akan mengikuti raja Ghassān. Hanya saja subordinasi ini hanya sekedar nama, tidak dalam prakteknya. Karena faktanya daerah-daerah di Jazirah ‘Arab mempunyai kebebasan secara mutlak. Pada hakikatnya kabilah-kabilah ini mempunyai pemuka-pemuka yang memimpin kabilahnya masing-masing. Kabilah adalah sebuah…

  • 02/01/2018

1-2 Arab Sebelum Masuknya Islam (Bagian 2) – Muhammad The Greatest Story

‘Abdul Muththalib dan ‘Abdullah Selama abad ke-5 dan ke-6 M, Makkah diperintah oleh suku Quraisy. Mereka adalah keturunan langsung Nabi Ibrahim. Qushay, salah seorang pemimpin Quraisy, memerintah Makkah. Di rumahnyalah, suku Quraisy mengambil berbagai keputusan. Setelah dia meninggal, kepemimpinan Qushay dilanjutkan oleh anaknya, ‘Abd Manaf. Yang berikutnya menjadi pemimpin adalah Hasyim, lahir pada 464 M. Dialah pelopor perjalanan kafilah suku Quraisy. Perjalanan pertama pada musim panas ke Suriah dan utara,…

  • 12/19/2017

1-1 Arab Sebelum Masuknya Islam (Bagian 1) – Muhammad The Greatest Story

ARAB SEBELUM MASUKNYA ISLAM Jazirah Arab dikelilingi Laut Merah di sebelah barat, Samudra Hindia di selatan, Teluk Persia di timur, dan Suriah di utara. Lebih dari sepertiga wilayahnya berupa gurun pasir. Bukit-bukitnya tandus dan lembah-lembah kering. Hanya di sebelah barat daya ada sungai yang mengalir sepanjang tahun. Kota-kota terkenal Makkah dan Madinah terletak di Hijaz, sebuah wilayah yang terbentang sepanjang Laut Merah antara Suriah di utara dan Yaman di selatan.…

  • 12/18/2017

000 Pendahuluan – Muhammad The Greatest Story

PENDAHULUAN Adam a.s adalah manusia yang pertama. Dari dialah umat manusia berawal dan terus bertambah. Adam pun utusan Allah yang pertama. Allah menunjukinya Islam untuk diajarkan. Intinya hanya ada satu Tuhan yang menciptakan alam semesta, Dialah yang patut disembah. Kepada-Nya jugalah kita meminta pertolongan. Kelak kita akan kembali kepada Allah. Semua perbuatan selama di dunia akan diperhitungkan. Yang baik diberi pahala, yang salah mendapat hukuman. Umat Adam yang patuh yakin…

  • 12/12/2017

2-4-3 Kekuasaan Di Hijaz – Ar-Rahiq-ul-Makhtum – al-Mubarakfuri

KEKUASAAN DI HIJAZ (Bagian 3)   Setelah Qushay meninggal dunia, kewenangan ini terus dijalankan anak-anaknya dan tidak ada perselisihan di antara mereka. Tetapi, setelah ‘Abdu Manāf meninggal dunia, kerabatnya dari keturunan pamannya mulai mengusik jabatan-jabatan itu. Karena masalah itu pula Quraisy terbagi menjadi dua kelompok, dan hampir saja mereka saling berperang. Tapi mereka segera berdamai dan sepakat untuk membagi jabatan-jabatan tersebut. Akhirnya ditetapkan, kewenangan mengurus air minum dan makanan diserahkan…

  • 09/20/2017

2-4-2 Kekuasaan Di Hijaz – Ar-Rahiq-ul-Makhtum – al-Mubarakfuri

KEKUASAAN DI HIJAZ (Bagian 2)   Tentang Qushay ini dikisahkan bahwa bapaknya meninggal dunia saat dia masih kecil dalam asuhan ibunya. Lalu ibunya kawin lagi dengan seorang laki-laki dari Bani ‘Udzrah, yakni Rabī‘ah bin Ḥaram, yang kemudian membawanya ke perbatasan Syam. Setelah Qushay menginjak remaja, dia kembali ke Mekkah, yang saat itu jabatan gubernur Mekkah dipegang oleh Hulail bin Hubsyah dari Bani Khuzā‘ah. Qushay melamar putri Hulail, yang bernama Hubba,…

  • 09/20/2017
Back To Top