2-H-1 Pengelompokan Kata yang Sama Mashdarnya – Fa’lan – Metode Praktis Tashrif

Pengelompokan Kata yang Sama Mashdarnya Berikut ini akan dijelaskan (dikemukakan) pengelompokan kata yang sama mashdar-nya, sebagaimana 14 wazan di atas. Fa‘lan (فَعْلًا). Fa‘lan ini wazan asli dari mashdar fi‘il tsulātsī mujarrad (fi‘il yang asli tiga huruf). Hampir semua mempunyai mashdar yang sesuai dengan wazan tersebut, walaupun mempunyai mashdar yang mengikuti wazan lain. Karena banyak kata yang mempunyai mashdar lebih dari satu. Kata-kata yang mashdar-nya mengikuti wazan Fa‘lan (…

002-G Mashdar – Metode Praktis Tashrif

Mashdar (الْمَصْدَرُ). Mashdar ini adalah urutan ketiga dalam susunan tashrīf ishthilāḥī. Mashdar berarti kata dasar. Dan mashdar ini termasuk Simā‘ī; Artinya berdasarkan pendengaran saja; Atau dengan kata lain, harus dihafal sesuai dengan kamus. Oleh karena itu, sebaiknya kita memiliki kamus. Menurut pengamatan penulis, mashdar itu lebih dari 40 macam. Di antaranya: Busyrā (Berita gembira) (بُشْرَى). Da‘wā (Gugatan) (دَعْوَى). Dzikrā (Peringatan) (ذِكْرَى). Kadzibun…

002-F-1 Latihan – Metode Praktis Tashrif

LATIHAN: Teruskan hingga fi‘il mudhāri‘-nya. Mengikuti wazan Fa‘ala – Yaf‘ulu (فَعَلَ – يَفْعُلُ) Bāla (Berkencing) (بَالَ – ____). Jā‘a (Lapar) (جَاعَ – ____). Amma (Mengimami) (أَمَّ – ____). Qatala (Membunuh) (قَتَلَ – ____). Bashaqa (Meludah) (بَصَقَ – ____). Jāza (Boleh) (جَازَ – ____). Badzara (Menaburkan) (بَذَرَ – ____). Makatsa (Tinggal) (مَكَثَ – ____

002-E. Fa‘ila – Yaf‘ilu & F. Fa‘ula – Yaf‘ulu – Metode Praktis Tashrif

Fa‘ila – Yaf‘ilu (فَعِلَ – يَفْعِلُ) Kata yang mengikuti wazan ini adalah paling sedikit sekali, lebih-kurang tujuh kata. Tiga kata di antaranya, di samping mengikuti Fa‘ila – Yaf‘ilu, juga mengikuti wazan Fa‘ila – Yaf‘alu, yaitu: Ba’isa – Yab’isu atau Yab’asu (Sengsara) (بَئِسَ – يَبْئِسُ/يَبْأَسُ). Ḥasiba – Yaḥsibu atau Yaḥsabu (Menyangka) (حَسِبَ – يَحْسِبُ/يَحْسَبُ). Ya’isa – Yai’isu atau Yai’asu (Putus asa) (يَئِسَ – يَيْئِسُ/يَيْأَسُ

002-D. Fa‘ila – Yaf‘alu – Metode Praktis Tashrif

Fa‘ila – Yaf‘alu (فَعِلَ – يَفْعَلُ) Kebanyakan yang mengikuti wazan ini adalah fi‘il-fi‘il yang lazim (kata kerja intrasitif = tidak mempunyai penderita). Contoh: Atsima – Ya’tsimu (Berdosa) (أَثِمَ – يَأْثَمُ). Ḥabitha – Yaḥbathu (Sia-sia/Batal) (حَبِطَ – يَحْبَطُ). Fariḥa – Yafraḥu (Gembira) (فَرِحَ – يَفْرَحُ). ‘Amiya – Ya‘mā (Buta) (عَمِيَ – يَعْمَى). Bakima – Yabkamu (Bisu) (بَكِمَ – يَبْكَمُ).…

002-C. Fa‘ala – Yaf‘ilu – Metode Praktis Tashrif

Fa‘ala – Yaf‘ilu (فَعَلَ – يَفْعِلُ). Kebanyakan yang mengikuti wazan ini, ada 4 macam fi‘il, yaitu: Fi‘il mu‘tall mitsāl wāwī (الْفِعْلُ الْمُعْتَلُّ الْمِثَالُ الْوَاوِيُّ), yaitu fi‘il-fi‘il yang huruf pertamanya terdiri dari wāwu; Dengan syarat, huruf ketiga (lām fi‘il-nya) bukan terdiri dari huruf ḥalq. Contoh: Wa‘ada – Ya‘idu (Berjanji) (وَعَدَ – يَعِدُ). Wa‘azha – Ya‘izhu (Menasihati) (وَعَظَ – يَعِظُ). Washala – Yashilu (Tiba;…

002-B. Fa‘ala – Yaf‘alu – Metode Praktis Tashrif

Fa‘ala – Yaf‘alu (فَعَلَ – يَفْعَلُ). Fi‘il-fi‘il yang mengikuti wazan Fa‘ala – Yaf‘alu ini adalah fi‘il-fi‘il yang salah satu dari huruf aslinya (‘ain fi‘il atau lām fi‘il-nya) terdiri dari huruf Ḥalq (huruf kerongkongan). Adapun yang disebut huruf ḥalq ada tujuh huruf, yaitu: Ḥā’, khā’ ‘ain, ghain, qāf, hā’ dan hamzah (ح، خ، ع، غ، ق، ه، ء). Contoh: Fataḥa – Yaftaḥu (Membuka) (فَتَحَ – يَفْتَحُ). Bakhasa –…

002-A. Fa‘ala – Yaf‘ulu – Metode Praktis Tashrif

A. Fa‘ala – Yaf‘ulu (فَعَلَ – يَفْعُلُ). Ada lima macam fi‘il yang mengikuti wazan Fa‘ala – Yaf‘ulu, yaitu: 1. Fi‘il shaḥīḥ sālim, yaitu fi‘il-fi‘il yang pada salah satu huruf aslinya, tidak terdapat huruf ‘illat (huruf sakit) dan mudhā‘af. Yang disebut huruf sakit itu ada tiga, yaitu alif, wāwu dan yā’ (ا، و، ي). Apabila salah satu dari tiga huruf itu tidak terdapat pada huruf aslinya, maka disebut: Shaḥīḥ…

002 Tsulatsi Mujarrad & Wazan-wazannya – Metode Praktis Tashrif

BAB II TSULĀTSĪ MUJARRAD DAN WAZAN-WAZANNYA   Di atas telah disinggung ada Tsulātsī Mujarrad, Tsulātsī Mazīd dan Rubā‘ī.   Tsulātsī Mujarrad Wazan-wazan tsulātsī mujarrad (kata yang tiga huruf asli) dilihat dari fi‘il mādhī-nya, hanya ada tiga macam, yaitu: Fa‘ala, Fa‘ila dan Fa‘ula (فَعَلَ – فَعِلَ – فَعُلَ)   FA‘ALA (فَعَلَ) Kalau fi‘il mādhī-nya mengikuti wazan Fa‘ala, maka fi‘il mudhāri‘-nya (kata kerja sedang/akan datang) kemungkinan ada tiga,…