Waktu-waktu Mustajab Untuk Berdo’a – Al-Ma’tsurat

4. Waktu-waktu Mustajāb   Allah s.w.t. berfirman tentang keluarga Ya‘qūb a.s.: “Mereka berkata: “Wahai ayah kami, mohonkanlah untuk kami ampunan atas dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang yang berbuat dosa.” Dia (Ya‘qūb) berkata: “Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku. Sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (Yūsuf [12]: 97-98). 1 Nabi Ya‘qūb a.s. kemudian menunda doanya hingga tengah malam. (16) Diriwayatkan bahwa Nabi Ya‘qūb a.s. berdoa di tengah malam dan…

Tata Cara Berdoa – Al-Ma’tsurat (3/3)

12 Di antara adab berdoa lainnya adalah memakan makanan yang halal. Barang kali ini adalah salah satu syarat dikabulkanya sebuah doa. Rasūlullāh s.a.w. pernah bersabda pada Sa‘d: “Wahai Sa‘d, makanlah makanan yang baik dan halal, niscaya doamu akan dikabulkan.” (11). Dikatakan: “Doa adalah kunci kebutuhan, dan makanan halal adalah gemboknya.” Yūsuf ibn Asbāth (12) berkata: “Doa seorang hamba takkan bisa sampai ke langit jika dibarengi dengan makanan yang buruk (haram).”…

Bentuk dan Sosok Jinn – Dialog Dengan Jinn Muslim

Bentuk dan Sosok Jinn. “Kalau begitu,” kata saya, “Mari kita luruskan persepsi dan pikiran mereka. Nah, bagaimana sebenarnya bentuk hakikimu seperti yang diciptakan Allah?” * “Menurut hemat saja, bentuk kami seperti yang diciptakan Allah s.w.t., tidaklah banyak berbeda dari bentuk manusia, kecuali beberapa perbedaan kecil di sana-sini. Kepala kami, misalnya, sedikit lebih besar dalam bandingannya dengan tubuh kami, bila dibandingkan dengan perbandingan kepala dan tubuh kalian. Mata kami memanjang dan…

Tata Cara Berdoa – Al-Ma’tsurat (2/3)

8 Adab berdoa lainnya adalah sikap pantang menyerah dalam memanjatkan doa. Diriwayatkkan bahwa Nabi s.a.w. bersabda: “Perbanyaklah dan berpegang teguhlah pada kalimat: Yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām.” (riwayat at-Tirmidzī). Rasūlullāh s.a.w. juga bersabda: “Demi Dzāt yang menggenggam jiwaku, sesungguhnya ada seorang hamba berdoa kepada Allah namun Allah tengah murka kepadanya sehingga Dia pun tidak memedulikan doanya. Kemudian ia masih saja berdoa kepada-Nya namun Allah juga tetap tidak mempedulikannya. Ia

Tata Cara Berdoa – Al-Ma’tsurat (1/3)

3. Tata Cara Berdoa   Ada adab-adab dan syarat-syarat yang telah digariskan untuk berdoa. Siapa bisa memenuhi semua syaratnya, sempurnalah doanya. Siapa mengikuti adab-adabnya, ia sudah dekat dengan terkabulnya apa yang ia minta. Dan siapa tak mengindahkan adab-adab dalam berdoa, ia bisa mendapat tiga macam keburukan, yaitu kebencian dari Allah, jauh dari Allah, dan tak terkabul doanya.   1 Di antara adab berdoa adalah mengikuti teladan para nabi, rasul, wali…

Pentingnya Doa – Al-Ma’tsurat

2. Pentingnya Doa   Allah berfirman: “Katakanlah (Muḥammad kepada orang-orang musyrik): “Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau bukan karena ibadahmu (law lā du‘ā’ukum).” (al-Furqān [25]: 77). Maksudnya, Allah tidak akan menciptakanmu kalau bukan agar kamu mengesakan-Nya dan beribadah kepada-Nya. diriwayatkan bahwa Anas mengatakan, maksud ayat ini adalah Allah telah menciptakanmu agar engkau beribadah dan taat kepada-Nya. Padanannya adalah firman Allah: “Dan Aku tidak menciptakan jinn dan manusia melainkan agar mereka…

Apa Makna Doa? – Al-Ma’tsurat

1. Apa Makna Doa?   Kata “doa” (du‘ā’) itu umum. Maknanya bisa bermacam-macam. Doa bisa berarti penyembahan hanya kepada Allah (tauhid). Kata doa dalam pengertian ini misalnya terdapat dalam firman Allah: “Sesungguhnya masjid-masjid itu untuk Allah. Janganlah kamu menyembah (tad‘ū) apa pun (di dalamnya) selain Allah.” (al-Jinn [72]: 18). Maksudnya, esakanlah Allah dengan tauhid. Juga dalam firman Allah: “Sesungguhnya ketika hamba Allah (Muḥammad) berdiri menyembah-Nya (yad‘ūhu).” (al-Jinn [72]: 19). Maksudnya,…

Keutamaan Bershalawat – Dala’il-ul-Khairat (2/3)

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً تَعْظِيْمًا لِحَقِّيْ خَلَقَ اللهُ عَزَّ وَ جَلَّ مِنْ ذلِكَ الْقَوْلِ مَلَكًا لَهُ جَنَاحٌ بِالْمَشْرِقِ وَ الْأَخَرُ بِالْمَغْرِبِ وَ رِجْلَهُ مَقْرُوْرَتَانِ فِي الْأَرْضِ السَّابِعَةِ السُّفْلَى وَ عُنُقَهُ مُلْتَوِيَةٌ تَحْتَ الْعَرْشِ يَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَ جَلَّ لَهُ صَلِّ عَلَى عَبْدِيْ كَمَا صَلَّى عَلَى نَبِيِّ فَهُوَ يُصَلِّيْ عَلَيْهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.Siapa yang bershalawat kepadaku karena mengagungkan hakku maka dari setiap ucapnya Allah akan jadikan malaikat yang bersayap,

Keutamaan Bershalawat – Dala’il-ul-Khairat (1/3)

Keutamaan Bershalawat   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ. الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِلْإِيْمَانِ وَ الْإِسْلَامِ. وَ الصَّلَاةُ عَلَى مُحَمَّدٍ نَبِيِّهِ الَّذِي اسْتَنْقَذْتَنَا بِهِ مِنْ عِبَادَةِ الْأَوْثَانِ وَ الْأَصْنَامِ. وَ عَلَى آلِهِ النُّجَبَاءِ الْبَرَرَةِ الْكِرَامِ. Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat dan salam kepada tuan kami Muḥammad dan juga keluarga…