Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (6/6)

PENGETAHUAN MENGENAI KEPASTIAN HARI KIAMAT ADALAH HAK KHUSUS MILIK ALLAH, DZAT YANG MENGETAHUI GHAIB. Surah al-Jinn Ayat 25-28. قُلْ إِنْ أَدْرِيْ أَقَرِيْبٌ مَّا تُوْعَدُوْنَ أَمْ يَجْعَلُ لَهُ رَبِّيْ أَمَدًا. عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا. إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَّسُوْلٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَ مِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا. لِيَعْلَمَ أَنْ قَدْ أَبْلَغُوْا رِسَالَاتِ رَبِّهِمْ وَ أَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَ أَحْصَى كُلَّ شَيْءٍ عَدَدًا. 072: 25. Katakanlah (Muḥammad): “Aku…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (5/6)

Sebab Turunnya Ayat Ayat (18). Ibnu Abī Ḥātim meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbās dia berkata: “Jinn berkata: “Wahai Rasūlullāh, berilah kami idzin untuk mengikuti shalat bersamamu di masjidmu. Lalu Allah menurunkan ayat (وَ أَنَّ الْمَسَاجِدَ للهِ فَلَا تَدْعُوْا مَعَ اللهِ أَحَدًا) ini diriwayatkan juga dari al-A‘masy. Ibnu Jarīr meriwayatkan dari Sa‘īd bin Jubair, dia berkata: “Jinn berkata kepada Nabi Muḥammad s.a.w.: “Bagaimana kami bisa mendatangi masjid sementara kami jauh…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (4/6)

“Dan sesungguhnya kami (jinn) tidak mengetahui (adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan baginya.” (al-Jinn [72]: 10). Kami tidak tahu – sebab penjagaan langit ini – apakah keburukan atau adzab yang dikehendaki oleh Allah untuk diturunkan kepada penduduk bumi atau Tuhan mereka menghendaki kebaikan dan kesalehan dengan mengutus Nabi yang reformis. Ini termasuk tata krama mereka dalam pengungkapan kalimat. Di mana…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (3/6)

Allah menceritakan beberapa hal mengenai jinn. Pertama, ketika mereka mendengar al-Qur’ān yang menakjubkan dalam kefasihan kalamnya dan kedalaman makna nasihat-nasihatnya yang memberi hidayah pada petunjuk-petunjuk masalah, mereka mengatakan: “Kami mendapatkan petunjuk darinya, kami membenarkan bahwa itu dari sisi Allah. Kami tidak akan menyekutukan Tuhan dengan apa pun.” Artinya, kami tidak akan kembali pada menyekutukan kepada-Nya sebagaimana yang telah kami lakukan dulu. Kedua, para jinn – sebagaimana menafikan syirik dari diri…

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (2/6)

Sebab Turunnya Ayat.   Ayat (1). Imām Bukhārī, Muslim, Tirmidzī dan lainnya meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbās, dia berkata: مَا قَرَأَ رَسُوْلُ اللهِ (ص) عَلَى الْجِنِّ وَ لَا رَآهُمْ، وَ لكِنَّهُ انْطَلَقَ فِيْ طَائِفَةٍ مِنْ أَصْحَابِهِ عَامِدِيْنَ إِلَى سُوْقِ عُكَّاظٍ، وَ قَدْ حِيْلَ بَيْنَ الشَّيَاطِيْنِ وَ بَيْنَ خَبَرِ السَّمَاءِ، وَ أُرْسِلَتْ عَلَيْهِمُ الشُّهُبُ، فَرَجَعُوْا إِلَى قَوْمِهِمْ، فَقَالُوْا: مَا هذَا إِلَّا لِشَيْءٍ قَدْ حَدَثَ، فَاضْرِبُوْا مَشَارِقَ الْأَرْضِ وَ مَغَارِبَهَا، فَانْظُرُوْا هذَا الَّذِيْ

Surah al-Jinn 72 ~ Tafsir al-Munir – az-Zuhaili (1/6)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang   SŪRAT-UL-JINN MAKKIYYAH, DUA PULUH DELAPAN AYAT   Penamaan Surah Surah ini dinamakan dengan surah Jinn karena berkaitan dengan keadaan para jinn. Mereka ketika mendengar al-Qur’ān dan mengimaninya, kemudian mereka menjelaskan hubungan mereka dengan manusia, upaya mereka untuk mencuri pendengaran, mereka dilempar dengan bintang yang dibakar dan hal-hal lain mengenai pembicaraan jinn yang menakjubkan di mana…