Nasab Mulia – Kisah Sang Rasul

Bab 1: NASAB MULIA   Allahu s.w.t. memerintahkan Nabi Ibrāhīm a.s. untuk memindahkan putranya Nabi Ismā‘īl a.s. ke Kota Makkah agar dia dan keturunannya dapat memakmurkan baitullāh, dan diutus di antara keturunannya penutup para rasūl, yaitu Nabi Muḥammad s.a.w. Sayyidinā Ibrāhīm a.s. dan Ismā‘īl a.s. berdoa kepada Allah dan Allahu s.w.t. pun kabulkan doa mereka, sebagaimana termaktub dalam ayat berikut: وَ إِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيْمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَ إِسْمَاعِيْلُ رَبَّنَا

2-5 Perkawinan Isma‘il dengan Jurhum – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

Perkawinan Ismā‘īl dengan Jurhum Ismā‘īl sudah semakin besar, dan kemudian ia kawin dengan gadis kabilah Jurhum. Ia dengan istrinya tinggal bersama-sama keluarga Jurhum yang lain. Di tempat itu rumah suci sudah dibangun, yang kemudian berdiri pula Makkah sekitar tempat itu. Juga disebutkan bahwa pada suatu hari Ibrāhīm minta ijin kepada Sārah akan mengunjungi Ismā‘īl dan ibunya. Permintaan ini disetujui dan ia pergi. Setelah ia mencari dan menemui rumah Ismā‘īl ia…

2-4 Zamzam – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

Zamzam Sesudah kehabisan air dan perbekalan, Hājar melihat ke kanan kiri. Ia tidak melihat sesuatu. Ia terus berlari dan turun ke lembah mencari air. Dalam berlari-lari itu – menurut cerita orang – antara Shafā dan Marwā, sampai lengkap tujuh kali, ia kembali kepada anaknya dengan membawa perasaan putus asa. Tetapi ketika itu dilihatnya anaknya sedang mengorek-ngorek tanah dengan kaki, yang kemudian dari dalam tanah itu keluar air. Dia dan Ismā‘īl…

2-3 Kisah Penyembelihan dan Penebusan – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

2-3 Kisah Penyembelihan dan Penebusan Beberapa ahli berselisih pendapat tentang penyembelihan Ismā‘īl serta kurban yang telah dipersembahkan oleh Ibrāhīm. Adakah sebelum kelahiran Isḥāq atau sesudahnya? Adakah itu terjadi di Palestina atau di Ḥijāz? Ahli-ahli sejarah Yahudi berpendapat, bahwa yang disembelih itu adalah Isḥāq, bukan Ismā‘īl. Di sini kita bukan akan menguji adanya perselisihan pendapat itu. Dalam Qishash-ul-Anbiyā’ Syaikh ‘Abd-ul-Wahhāb an-Najjār berpendapat, bahwa yang disembelih itu adalah Ismā‘īl. Argumentasi ini diambilnya…

2-1,2 Letak Makkah & Ibrahim dan Isma‘il – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

BAGIAN KEDUA MAKKAH, KA‘BAH DAN QURAISY 2-1. Letak Makkah Di tengah-tengah jalan kafilah yang berhadapan dengan Laut Merah – antara Yaman dan Palestina – membentang bukit-bukit barisan sejauh kira-kira delapanpuluh kilometer dari pantai. Bukit-bukit ini mengelilingi sebuah lembah yang tidak begitu luas, yang hampir-hampir terkepung sama sekali oleh bukit-bukit itu kalau tidak dibuka oleh tiga buah jalan: pertama jalan menuju ke Yaman, yang kedua jalan dekat Laut Merah di pelabuhan…

1-7 Sebabnya Jazirah Bertahan Pada Paganisma – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

1-7. Sebabnya Jazirah Bertahan Pada Paganisma Lingkungan masyarakat dalam alam demikian ini serta keadaan moral, politik dan sosial yang ada pada mereka, mempunyai pengaruh yang sama terhadap cara beragamanya. Melihat hubungannya dengan agama Kristen Rumawi dan Majusi Persia, adakah Yaman dapat terpengaruh oleh kedua agama itu dan sekaligus mempengaruhi kedua agama tersebut di jazīrah ‘Arab lainnya? Ini juga yang terlintas dalam pikiran kita, terutama mengenai agama Kristen. Misi Kristen yang…

1-6 Yaman dan Peradabannya – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

1-6. Yaman dan Peradabannya Tak ada yang dikenal dunia tentang negeri-negeri ‘Arab itu selain Yaman dan tetangga-tetangganya yang berbatasan dengan Teluk Persia. Hal ini bukan karena hanya disebabkan oleh adanya perbatasan Teluk Persia dan Samudera Indonesia saja, tetapi lebih-lebih disebabkan oleh – tidak seperti jazirah-jazirah lain – gurun sahara yang tandus. Dunia tidak tertarik, negara yang akan bersahabatpun tidak merasa akan mendapat keuntungan dan pihak penjajah juga tidak punya kepentingan.…

1-5 Jalan-jalan (Lalu-Lintas) Kafilah – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

1-5. Jalan-jalan (Lalu-Lintas) Kafilah Pada masa itu orang belum merasa begitu aman mengarungi lautan guna mengangkut barang dagangan atau mengadakan pelayaran. Dari peribahasa ‘Arab yang dapat kita lihat sekarang menunjukkan, bahwa ketakutan orang menghadapi laut sama seperti dalam menghadapi maut. Tetapi, bagaimanapun juga untuk mengangkut barang dagangan itu harus ada jalan lain selain mengarungi bahaya maut itu. Yang paling penting transpor perdagangan masa itu ialah antara Timur dan Barat: antara…

1-4 Majusi Persia di Jazirah ‘Arab – Sejarah Hidup Muhammad – Haekal

1-4. Majusi Persia di Jazirah ‘Arab Sikap saling menyesuaikan diri di bawah naungan Imperium itu itulah pula yang menyebabkan penyebaran agama Masehi tetap berjalan dan dapat diteruskan dari Mesir dibawah Rumawi sampai ke Ethiopia yang merdeka tapi masih dalam lingkungan persahabatan dengan Rumawi. Dengan demikian ia mempunyai kedudukan yang sama kuat di sepanjang Laut Merah seperti di sekitar Laut Tengah itu. Dari wilayah Syam ia menyeberang ke Palestina. Penduduk Palestina…