Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (3/3)

AYAT 24-28 وَ الَّذِيْنَ فِيْ أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌ. لِّلسَّائِلِ وَ الْمَحْرُوْمِ. وَ الَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِ. وَ الَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ. إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍ. 70: 24. Dan orang-orang yang dalam harta mereka terdapat hak yang diakui. 70: 25. Bagi orang miskin yang meminta dan yang tidak mau meminta haknya. 70: 26. Dan orang-orang yang membenarkan Hari Pembalasan. 70: 27. Dan orang-orang yang takut terhadap siksaan Tuhan…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (2/3)

AYAT 8-9 يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ. وَ تَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ. 70: 8. Hari ketika langit menjadi seperti lelehan logam. 70: 9. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu yang dicelup.   TAFSIR Ayat ini lebih jauh membahas Hari Kiamat. Dinyatakan bahwa pada Hari itu langit akan seperti lelehan logam. Gunung-gunung akan seperti serpihan bulu yang dicelup. Frase ‘Arab muhl bermakna lelehan logam. Kata tersebut kadang-kadang mengacu kepada endapan minyak zaitun. Pengertian pertama…

Surah al-Ma’arij 70 ~ Tafsir Nur-ul-Qur’an (1/3)

SURAH AL-MA‘ĀRIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK) (SURAH NO. 70; MAKKIYYAH; 44 AYAT) Tinjauan Umum Surah ini memiliki 44 ayat dan dianggap sebagai salah satu surah yang turun di Makkah. Akan tetapi, beberapa ayatnya turun di Madīnah. Penamaan surah ini berasal dari ayat ketiga yang bermakna tempat naiknya para malaikat. Serupa dengan surah Makkiyyah lainnya, surah ini membahas Hari Kiamat serta peringatan bagi kaum musyrik dan para penentang. Surah ini juga membahas kondisi…