Surah al-Muddatstsir 74 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang   SŪRAT-UL-MUDDATSTSIR MAKKIYYAH, LIMA PULUH ENAM AYAT   Penamaan Surah Surah ini dinamakan dengan al-Muddatstsir karena dimulai dengan sifat yang disematkan kepada Nabi Muḥammad s.a.w. Asal kata al-Muddatstsir adalah al-Mutadatstsir, yakni orang yang berselimut dengan pakaiannya untuk tidur atau untuk kehangatan. Ad-Ditsār adalah nama untuk barang yang digunakan untuk berselimut.   Persesuaian Surah Ini dengan Surah…

Surah al-Muddatstsir 74 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (Bagian 2)

Sebab Turunnya Ayat Imām Bukhārī meriwayatkan dari Jābir bin ‘Abdullāh, dia berkata: “Rasūlullāh s.a.w. menceritakan kepada kami: “Aku tinggal di gua Hirā’, tatkala aku selesai bertempat di situ, aku turun, tiba-tiba aku dipanggil. Lalu aku melihat sebelah kananku, namun aku tidak melihat apa pun. Aku melihat belakangku, namun aku tidak melihat apa pun. Lalu aku mengangkat kepalaku. Aku melihat sesuatu. Kemudian aku mendatangi Khadījah dan berkata: “Selimutilah aku, guyurlah

Surah al-Muddatstsir 74 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (Bagian 3)

Tafsir dan Penjelasan “Wahai orang yang berkemul (berselimut), Bangunlah, lalu berilah peringatan!” (al-Muddatstsir: 1-2). Wahai Nabi yang berselimut dengan pakaiannya. Maksudnya, menutupi diri dengan pakaian itu karena takut melihat malaikat ketika wahyu turun pertama kali, bangkitlah, berilah peringatan penduduk Makkah dan ancamlah mereka dengan adzab jika mereka tidak Islam. “Dan agungkanlah Tuhanmu! Dan bersihkanlah pakaianmu!” (al-Muddatstsir: 3-4). Agungkanlah Allah yang menyifati diri-Nya dengan kebesaran, dalam ibadahmu, ucapanmu, dan semua keadaanmu.…