Surah al-A’la 87 – Tafsir Rahmat

87. AL-A‘LĀ (YANG PALING TINGGI)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 19. Diturunkan sesudah at-Takwīr. Dinamakan al-A‘lā karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Suruhan bertasbih menyebut nama Allah. Menjelaskan beberapa bukti kekuasaan Allah. Rasūlullāh s.a.w. sekali-kali tidak akan lupa al-Qur’ān yang dibacakan kepadanya. Perkataan “kecuali jika Allah menghendaki”, bukanlah maksudnya Allah akan menjadikan ia lupa, tetapi untuk memastikan bahwa tidak ada satu…

Surah al-Ghasyiyah 88 – Tafsir Rahmat

88. AL-GHĀSYIYAH (KIAMAT)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 26. Diturunkan sesudah surat adz-Dzāriyāt. Dinamakan al-Ghāsyiyah karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menerangkan keadaan penghuni surga dan neraka. Menerangkan keajaiban ciptaan Allah; unta, ruang angkasa, bumi dan gunung-gunung. Rasūlullāh s.a.w. diutus untuk menyampaikan da‘wah bukan untuk memaksa.   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ هَلْ أَتَاكَ حَدِيْثُ الْغَاشِيَةِ. وُجُوْهٌ يَوْمَئِذٍ خَاشِعَةٌ. عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ. تَصْلَى

Surah al-Fajr 89 – Tafsir Rahmat

89. AL-FAJR (FAJAR)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 30. Diturunkan sesudah surat al-Lail. Dinamakan al-Fajr karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menerangkan bahwa orang-orang kafir tidak dapat lolos dari ‘adzab. Memberikan peringatan agar jangan diikuti umat-umat yang durhaka seperti umat ‘Ād dan Tsamūd. Ni‘mat yang diperoleh atau musibah yang menimpa adalah ujian Allah. Ni‘mat harus diterima dengan syukur. Musibah dihadapi dengan…

Surah al-Balad 90 – Tafsir Rahmat

90. AL-BALAD (NEGERI)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 20. Diturunkan sesudah surat Qāf. Dinamakan al-Balad karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Menempuh jalan lurus (menegakkan kebenaran) sulit, banyak rintangan dan halangannya, ibarat mendaki bukit yang curam. Manusia harus bekerja keras untuk menjadi hamba yang diridhai-Nya. Manusia jangan menjadi congkak karena kekayaan yang dimilikinya. Ni‘mat Allah seperti mata, lidah, bibir dan lain-lain…

Surah asy-Syams 91 – Tafsir Rahmat

91. ASY-SYAMS (MATAHARI)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 15. Diturunkan sesudah surat al-Qadar Dinamakan asy-Syams karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Matahari, bulan, bumi, ruang angkasa, siang dan malam adalah ni‘mat Allah yang amat berharga. Manusia harus bersyukur kepada Yang Maha Pencipta. Jalan yang benar dan lurus sudah diterangkan dan jalan yang salah telah dijelaskan. berbahagialah orang yang mengikuti jalan yang…

Surah al-Lail 92 – Tafsir Rahmat

92. AL-LAIL (MALAM)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 21. Diturunkan sesudah surat al-A‘lā. Dinamakan surat al-Lail karena pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Manusia bermacam-macam keinginan dan tabiatnya. Ada orang yang suka menafkahkan hartanya pada jalan Allah. Allah akan memudahkannya menempuh jalan yang lurus. Ada orang yang bakhil dan angkuh, maka Allah akan mempersulit keadaannya. Harta bendanya tidak ada gunanya bagi dia pada…

Surah adh-Dhuha 93 – Tafsir Rahmat

93. ADH-DHUḤĀ (WAKTU MATAHARI NAIK)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 11. Diturunkan sesudah surat al-Fajr. Dinamakan adh-Dhuḥā karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Sebab turunnya surat ini ialah setelah berhenti turun wahyu kepada Rasūlullāh s.a.w., Rasūlullāh s.a.w. sedih karenanya. Dia mengira Allah telah memarahinya. Musuh-musuhnya penyembah berhala begitu banyaknya. Ia hanya dapat mengatasi mereka dengan bimbingan wahyu dari Allah. Tuhan menghiburnya…

Surah asy-Syarh 94 – Tafsir Rahmat

94. A LAM NASYRAḤ (MELAPANGKAN)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 8. Diturunkan sesudah surat adh-Dhuḥā. Dinamakan A Lam Nasyraḥ karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Allah telah mempersiapkan Muḥammad untuk menerima tanggungjawab yang berat, menyampaikan da‘wah. Dia membukakan dadanya menerima ilmu dan hikmah untuk memikul beban da‘wah, sehingga dia tidak merasa berat memikulnya. Allah telah mengangkat tinggi nama Muḥammad dengan disebutkan…

Surah at-Tin 95 – Tafsir Rahmat

95. AT-TĪN (BUAH TĪN)   Surat ini termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Jumlah ayatnya 8. Diturunkan sesudah surat al-Burūj. Dinamakan at-Tīn karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini. Di antara isinya: Allah bersumpah untuk mengingatkan bahwa buah Tīn, Zaitūn dan bukit Sinai penting untuk diingati. Allah telah menciptakan manusia dengan bentuk yang paling indah dibanding dengan semua ciptaan-Nya yang melata di muka bumi. Susunan tubuhnya harmonis sekali. Keindahan tubuh itu…